MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 13 Desember 2017 17:17
Pemkab Kapuas
Terendam Air, Distan Siasati dengan Padi Lokal
Salah satu lahan persawahan warga terendam air yang membuat penanaman padi unggul di lahan sawah ditunda.(BPBD FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, KUALA KAPUAS- Program cetak sawah kerja sama antara Dinas Pertanian (Distan) Kapuas, TNI dan beberapa rekanan berhasil diselesaikan pada awal Desember 2017. Hal itu menjadi angin segar bagi para petani yang selama beberapa bulan belum bisa menggap sawahnya karena larangan membakar.

“Awal bulan lalu (Desember, red) kami sudah selesai. Tetapi dalam program cetak sawah ini kami dari Distan hanya sebagai pengawas pelaksanaan dan pembina masyarakat. Pelaksanaanya sepenuhnya dilakukan oleh TNI dan rekanannya,” ungkap Kepala Distan Kapuas, Anjono Bhakti melalui Kepala Bidang Sarana Prasarana Pertanian, Putra Adala di ruang kerjanya Selasa (12/12).

Dikatakannya program cetak sawah tersebut merupakan instruksi dari pemerintah pusat untuk menguatkan produksi pertanian. Walaupun dalam kondisi larangan membakar hutan dan lahan, sehingga kebutuhan masyarakat akan bahan pokok tidak terganggu.

“Kawasan yang kita prioritaskan untuk cetak sawah adalah wilayah sentra padi. Mulai dari Kecamatan Bataguh dengan 305 hektare, kemudian 140 hektare di Kecamatan Kapuas Kuala dan terakhir Kecamatan Kapuas Barat sebanyak 55 hektare,” imbuhnya.

Pengerjaan fisik cetak sawah tersebut dimulai sejak bulan September 2017 dan baru selesai diawal bulan Desember 2017. Tetapi, karena cuaca yang kurang kondusif yang mengakibatkan banjir dibeberapa wilayah secara tidak langsung berpengaruh terhadap jadwal penanaman padi.

“Karena lahan terendam banjir terpaksa kami mengajak masyarakat untuk membatalkan penanaman padi unggul. Dikhawatirkan kondisi air yang tinggi nantinya hanya akan merusak tanaman padi yang memang memiliki batang lemah dan mudah patah,” ungkap dia.

Selain mudah patah dan rusak, kondisi air yang tinggi juga membuat padi kualitas unggul lebih rentan terhadap penyakit. Mulai dari hewan hewan perusak yang hidup di air sampai jamur yang mudah membuat tangkai busuk.

Tetapi, kondisi air yang tinggi akan disiasati pihaknya dengan menanam padi lokal sampai kondisi cuaca membaik. Sebab untuk padi lokal memili ketahanan yang lebih kuat dibandingkan padi unggul, walaupun untuk hasilnya tidak akan semaksimal padi unggul.

“Intinya kami berusaha agar cetak sawah yang diprogramkan pemerintah pusat tidak sia-sia. Walaupun dengan segala kekurangan yang ada produksi padi harus tetap berjalan,” tandasnya. (awa/ram)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 18:17
PILKADA KATINGAN

Semua Persyaratan Dinyatakan Lengkap, Pasangan ASLI Semakin Optimistis Menang

KASONGAN - Pasangan Ade Supriyadi - Ali Sameon Anom atau dikenal dengan pasangan ASLI, telah memenuhi…

Jumat, 19 Januari 2018 17:26

Kawanan Pencuri Sarang Walet Dibekuk

PURUK CAHU –  Sebanyak  enam orang pelaku pencurian sarang burung wallet berhasil dibekuk…

Jumat, 19 Januari 2018 13:51
DPRD Barito Timur

Perda Hukum Masyarakat Adat Menjadi Tolak Ukur Perlindungan

TAMIANG LAYANG  –  Wakil Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur (Bartim), Raran menekankan,…

Jumat, 19 Januari 2018 13:44

Disdikbud Diharapkan Dapat Mengawasi Kinerja Guru

KUALA KURUN - Anggota DPRD Gunung Mas, Herbert Y Asin memberikan bantuan buku tulis kepada sekolah dasar…

Jumat, 19 Januari 2018 13:37
DPRD Seruyan

Dewan Imbau Orangtua Terus Awasi Lingkungan Bermain Anak

KUALA PEMBUANG - Para orangtua, khususnya kaum ibu diimbau agar terus mengawasi pergaulan anak-anaknya…

Jumat, 19 Januari 2018 12:14
Pemkab Pulang Pisau

Bupati dan Wabup Resmikan Jembatan Sebangau Kuala

  PULANG PISAU - Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H Edy Pratowo bersama Wakil Bupati (Wabup) Pujirustaty…

Jumat, 19 Januari 2018 12:07
Pemkab Katingan

ASN di Katingan untuk Bersabar

  KASONGAN – Awal tahun ini, pembayaran gaji termasuk didalamnya tunjangan bagi Aparatur…

Jumat, 19 Januari 2018 10:38

Syukuran Laut Wujud Ungkapan Rasa Syukur

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara bersama ribuan masyarakat berlayar ke laut dalam…

Jumat, 19 Januari 2018 08:35

Kinerja Diperketat, Ada ASN Bekerja Tidak Sesuai Tufoksi

SAMPIT-Banyaknya pengaduan yang disampaikan masyarakat kepada orang nomor satu di Kotawaringin Timur…

Jumat, 19 Januari 2018 08:25

Siapkan Strategi, Pemkab Inventarisir dan Evaluasi Permasalahan

NANGA BULIK-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Evaluasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .