MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Minggu, 07 Januari 2018 05:55
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak (2/Habis)
Kalapapa Membuat Tahan Lama Urusan Ranjang
Kulit kayu halaban bercampur daun gaharu terbungkus rapi, dipercaya memiliki khasiat ampuh bagi kesehatan tubuh hingga urusan ranjang. //AZUBA/KALTENG POS

PROKAL.CO, Percaya atau tidak, kulit halaban (dalam bahasa Dayak disebut kalapapa) memiliki khasiat ampuh. Tak hanya menyembuhkan penyakit saja, tetapi kalapapa disebut-sebut bisa membuat lelaki tahan lama untuk urusan ranjang. 

AZUBA Palangka Raya,

DENGAN hanya harga Rp20 ribu, kulit halaban bercampur dengan daun garu (gaharu) sudah bisa dibawa pulang. Selain halaban dipercaya mampu menyembuhkan amandel, kalapapa juga diyakini bisa menambah kekuatan kaum pria. Di tanah Dayak, belum diketahui siapa pertamakali menemukan kulit halaban ini, hingga bisa dijadikan obat. Konon katanya, orangtua Dayak zaman dulu, punya persyaratan khusus untuk mengambil kulit halaban.Sebelum mengambil kulit halaban, terlebih dahulu harus ada balian (ritual pengobatan ala Dayak) yang harus dilakukan. Persyaratan balian yang harus dipenuhi adalah satu biji jarum atau paku, sejumput beras dan uang logam diletakkan di dekat pohon halaban tersebut. Setelah semua itu terpenuhi, barulah kulit halaban boleh diambil pada pagi harinya, sebelum pukul 12.00 siang.

Namun, berkembangnya zaman, ritual seperti itu tidaklah dilakukan lagi. Apalagi saat ini, sudah ada dua siswi dari SMAN 1 Sampit, yang berhasil membuktikan kandungannya sebagai obat herbal. Secara ilmiah, potensi di kulit halaban itu sesuai kebutuhan tubuh untuk penyembuhan amandel. Bahkan, besar kemungkinan ada manfaat lainnya di kulit halaban karena bersifat antibiotik. Darity Hildan yang biasa dipanggil Babe, sudah sejak turun temurun menggunakan dan merasakan manfaat kayu halaban ini. Kulit kayu ini, mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Beberapa diantaranya untuk menyembuhkan radang tenggorokan yang disebut dengan amandel dan juga sinusitis.

Menurut pria asal Desa Putut Mengkah Dangka, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan itu, jika ingin menyembuhkan penyakit, maka diperlukan 3 iris kulit halaban yang sudah dipotong kecil-kecil, dicampur dengan daun gaharu, lalu direbus. Air rebusan diminum. Sederhana bukan? Ya. Orang yang mengalami sakit amandel bisa meminum air hasil rebusannya. Dalam satu hari, bisa meminum satu gelas, selama 3 hari berturut-turut.  

Uniknya, kulit halaban ini juga dipercayai kaum adam, dapat meningkatkan daya tahan tubuh khususnya untuk urusan ranjang. Anehnya lagi, bagi lelaki yang impoten, bisa juga disembuhkan dengan menggunakan kalapapa ini. Untuk mendapatkan khasiat itu, kulit kayu halaban tidak boleh dicampur dengan gaharu. Kulit kayu halaban ini direbus sebanyak 6 potong, air rebusannya di minum 3 gelas sehari.“Sudah ada yang mencoba meminum air rebusan kulit halaban ini, supaya kuat ketika di ranjang, hasilnya memang betul sudah ada yang terbukti, teman-teman yang memesan merasakan khasiatnya. Kulit kayu halaban ini hampir sama dengan pasak bumi khasiatnya,” kata Babe yang sudah berusia 54 tahun ini.

Meski khasiat kulit halaban dikatakannya hampir sama dengan pasak bumi, sayangnya, halaban belum dikomersilkan seperti pasak bumi. Karena belum ada penelitian selanjutnya untuk mematenkan obat tersebut. Begitu pula untuk mencari kulit kayu ini, lumayan sulit. “Biasanya kulit kayu ini kami pesan dari Barsel. Saya sering pesankan teman-teman. Mungkin ada juga di Pasar Kahayan,” ucapnya.

Keberadaan pohon halaban ini, tidak hanya bisa ditemui di Kota Besi, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Tapi, juga ada di Desa Baruang, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan. Bahkan, beberapa orang menyebutkan pohon halaban juga masih ada di lingkar luar Kota Palangka Raya. Namun untuk kulit halaban ini masih sulit untuk dicari, karena masih sedikit yang menjualnya. (dar)


BACA JUGA

Senin, 15 Januari 2018 06:57
Ketika Peredaran Miras di Pangkalan Lada Masih Marak

Pemain Lama Tak Jera, Terancam Denda Rp50 Juta

Peredaran Minuman Keras (Miras) di Kecamatan Pangkalan Lada sepertinya masih ada, meskipun diam-diam,…

Jumat, 12 Januari 2018 09:40
Yani, Penderita Gizi Buruk Ditinggal Ayah Tirinya

Diduga Korban Eksploitasi, Uang Sumbangan Dibawa Pergi

Perjalanan hidup Yani Ato (6), gadis kecil asal pulau Soe Nusa Tenggara Timur (NTT), yang didiagnosa…

Kamis, 11 Januari 2018 07:30
Ketika Rumah Makan Korban Pelakor Jadi Viral

Siapkan Menu Tumini hingga Janda Gemes

Istilah Zaman Now dan Perebut Laki Orang (Pelakor) adalah kata-kata yang ngetren saat ini. Bagi Lia…

Sabtu, 06 Januari 2018 11:42
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak

Bisa Sembuhkan Amandel hingga Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit kayu halaban (dalam bahasa Dayak disebut kayu kalapapa) memiliki khasiat ampuh.…

Sabtu, 06 Januari 2018 09:12
Menelisik Kehidupan Perkampungan Terisolir

Dambakan Kesejahteraan, 80 Tahun tak Teraliri Listrik dan Air Bersih

Warga di Dusun Cempedak, RT 33, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan,  Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 05 Januari 2018 07:39
Cara Keluarga Pemulung Tunanetra Bertahan Hidup

Suami Narik Gerobok, Istri sebagai Pemandu Jalan

Keterbatasan yang dimiliki oleh kakek Hamid (75) tidak menyurutkan semangatnya mencari nafkah, di usia…

Kamis, 04 Januari 2018 08:49
Bangunan Bergaya Eropa Perpaduan China Nasibmu Kini

Cikal Bakal Pendidikan Kobar, Lahirkan Tokoh-tokoh Terkenal

Bangun kuno peninggalan Jepang masih berdiri di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dari bangunan…

Rabu, 03 Januari 2018 07:45
Rahasia Sukses Usaha Pandai Besi di Pangkalan Lada

Awalnya Terkendala Modal Kini Beromzet Ratusan Juta

Di tengah senjakalanya, ternyata usaha pandai besi masih menjadi bisnis yang menjanjikan di Kalteng.…

Selasa, 02 Januari 2018 08:10
Ketika Teror Jambret Semakin Marak di Sampit

Pelakunya Masih Remaja, Kaum Perempuan Jadi “Mangsa”

Masyarakat Kota Sampit, sepertinya harus lebih waspada ketika berkendara. Terutama jangan lengah menyimpan…

Senin, 01 Januari 2018 10:59
Ketika Teror Predator Ganas Masih Meresahkan

Buaya Penerkam Diburu Warga, Gunakan Bebek sebagai Umpan

Kekhawatiran warga terhadap peristiwa serangan buaya yang menerkam Basuni (52), yang tinggal di RT 8…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .