MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 12 Januari 2018 09:40
Yani, Penderita Gizi Buruk Ditinggal Ayah Tirinya
Diduga Korban Eksploitasi, Uang Sumbangan Dibawa Pergi
Yani saat berada di RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun. //WARGA FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, Perjalanan hidup Yani Ato (6), gadis kecil asal pulau Soe Nusa Tenggara Timur (NTT), yang didiagnosa menderita Marasmus (Gizi Buruk) memang tragis, ia diduga menjadi korban eksploitasi ayah tirinya untuk mendapatkan uang, dan saat ini ia seorang diri menjalani pemulihan kesehatannya di RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun. 

KOKO SULISTYO, Pangkalan Bun 

KECERIAAN wajah Yani Ato (6), mulai terpancar di wajah kurusnya, sepekan belakangan ini perkembangan kesehatannya mulai menunjukkan hasil positif. Hal ini terlihat saat ia terbangun dari tidur, Yani sudah bisa mencari Tab yang dibelikan oleh para relawan untuk melihat beberapa film kartun kesukaannya. Keceriaan yang ia rasakan rupanya tak berlangsung lama, kesehatannya kembali drop, intensitas diarenya makin sering hingga 2-3 jam sekali sejak kemarin. 

Mata kecil Yani terlihat nanar, seolah mencari sesuatu yang berharga dalam hidupnya, ya, ia mencari ayah tirinya  yang selama ini ia jadikan gantungan hidup sejak ayah dan ibu kandungnya meninggal dunia enam tahun silam. Antonius Ato, ayah tirinya sejak kemarin subuh meninggalkan Yani seorang diri di RSUD SI, tak ada yang tahu kemana perginya sang ayah tiri, yang pasti satu koper berisi pakaiannya dan uang jutaan rupiah hasil sumbangan warga turut dibawa pergi. 

Kepergian ayah tiri Yani Ato, membuat para relawan yang tergabung dalam Relawan Kobar kelimpungan, pasalnya Yani tak ada yang menemani saat malam hari, selama ini hanya ayah tirinya yang menjaga. " Sejak subuh kemarin ayahnya sudah pergi, kami enggak tahu ke mana perginya yang pasti kopernya dan uang hasil sumbangan warga beberapa juta yang diterima ayahnya turut dibawa pergi," ujar Mella Jarias, salah seorang relawan kepada Kalteng Pos, Kamis (11/1). 

Para relawan tak mengerti apa yang ada dalam pikiran Antonius ayah tiri Yani sehingga tega meninggalkan Yani di saat kondisinya butuh sentuhan kasih sayang seorang ayah. Kepergian Antonius menguatkan dugaan bahwa ia hanya memanfaatkan Yani untuk kepentingan pribadinya, dugaan ini muncul dari perilaku Antonius, pasalnya, sebelum dibawa ke RSUD SI, Antonius berhasil mengumpulkan sumbangan yang nilainya mencapai ratusan juta, uang dalam jumlah besar itu tak diketahui penggunaannya, yang pasti Yani semakin tidak terawat dan kesehatannya semakin turun. Jangankan membelikan obat terkadang Yani dibiarkan kelaparan. Sementara sang ayah bisa membeli pakaian, rokok, Handphone berharga jutaan rupiah. 

Diduga kaburnya Antonius karena saat ini penjagaan Yani dari relawan begitu ketat, termasuk sumbangan yang sampai ke rekening relawan pengeluarannya diatur dengan ketat, sehingga peluang Antonius begitu tipis untuk memanfaatkan Yani. Parahnya, dari hasil penelusuran Relawan Kobar, ternyata di kampung halamannya Soe NTT informasinya Antonius memiliki istri dan anak yang statusnya belum bercerai. "Kami hanya menduga bahwa Yani ini hanya dieksploitasi untuk kepentingan pribadi ayahnya, " ujar Mella. 

Para relawan juga menemukan fakta bahwa Yani diduga juga mengalami kekerasan karena di wajah Yani ada goresan - goresan luka kecil, saat ditanyakan kepada Yani itu ayahnya yang melakukan. Saat ini relawan membutuhkan tenaga pengasuh yang bisa menjaga Yani saat malam hari, mereka membutuhkan dua orang untuk mengawasi Yani secara bergantian." Kemarin sudah ada dua orang yang bersedia, nanti diatur jam kerjanya secara bergantian," tandasnya. (ala/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…

Senin, 12 Maret 2018 09:46

Atraksi Microlight Trike, Aeromodeling,Pesawat Pixwing dan Drone Hibur Masyarakat

Menyambut bulan Dirgantara HUT ke-72 TNI Angakatan Udara (AU), jajaran TNI AU Satuan Pangkalan Udara…

Kamis, 08 Maret 2018 10:12
Bincang-bincang Bersama Petinggi Bank Indonesia Perwakilan Kalteng

Perekonomian Kurang Bergairah dan Eksklusif

Perekonomian di Bumi Tambun Bungai ternyata masih bagus di angka. Kenyataannya, pun belum merata. Pertumbuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .