MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 06 Desember 2017 06:00
Ketika Pemerintah Sudah Bosan dengan Pelanggaran Reklame
AWAS ! Pasang Sembarangan Diproses Hukum, Denda Rp50 Juta
Petugas Satpol PP Katingan menertibkan salah satu reklame yang dipasang di pohon, dalam kawasan Kota Kasongan. //FOTO : JERI / KALTENG POS

PROKAL.CO, Ketidakpatuhan masyarakat terhadap berbagai aturan yang sudah ditetapkan pemerintah masih sering dijumpai di Kabupaten Katingan. Salah satunya mengenai pemasangan reklame. Sebab tidak sedikit pemilik reklame melakukan pemasangan sesuka hati tanpa memperhatikan tempat.

JERI, Kasongan

HAMPIR di setiap titik persimpangan jalan di Kota Kasongan menjadi tempat yang dianggap strategis untuk pemasangan reklame. Tak peduli melanggar aturan atau tidak, tempat-tempat seperti ini tak akan lolos dari pemasangan reklame  Pelanggaran semacam ini banyak ditemukan di persimpangan antara Jalan Katunen dengan Jalan Tjilik Riwut arah Kereng Pangi. Selain itu persimpangan Jalan Katunen dengan Jalan Revolusi, lalu daerah Bundara Pendahara dan muara Jalan Soekarno-Hatta. Untuk menertibkan pemasangan reklame ini, sebenarnya Pemerintah Katingan sudah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 03 Tahun 2010 dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Nomor 09 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan dan pemungutan pajak reklame.

Supaya aturan itu dipatuhi oleh masyarakat, sosialisasi pun sebenarnya sudah sering kali dilakukan. Namun kelihatannya, masih banyak pemilik reklame mengabaikan aturan itu.Bahkan yang sering kali melakukan pelanggaran secara berulang-ulang reklame yang memasarkan produk seperti rokok dan juga penawaran berbagai macam barang hingga mobil. Dimana mereka dengan seenaknya menancapkan reklame jenis banner dan spanduk, di titik-titik yang mereka mau, tanpa ada memiliki izin.

Ironisnya, lokasi yang dilarang seperti jalur naik ke jembatan, pohon, tiang listrik dan beberapa lainnya tak luput dari pemasangan reklame liar tersebut. “Ada banyak sekali untuk produk rokok yang kita temukan. Namun Kami tidak tinggal diam, langsung dilakukan penertiban,” kata Kepala Satpol PP Katingan Rentas SH melalui Penyidik dan Kasubid Penegakan Perda Budiman L Gaol Ssos, Sabtu (2/12).

Setelah melihat pelanggaran demi pelanggaran, kini jajaran Satpol PP Katingan selaku penegak peraturan daerah mulai mengambil langkah dan menindak secara tegas. Salah satu ancaman dan tindakan yang diberikan, pemilik reklame yang melakukan pelanggaran bakal dipidanakan atau diproses secara hukum. “Ancaman hukumannya ada denda Rp50 juta. Akan kami terapkan hal ini,” ujar Gaol dengan serius.

Setidaknya dengan adanya pemberlakuan sanksi ini, bisa memberikan efek jera bagi yang tidak mematuhi aturan daerah. Sehingga dengan demikian, tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan. “Sebenarnya tidak sulit kok untuk mengurus izinnya. Tinggal meminta rekomendasi dari kami dan mengurus administrasi di BPKAD. Jadi tergantung dari kemauan pemasang itu sendiri,” tuturnya. (ang/dar) 


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 09:48
Kisah Kakek Syahrani, Pedagang Mainan Berkursi Roda (1)

Sempat Lima Hari Tidak Makan dan Minum

Sebelum lumpuh, Syahrani berkeliling dengan sepeda tuanya menawarkan dagangan ke kampung-kampung. Puluhan…

Kamis, 22 Februari 2018 09:52
Menelusuri Bekas Kampung Etnis Tionghoa di Kobar (3/Habis)

Tak Diperhatikan, Tetap Jadi Magnet Wisata Sejarah

Keunikan bangunan tua yang berdiri sejak ratusan tahun silam, serta melihat keseharian warga keturunan…

Kamis, 22 Februari 2018 06:49
Menengok Prosesi Sidang BP4R di Mapolda Kalteng

Berawal dari Joget, Tumbuh Benih-benih Cinta

Wajib hukumnya bagi anggota Polri yang ingin menikah. Harus melewati sidang Badan Pembantu Penasihat…

Rabu, 21 Februari 2018 09:16
Melihat Eksotis Taman Hutan Raya Lapak Jarum yang Memesona

Tebing dan Gua Menambah Keindahan Flora dan Fauna

Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau menyimpan banyak pemandangan alam yang membelalakkan mata. Topografi…

Selasa, 20 Februari 2018 09:13
Menelusuri Bekas Kampung Etnis Tionghoa di Kobar (1)

Sudah Berdiri sejak Zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit

Bangunan tua bergaya China tradisional yang konon telah berdiri sejak ratusan tahun silam itu, merupakan…

Jumat, 16 Februari 2018 10:54
Fakta Persidangan Dugaan Pembakaran Tujuh Gedung SD

Modus Minta Sumbangan sambil Memetakan Sekolah

Sidang perkara dugaan pembakaran tujuh gedung SD di PN Jakarta Barat, terus berlanjut. Sidang sebelumnya,…

Kamis, 15 Februari 2018 09:36
Ketika Membuka Lahan dengan Cara Dibakar Dilarang

Ratusan Hektare Lokasi Pertanian Sebuai Barat Terbengkalai

Larangan membuka lahan dengan cara dibakar, ternyata berdampak cukup besar bagi masyarakat, karena selama…

Selasa, 13 Februari 2018 10:30

Jaringan Pipa Terbengkalai, Air Tak Mengalir

Berharap Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), dapat mengatasi kesulitan…

Sabtu, 10 Februari 2018 08:11
Melirik Bisnis Budi Daya Madu Kelulut di Kobar (2/Habis)

Satu Liter Bisa Mencapai Rp600 Ribu

Potensi usaha budi daya madu kelulut di Kabupaten Kotawaringin Barat, masih berpeluang besar untuk dikembangkan.…

Senin, 05 Februari 2018 12:52

Melihat Sepak Terjang Anggota Brimob Polda Kalteng di Tanah Papua (1)

Sebanyak 100 anggota Satbrimob Polda Kalteng menjalani tugas di Areal PT Freeport Indonesia, Distrik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .