MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 04 Januari 2018 22:48
Bupati HST Ditangkap KPK karena Dugaan Suap Proyek RS
Bupati HST Abdul Latif

PROKAL.CO, KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali beraksi di Kalimantan Selatan (Kalsel). Setelah sebelumnya mengamankan Ketua DPRD Banjarmasin dan Kepala PDAM Bandarmasih, kali ini KPK mengamankan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Abdul Latif.

----------------------

PAGI masih tenang saat pintu ruang kerja Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif terbuka, Kamis (4/1) sekitar pukul 07.30 WIB. Tanpa banyak kata, lima orang dengan wajah asing masuk. Di dalam, Bupati HST Abdul Latif, Sekda Akhmad Tamzil dan beberapa staf ahli tampak terpana.Melihat dari pakaian santai yang mereka pakai, yang hadir di dalam ruangan itu sempat mengira, lima orang yang datang tanpa permisi itu adalah wartawan. Saat akhirnya salah seorang dari mereka memperkenalkan diri, gemparlah seisi ruangan. Yang datang mengaku dari KPK!

"Mereka rata-rata masih sangat muda, ada satu perempuan dan empat laki-laki," ungkap sumber Radar Banjarmasin (Grup Kalteng.Prokal.Co) yang melihat sendiri penangkapan Abdul Latif di lantai II kantor itu, kemarin.

“Saya kira mereka wartawan, karena waktu masuk ruang kerja hanya kaos oblong. Yang mengenalkan diri orangnya berjenggot dan berpeci haji, terlihat usianya paling tua. Pokoknya tidak meyakinkan mereka petugas negara, seisi ruangan shock karena kaget,” ungkapnya.

Kelima orang itu langsung menjalankan tugasnya dengan cepat. Ada yang langsung berbicara kepada Bupati Abdul Latif, ada yang mengeluarkan secarik surat serta memperlihatkan tanda pengenal, yang lain mengawasi, dan satu petugas merekam aktivitas penangkapan tersebut. "Bupati menyambut  dengan ramah seluruh petugas itu," ucapnya.

Tak lebih dari sejam, Abdul Latif kemudian dibawa ke mobil KPK untuk selanjutnya menggeledah rumah dinas. Saking senyapnya, para pegawai di lantai I tidak ada yang menyadari kalau  lima orang asing yang bersama bupati mereka itu adalah petugas KPK. "Padahal di lantai I banyak pegawai termasuk wartawan sedang berbincang ringan dekat pintu masuk kantor sekretariat tersebut," ungkapnya.

KPK menangkap Latif sekitar pukul 09.30 WIB. Sebelumnya, KPK juga telah menciduk dua kontraktor HST. Mereka adalah Fauzan dan Abdul Basit. Fauzan yang dikenal sebagai tangan kanan Abdul Latif sejak menjabat sebagai kepala daerah, dijemput di rumahnya, Desa Rangas, Birayang, Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) sekitar pukul 07.00 WIB.

Awalnya, Fauzan enggan menanggapi karena melihat penampilan petugas KPK. Dia buru-buru ingin bertolak untuk urusan penting. Saat mengetahui yang datang adalah petugas KPK, Ketua Kadin HST itu langsung limbung. Istrinya histeris karena tak terima suaminya dibawa petugas. Seluruh kunci kendaraan milik Fauzan disita petugas. Uang sejumlah Rp5 miliar kemudian disita petugas juga.Petugas kemudian menuju ke rumah Abdul Basit. Kontraktor dan orang kepercayaan Abdul Latif ini dijemput saat lagi bertamu ke rumah rekannya sesama kontraktor di kawasan Pasar Baru Barabai.  

Wakil Bupati HST HA Chairansyah mengaku terkejut atas penangkapan itu. “Rombongan  masuk tanpa permisi.  Bahkan tidak lapor ajudan bupati juga. Apakah memang seperti itu gayanya orang KPK?" ungkapnya.

Chairansyah mengaku, sejak masuk kantor Rabu (3/1) lalu dirinya tidak bertemu sama sekali dengan Bupati Abdul Latif. Dia kemudian hanya dititipkan tumpukan berkas pemerintahan. "Ya, intinya, pesan agar roda pemerintahan terus berjalan," ucapnya mengutip bupati yang menyampaikan pesan melalui Sekda Akhmad Tamzil.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo mengatakan, operasi penangkapan KPK memang berlangsung senyap. Polres bahkan  tidak dilibatkan dalam proses penangkapan. Dia yakin KPK  telah berada di HST dalam dua hari terakhir ini. Sebelum akhirnya melakukan penangkapan terhadap bupati HST itu."Berdasarkan informasi, penangkapan bupati ini terkait kasus suap dan korupsi proyek rumah sakit (RS). Karena nilai dari proyek RS Damanhuri Barabai sendiri angkanya puluhan miliar rupiah," ungkapnya.

Dugaan ini beralasan, pasalnya KPK juga melakukan penyegelan beberapa ruangan di RS Damanhuri. Proyek pengerjaan Rumah Sakit Damanhuri Barabai sendiri nilai proyeknya mencapai Rp54 miliar. Sekadar diketahui, Bupati Abdul Latif maju lewat jalur independen pada pilkada di kabupaten itu sebelumnya. Sosoknya penuh dengan kontroversi. Mulai dari tato di tubuhnya hingga dugaan terlibat kasus lainnya. (mam/mof/ay/ran/ens/dar)


BACA JUGA

Minggu, 18 Februari 2018 09:01

Taufik Dipanggil untuk Klarifikasi

NANGA BULIK-Beredarnya kabar Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lamandau Taufik Hidayat diduga melakukan fitnah…

Minggu, 18 Februari 2018 08:53

Untuk Menuju Putri Indonesia Perlu Modal 3M

PUTRI Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Episcia Puspita Lautt, semakin percaya diri menatap serangkaian…

Kamis, 15 Februari 2018 08:38

PBB Nilai KPU Kapuas Tak Mengerti Aturan

PALANGKA RAYA-Putusan KPU Kapuas yang tidak meloloskan pasangan Muhammad Mawardi-Muhajirin, mengusik…

Senin, 12 Februari 2018 07:29

Jangan Malu Sekolah dan Menjadi Lulusan SMK

PANGAKALAN BUN-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng H Muhammad Rakhman, melakukan…

Minggu, 11 Februari 2018 07:03

Lagi Ketagihan, Rumah Sendiri Mau Dibakar

PALANGKARA RAYA-Seorang pria bernama Budi (40) warga Jalan Tambung Raya, Kelurahan Langkai, Kota Palangka…

Minggu, 11 Februari 2018 06:58
Boeing 737 JT 671 Sudah Berusia 8 Tahun

Onderdil Pesawat Lion Air Bermasalah

SEBANYAK 211 penumpang pesawat Lion Air sempat terkatung-katung empat jam lebih di Bandara Tjilik Riwut,…

Minggu, 11 Februari 2018 00:32
BREAKING NEWS

Ditinggal Beli Pisang Keju, Kundut Gantung Diri

PALANGKA RAYA-Warga Jalan Banteng Kota Palangka Raya mendadak geger. Hal tersebut menyusul ditemukannya…

Jumat, 09 Februari 2018 09:53

KABAR GEMBIRA ! 2.860 Guru Honorer Siap-siap Jadi PNS

PALANGKA RAYA-Senyum semringah tak mampu disembunyikannya. Meskipun baru sebatas keinginan, namun kabar…

Kamis, 08 Februari 2018 14:06

MELAWAN ! Polisi Kena Pisau, Pembunuh Kapolsek Tewas Diterjang Timah Panah

PALANGKA RAYA-Usai sudah pelarian pelaku penusuk Kapolsek Katingan Hulu AKP Abdul Karim dan Bripda Krisandi…

Kamis, 08 Februari 2018 11:11

DUKUNGAN INDEPENDEN TERBELAH

PALANGKA RAYA-Dukungan bakal pasangan calon (bapaslon) independen menjadi perhatian publik. Karena hampir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .