MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Senin, 01 Januari 2018 10:59
Ketika Teror Predator Ganas Masih Meresahkan
Buaya Penerkam Diburu Warga, Gunakan Bebek sebagai Umpan
Anggota Bhabimkamtibmas anggota Polsek Cempaga Bripka Budi Hartono saat mengcek lokasi tempat kejadian warga yang diterkam oleh buaya, belum lama ini. //RUSLI/KALTENG POS

PROKAL.CO, Kekhawatiran warga terhadap peristiwa serangan buaya yang menerkam Basuni (52), yang tinggal di RT 8 RW 3 Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga membuat masyarakat setempat ketakutan.  Pasalnya kali cempaga merupakan tempat  melakukan berbagai kegiatan kehidupan sehari hari.

===================

KETAKUTAN warga atas keganasan binatang predator itu, rupanya berubah menjadi pemberani dengan  nekat berburu buaya yang menyerang warga setempat.  Adapun cara yang bakal dilakukan warga untuk menangkap binatang pemangsa itu, yakni dengan cara memancing menggunakan seekor itik (bebek red). “Warga desa resah, makanya berencana nekat mencari buaya tersebut. Serangan buaya terhadap warga  menjadi perhatian khusus oleh masyarakat setempat,” kata Ahmad Riady, warga Desa Sungai Paring, Minggu (31/12) kemarin.

Kini masyarakat di perairan Cempaga khususnya di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga mulai mengurangi aktivitas di sungai. Warga takut binatang predator itu kembali  menerkam. “Sekarang ini masyarakat banyak membeli mesin pompa air, supaya air sungai bisa dialirkan ke rumah, tanpa turun ke batang (lanting),” kata Arsyad warga lainnya.

Arsyad menuturkan,  serangan buaya di desa itu baru pertama kalinya. Bapak enam orang anak itu mengakui, bahwa habitat buaya di sungai tersebut cukup banyak, tapi tidak pernah menyerang warga. “Kami sempat heran juga, kok buaya bisa menyerang warga,” tandasnya.

Atas kejadian tersebut,  warga setempat tidak berani lagi melakukan berbagai aktivitas di di sungai terutama pada saat air sedang pasang.  Dibeberkan Arsyad, kata orang dahulu warga yang biasanya di sambar diterkam buaya itu memiliki firasat (tanda khsusus red), akan tapi warga yang diterkam tidak memiliki tanda apapun.

Seperti diketahui, Basuni (52) ,warga RT 8 Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga mengalami luka ditangan kanannya seusai mendapat serangan gigitan buaya saat berwudu di kali Sungai Cempaga , Kamis (28/12) lalu. Kejadian itu dialaminya sekitar pukul 04.00 Wib. Berawal saat dia hendak mengambil air wudu di sungai untuk salat subuh. Saat itu ia langsung mengambil air dengan memasukan tangan ke dalam air sungai. Tiba-tiba saat itu tangannya ini langsung mendapat serangan dari seekor buaya yang diperkirakan cukup besar mencapai 4 meter. (sli/ala/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:05
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun,…

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .