MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Minggu, 07 Januari 2018 05:55
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak (2/Habis)
Kalapapa Membuat Tahan Lama Urusan Ranjang
Kulit kayu halaban bercampur daun gaharu terbungkus rapi, dipercaya memiliki khasiat ampuh bagi kesehatan tubuh hingga urusan ranjang. //AZUBA/KALTENG POS

PROKAL.CO, Percaya atau tidak, kulit halaban (dalam bahasa Dayak disebut kalapapa) memiliki khasiat ampuh. Tak hanya menyembuhkan penyakit saja, tetapi kalapapa disebut-sebut bisa membuat lelaki tahan lama untuk urusan ranjang. 

AZUBA Palangka Raya,

DENGAN hanya harga Rp20 ribu, kulit halaban bercampur dengan daun garu (gaharu) sudah bisa dibawa pulang. Selain halaban dipercaya mampu menyembuhkan amandel, kalapapa juga diyakini bisa menambah kekuatan kaum pria. Di tanah Dayak, belum diketahui siapa pertamakali menemukan kulit halaban ini, hingga bisa dijadikan obat. Konon katanya, orangtua Dayak zaman dulu, punya persyaratan khusus untuk mengambil kulit halaban.Sebelum mengambil kulit halaban, terlebih dahulu harus ada balian (ritual pengobatan ala Dayak) yang harus dilakukan. Persyaratan balian yang harus dipenuhi adalah satu biji jarum atau paku, sejumput beras dan uang logam diletakkan di dekat pohon halaban tersebut. Setelah semua itu terpenuhi, barulah kulit halaban boleh diambil pada pagi harinya, sebelum pukul 12.00 siang.

Namun, berkembangnya zaman, ritual seperti itu tidaklah dilakukan lagi. Apalagi saat ini, sudah ada dua siswi dari SMAN 1 Sampit, yang berhasil membuktikan kandungannya sebagai obat herbal. Secara ilmiah, potensi di kulit halaban itu sesuai kebutuhan tubuh untuk penyembuhan amandel. Bahkan, besar kemungkinan ada manfaat lainnya di kulit halaban karena bersifat antibiotik. Darity Hildan yang biasa dipanggil Babe, sudah sejak turun temurun menggunakan dan merasakan manfaat kayu halaban ini. Kulit kayu ini, mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Beberapa diantaranya untuk menyembuhkan radang tenggorokan yang disebut dengan amandel dan juga sinusitis.

Menurut pria asal Desa Putut Mengkah Dangka, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan itu, jika ingin menyembuhkan penyakit, maka diperlukan 3 iris kulit halaban yang sudah dipotong kecil-kecil, dicampur dengan daun gaharu, lalu direbus. Air rebusan diminum. Sederhana bukan? Ya. Orang yang mengalami sakit amandel bisa meminum air hasil rebusannya. Dalam satu hari, bisa meminum satu gelas, selama 3 hari berturut-turut.  

Uniknya, kulit halaban ini juga dipercayai kaum adam, dapat meningkatkan daya tahan tubuh khususnya untuk urusan ranjang. Anehnya lagi, bagi lelaki yang impoten, bisa juga disembuhkan dengan menggunakan kalapapa ini. Untuk mendapatkan khasiat itu, kulit kayu halaban tidak boleh dicampur dengan gaharu. Kulit kayu halaban ini direbus sebanyak 6 potong, air rebusannya di minum 3 gelas sehari.“Sudah ada yang mencoba meminum air rebusan kulit halaban ini, supaya kuat ketika di ranjang, hasilnya memang betul sudah ada yang terbukti, teman-teman yang memesan merasakan khasiatnya. Kulit kayu halaban ini hampir sama dengan pasak bumi khasiatnya,” kata Babe yang sudah berusia 54 tahun ini.

Meski khasiat kulit halaban dikatakannya hampir sama dengan pasak bumi, sayangnya, halaban belum dikomersilkan seperti pasak bumi. Karena belum ada penelitian selanjutnya untuk mematenkan obat tersebut. Begitu pula untuk mencari kulit kayu ini, lumayan sulit. “Biasanya kulit kayu ini kami pesan dari Barsel. Saya sering pesankan teman-teman. Mungkin ada juga di Pasar Kahayan,” ucapnya.

Keberadaan pohon halaban ini, tidak hanya bisa ditemui di Kota Besi, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Tapi, juga ada di Desa Baruang, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan. Bahkan, beberapa orang menyebutkan pohon halaban juga masih ada di lingkar luar Kota Palangka Raya. Namun untuk kulit halaban ini masih sulit untuk dicari, karena masih sedikit yang menjualnya. (dar)


BACA JUGA

Senin, 10 September 2018 11:01
Mengikuti Aqiqah dan Tasmiyah Putri Gubernur Kalteng

Diberi Nama Nayla, Doa Menjadi Anak Soleha

Setelah satu bulan terlahir ke dunia, putri kecil dari pasangan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran…

Selasa, 04 September 2018 11:24
Bripka Anastasia H Rompas Terima Penghargaan dari Kapolda

Polwan Kalteng Pertama yang Bertugas di Daerah Konflik

1 September 2019, merupakan HUT ke-70 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia. Di Kalteng, dirayakan…

Jumat, 31 Agustus 2018 10:29
Abib Habibi Igal, Penata Tari Terbaik Parade Tari Nusantara 2018 (2/selesai)

Apapun Terjadi, Harus Tetap Cantik

Panggung Sasono Langen Budoyo menjadi saksi. Peluh keringat terbayar, ketika riuh penonton terhibur…

Kamis, 30 Agustus 2018 09:49
Abib Habibi Igal, Penata Tari Terbaik Parade Tari Nusantara 2018 (1)

Berawal dari Mimpi dan Motivasi, Kini Ciptakan 15 Karya Tari

Gelaran Parade Tari Nusantara (PTN) ke-37 tahun 2018, memberi kesan tersendiri bagi Abib Habibi Igal.…

Jumat, 24 Agustus 2018 12:05
Melihat Eksistensi Perajin Alat Musik Tradisional Kalteng

Minim Peminat, Andalkan Jejaring online

Perajin alat musik maupun perajin pernak-pernik khas Kalteng, sudah jarang ditemukan di Palangka Raya.…

Kamis, 23 Agustus 2018 09:51
Mengenal Cupang Air Tawar dan Penggemarnya (2/Selesai)

Seharga Rp5 Ribu Menjadi Rp200 Ribu

Setiap orang memiliki alasan tersendiri terhadap hobinya masing-masing. Termasuk seorang penghobi ikan…

Kamis, 16 Agustus 2018 09:44
Menumbuhkan Kembali Semangat Patriotisme dan Nasionalisme

Kibarkan Merah Putih di Sungai Seruyan

"Janganlah sekali-kali meninggalkan sejarah." Demikian kutipan yang pernah dikatakan Bung Karno. Tentang…

Rabu, 15 Agustus 2018 09:25
Melihat Suasana Sekolah Inklusi Pertama di Kalteng

Pelajaran Disesuaikan dengan Kemampuan

Terlahir sebagai anak berkebutuhan khusus, bukan sebuah pilihan. Bukan pula keinginan orang tua. Itu…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:42

Panjang Ratusan Meter Menyeberangi Sungai

Pembentangan bendera merah putih di 13 kabupaten dan satu kota mengawali euforia penyambutan Hari Kemerdekaan…

Senin, 13 Agustus 2018 10:33
Eicha, Peraih Golden Champion Perparawi Tingkat Nasional

Catatkan Diri dalam Sejarah Keikutsertaan Kontingen Kalteng

Prestasi membanggakan ditorehkan Eicha Cristy Gianella. Ketika mewakili kontingen Kalteng, putri asal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .