MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

ARTIKEL

Senin, 08 Januari 2018 14:06
Happy Monday
Belajarlah Dulu
Jony Prihanto

PROKAL.CO, TULISAN ini terkesan cukup mendadak dibuat. Hanya sekitar dua jam sebelum jadwal deadline. Bukan karena belum siap. Tetapi karena mendadak ingin mengubah tulisan awal yang sejatinya juga sudah disiapkan.

Perubahan itu muncul, setelah menerima dan membaca kiriman artikel dari mantan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalteng, Syahrin Daulay. Sebuah tulisan yang menurut saya didasari sebuah pengalaman panjang dunia birokrasi.

Mungkin ibarat dua sisi mata uang, birokrasi dan politik adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya akan selalu bersinggungan. Tapi bukan itu yang paling menarik dari tulisan senior saya di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini.

Satu kalimat menarik yang saya temukan di tulisan itu, kurang lebih bunyinya: “Sebelum memutuskan untuk maju di pilkada 2018, Penulis mengusulkan agar para calon kepala daerah memahami dan menguasai peraturan…”. Sejumlah hal krusial pun kemudian mengikuti kalimat tersebut.

Jika dipikir-pikir, makna kalimat itu bukan hanya sekadar usulan. Tetapi pasti telah diilhami oleh panjangnya pengalaman di birokrasi dan banyaknya pilkada yang dilakoni sebagai birokrat.

Harus kita akui, banyak calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang maju hanya berbekal dukungan. Baik dukungan materi atau pun suara masyarakat. Tetapi hanya segelintir yang membawa bekal pengetahuan dan pemahaman yang matang tentang regulasi pemerintahan dan birokrasi. Sebagian besar calon hanya sekadar tahu kulitnya, tapi tidak mengerti dan memahami secara mendalam.

Setidaknya hal itu seringkali dengar saat kampanye, banyak calon yang bicara a, b, c, d. Tanpa mereka sadari bahwa hal itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mereka baru terkaget-kaget ketika pada akhirnya memenangkan pertarungan pilkada. Kenyataan tak seindah khayalan saat masih belum terpilih. Fakta yang dihadapi tak semudah memberikan perintah.

Mungkin bagi orang awam atau kebanyakan  tidak akan melihat atau mengetahui dampaknya. Tetapi bagi para pelaku birokrasi, tentu sangat mahfum jika berbagai persoalan akan menanti mereka.

Hari ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di 171 daerah se-Indonesia secara serentak akan mulai menerima pendaftaran pasangan bakal calon kepala daerah. Baik yang melalui partai politik, maupun perseorangan.

Termasuk di 10 kabupaten dan 1 kota di Kalteng. Jika dilihat, “hampir semua” pasangan calon yang akan maju adalah orang-orang baru dan “penonton” dunia birokrasi pemerintah. Meskipun di antaranya ada yang petahana dan sebagian berkiprah di dunia politik seperti legislatif.

Meskipun terkesan sedikit pesimistis, namun tidaklah haram jika kita berharap, para calon kepala daerah yang nantinya terpilih adalah orang-orang yang telah belajar lebih dulu sebelum memutuskan untuk maju di Pilkada. (*/c3/iha)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .