MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Kamis, 11 Januari 2018 07:30
Ketika Rumah Makan Korban Pelakor Jadi Viral
Siapkan Menu Tumini hingga Janda Gemes
Warung Makan Rumah Bento Lia Liyuk di Jalan Alipandi Sardjen, Rabu (10/1). //RUSLAN/KALTENG POS

PROKAL.CO, Istilah Zaman Now dan Perebut Laki Orang (Pelakor) adalah kata-kata yang ngetren saat ini. Bagi Lia Puji Listiani (27), kata Pelakor membuat ide kreatifnya muncul. Yakni dengan membuat rumah Makan Ayam Pelakor. Kini rumah makan tersebut viral dan banyak dikunjungi.  

RUSLAN, Pangakalan Bun

AYAM Pelakor itu lah salah satu menu andalan dari Warung Makan Rumah Bento Lia Liyuk yang beralamat di Jalan Alipandi Sardjen, Kelurahan Raja, Kotawaringin Barat (Kobar). Sempat terpuruk akibat masalah yang dialaminya menjadi korban pelakor, Lia Puji Listiani (27), justru bangkit dengan semangat usaha dengan membuka warung kecil-kecilan bernuansa pedas. Dengan modal nekat, ibu dua anak ini mencoba mengembangakan bakatnya di bidang kuliner, dengan menu makanan yang cukup unik yakni, ayam pelakor, tumini (tumpeng mini), tiwul goreng, dan ayam James (janda gemes)."Kerana ada pengamanan seperti itu (korban pelakor) sempat terpuruk, maka munculah ide untuk membuat menu-menu tersebut," ujar Lia saat dijumpai Kalteng Pos, di tempat usahanya, warung Rumah Bento Lia Liyuk, Rabu (10/1).

Lia menjelaksan, kejadian perselingkuhan mantan sumaminya terobongkar pada Desember 2017 lalu, saat itu suaminya direbut orang, bak pepatah sudah jatuh tertimpa tangga, Lia yang saat itu mencurahakan permasalahan yang sedang dialami di media sosial  Facebook justru, dilaporkan oleh mantan suami dan pelakor tersebut ke Polisi, atas tuduhan pencemaran nama baik."Waktu itu bingung sekali karena musibah datang bertubi-tubi, namun Alhamdulillah teman-teman banyak yang bantu dan kasih dukungan sehinga bisa cepat  move on," kaya Lia menjelaskan kepada awak media.

Lia dianjurkan para sahabatnya untuk membuka warung makan, namun saat itu terekendala modal, beruntung  ada teman yang baik dan memberikan modal awal Rp 5 juta, untuk buka usaha warung makan serta tambahan modal dari pinjaman ke fosri (forum silaturahmi usaha kecil mikro menengah) sebesar Rp 2 juta. termasuk kipas, kompor gas, dan lainya hasil pemberian dari teman-teman dan pelanggannya.

Menunya ada ayam pelakor yang terdiri dari ayam goreng, sambal, dan lalapan super pedas dengan beberapa tingakatan level, kemudian Tumini, Tiwul goreng, Ayam Jamaes (janda gemes)."Harga yang kita tawarkan ekonomis sesuai dangan kantong pelajar, dangan kisaran harga ayam pelakor Rp 12.000, dan Tumini hanya dijual dengan harga Rp 18.000 per porsi," jelasnya.

Sejak dibuka hari ini respon masyarakat terhadap warung cukup bagus, hal ini terlihat dari 100 porsi ayam pelakor yang disiapkan, 80 porsi diantaranya laku terjual. Banyak pesan yang ingin disampaikan Lia, melalui menu-menu dari warung makannya tersebut, salah satunya ia ingin menunjukan bahwa bisa move dan bangakit dari penghianatan yang dilakukan oleh suaminya yang sudah menjalani hubungan selama 7 tahun. "Yang saat ingin tekankan disini, bahwa menjadi seorang istri harus memiliki keterampilan yang lebih, itu untuk mengantisipasi jika suatu saat terjadi hal-hal seperti yang saya alami saat ini," pungkasnya. (ala/dar)


BACA JUGA

Senin, 17 September 2018 09:50
Arif Rahman, Mempekerjakan 13 Saudaranya Menjadi Badut

Hasil Jukir dan Petugas Kebersihan untuk Beli Kostum

Banyak cara mengais rezeki halal. Ketimbang mencuri dan ditangkap polisi, tentu lebih baik apabila bisa…

Kamis, 13 September 2018 10:11
Cecep Juanda, Tuna Rungu yang Berjalan Kaki Keliling Indonesia

Mengampanyekan Kesehatan dan Persatuan

Kekurangan tak menjadi halangan. Meski dalam keterbatasan, mencoba meraih impian. Menjelajahi negara…

Selasa, 04 September 2018 11:24
Bripka Anastasia H Rompas Terima Penghargaan dari Kapolda

Polwan Kalteng Pertama yang Bertugas di Daerah Konflik

1 September 2019, merupakan HUT ke-70 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia. Di Kalteng, dirayakan…

Jumat, 31 Agustus 2018 10:29
Abib Habibi Igal, Penata Tari Terbaik Parade Tari Nusantara 2018 (2/selesai)

Apapun Terjadi, Harus Tetap Cantik

Panggung Sasono Langen Budoyo menjadi saksi. Peluh keringat terbayar, ketika riuh penonton terhibur…

Kamis, 30 Agustus 2018 09:49
Abib Habibi Igal, Penata Tari Terbaik Parade Tari Nusantara 2018 (1)

Berawal dari Mimpi dan Motivasi, Kini Ciptakan 15 Karya Tari

Gelaran Parade Tari Nusantara (PTN) ke-37 tahun 2018, memberi kesan tersendiri bagi Abib Habibi Igal.…

Selasa, 28 Agustus 2018 09:38
Mengenal Adelia, Mahasiswi Pegiat Seni Lukis Mandala dan Body Painting

Bergelut Kuas sejak SD, Lukisan Terjual hingga Jutaan

Melukis di dinding, sudah biasa dilakukannya. Mulai dari menggambar bunga, tulisan, hingga mandala.…

Jumat, 24 Agustus 2018 12:05
Melihat Eksistensi Perajin Alat Musik Tradisional Kalteng

Minim Peminat, Andalkan Jejaring online

Perajin alat musik maupun perajin pernak-pernik khas Kalteng, sudah jarang ditemukan di Palangka Raya.…

Kamis, 23 Agustus 2018 09:51
Mengenal Cupang Air Tawar dan Penggemarnya (2/Selesai)

Seharga Rp5 Ribu Menjadi Rp200 Ribu

Setiap orang memiliki alasan tersendiri terhadap hobinya masing-masing. Termasuk seorang penghobi ikan…

Selasa, 21 Agustus 2018 10:24
Mengenal Cupang Air Tawar dan Penggemarnya (1)

Terkadang Rewel dan Merepotkan

Mungil. Cantik. Dan indah. Itulah gambaran ikan cupang. Ikan air tawar dengan berbagai warna dan motif…

Senin, 20 Agustus 2018 09:43
Cara Wali Kota Palangka Raya Terpilih Serap Aspirasi Masyarakat

Kota Cantik “Banjir” Harapan

Banyak cara demi mendapat masukan dan saran untuk pembangunan. Seperti memanfaatkan media sosial. Itulah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .