MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Kamis, 11 Januari 2018 07:30
Ketika Rumah Makan Korban Pelakor Jadi Viral
Siapkan Menu Tumini hingga Janda Gemes
Warung Makan Rumah Bento Lia Liyuk di Jalan Alipandi Sardjen, Rabu (10/1). //RUSLAN/KALTENG POS

PROKAL.CO, Istilah Zaman Now dan Perebut Laki Orang (Pelakor) adalah kata-kata yang ngetren saat ini. Bagi Lia Puji Listiani (27), kata Pelakor membuat ide kreatifnya muncul. Yakni dengan membuat rumah Makan Ayam Pelakor. Kini rumah makan tersebut viral dan banyak dikunjungi.  

RUSLAN, Pangakalan Bun

AYAM Pelakor itu lah salah satu menu andalan dari Warung Makan Rumah Bento Lia Liyuk yang beralamat di Jalan Alipandi Sardjen, Kelurahan Raja, Kotawaringin Barat (Kobar). Sempat terpuruk akibat masalah yang dialaminya menjadi korban pelakor, Lia Puji Listiani (27), justru bangkit dengan semangat usaha dengan membuka warung kecil-kecilan bernuansa pedas. Dengan modal nekat, ibu dua anak ini mencoba mengembangakan bakatnya di bidang kuliner, dengan menu makanan yang cukup unik yakni, ayam pelakor, tumini (tumpeng mini), tiwul goreng, dan ayam James (janda gemes)."Kerana ada pengamanan seperti itu (korban pelakor) sempat terpuruk, maka munculah ide untuk membuat menu-menu tersebut," ujar Lia saat dijumpai Kalteng Pos, di tempat usahanya, warung Rumah Bento Lia Liyuk, Rabu (10/1).

Lia menjelaksan, kejadian perselingkuhan mantan sumaminya terobongkar pada Desember 2017 lalu, saat itu suaminya direbut orang, bak pepatah sudah jatuh tertimpa tangga, Lia yang saat itu mencurahakan permasalahan yang sedang dialami di media sosial  Facebook justru, dilaporkan oleh mantan suami dan pelakor tersebut ke Polisi, atas tuduhan pencemaran nama baik."Waktu itu bingung sekali karena musibah datang bertubi-tubi, namun Alhamdulillah teman-teman banyak yang bantu dan kasih dukungan sehinga bisa cepat  move on," kaya Lia menjelaskan kepada awak media.

Lia dianjurkan para sahabatnya untuk membuka warung makan, namun saat itu terekendala modal, beruntung  ada teman yang baik dan memberikan modal awal Rp 5 juta, untuk buka usaha warung makan serta tambahan modal dari pinjaman ke fosri (forum silaturahmi usaha kecil mikro menengah) sebesar Rp 2 juta. termasuk kipas, kompor gas, dan lainya hasil pemberian dari teman-teman dan pelanggannya.

Menunya ada ayam pelakor yang terdiri dari ayam goreng, sambal, dan lalapan super pedas dengan beberapa tingakatan level, kemudian Tumini, Tiwul goreng, Ayam Jamaes (janda gemes)."Harga yang kita tawarkan ekonomis sesuai dangan kantong pelajar, dangan kisaran harga ayam pelakor Rp 12.000, dan Tumini hanya dijual dengan harga Rp 18.000 per porsi," jelasnya.

Sejak dibuka hari ini respon masyarakat terhadap warung cukup bagus, hal ini terlihat dari 100 porsi ayam pelakor yang disiapkan, 80 porsi diantaranya laku terjual. Banyak pesan yang ingin disampaikan Lia, melalui menu-menu dari warung makannya tersebut, salah satunya ia ingin menunjukan bahwa bisa move dan bangakit dari penghianatan yang dilakukan oleh suaminya yang sudah menjalani hubungan selama 7 tahun. "Yang saat ingin tekankan disini, bahwa menjadi seorang istri harus memiliki keterampilan yang lebih, itu untuk mengantisipasi jika suatu saat terjadi hal-hal seperti yang saya alami saat ini," pungkasnya. (ala/dar)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:30
Mengikuti Sidang Tipikor Mantan Kepala BPN Kotim Jamaludin

Terdakwa dan Saksi Saling Membantah

Kepada para saksi yang dihadirkan, sang hakim bertanya: “Apakah blanko…

Kamis, 06 Desember 2018 14:58
BPOM Turun Tangan, Ratusan Obat dan Kosmetik Disita

Pedagang Mengaku Tak Tahu, Asli Atau Palsu

Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) harus berhati-hati saat membeli atau memakai…

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida…

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun,…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka,…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .