MANAGED BY:
SENIN
19 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 06 Desember 2017 06:00
Ketika Pemerintah Sudah Bosan dengan Pelanggaran Reklame
AWAS ! Pasang Sembarangan Diproses Hukum, Denda Rp50 Juta
Petugas Satpol PP Katingan menertibkan salah satu reklame yang dipasang di pohon, dalam kawasan Kota Kasongan. //FOTO : JERI / KALTENG POS

PROKAL.CO, Ketidakpatuhan masyarakat terhadap berbagai aturan yang sudah ditetapkan pemerintah masih sering dijumpai di Kabupaten Katingan. Salah satunya mengenai pemasangan reklame. Sebab tidak sedikit pemilik reklame melakukan pemasangan sesuka hati tanpa memperhatikan tempat.

JERI, Kasongan

HAMPIR di setiap titik persimpangan jalan di Kota Kasongan menjadi tempat yang dianggap strategis untuk pemasangan reklame. Tak peduli melanggar aturan atau tidak, tempat-tempat seperti ini tak akan lolos dari pemasangan reklame  Pelanggaran semacam ini banyak ditemukan di persimpangan antara Jalan Katunen dengan Jalan Tjilik Riwut arah Kereng Pangi. Selain itu persimpangan Jalan Katunen dengan Jalan Revolusi, lalu daerah Bundara Pendahara dan muara Jalan Soekarno-Hatta. Untuk menertibkan pemasangan reklame ini, sebenarnya Pemerintah Katingan sudah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 03 Tahun 2010 dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Nomor 09 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan dan pemungutan pajak reklame.

Supaya aturan itu dipatuhi oleh masyarakat, sosialisasi pun sebenarnya sudah sering kali dilakukan. Namun kelihatannya, masih banyak pemilik reklame mengabaikan aturan itu.Bahkan yang sering kali melakukan pelanggaran secara berulang-ulang reklame yang memasarkan produk seperti rokok dan juga penawaran berbagai macam barang hingga mobil. Dimana mereka dengan seenaknya menancapkan reklame jenis banner dan spanduk, di titik-titik yang mereka mau, tanpa ada memiliki izin.

Ironisnya, lokasi yang dilarang seperti jalur naik ke jembatan, pohon, tiang listrik dan beberapa lainnya tak luput dari pemasangan reklame liar tersebut. “Ada banyak sekali untuk produk rokok yang kita temukan. Namun Kami tidak tinggal diam, langsung dilakukan penertiban,” kata Kepala Satpol PP Katingan Rentas SH melalui Penyidik dan Kasubid Penegakan Perda Budiman L Gaol Ssos, Sabtu (2/12).

Setelah melihat pelanggaran demi pelanggaran, kini jajaran Satpol PP Katingan selaku penegak peraturan daerah mulai mengambil langkah dan menindak secara tegas. Salah satu ancaman dan tindakan yang diberikan, pemilik reklame yang melakukan pelanggaran bakal dipidanakan atau diproses secara hukum. “Ancaman hukumannya ada denda Rp50 juta. Akan kami terapkan hal ini,” ujar Gaol dengan serius.

Setidaknya dengan adanya pemberlakuan sanksi ini, bisa memberikan efek jera bagi yang tidak mematuhi aturan daerah. Sehingga dengan demikian, tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan. “Sebenarnya tidak sulit kok untuk mengurus izinnya. Tinggal meminta rekomendasi dari kami dan mengurus administrasi di BPKAD. Jadi tergantung dari kemauan pemasang itu sendiri,” tuturnya. (ang/dar) 


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida Qolbu di Jalan Jaya Wijaya,…

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu bagi kontestan untuk meraup suara.…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun, pengamen yang menonjolkan aksinya…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya yang menjadi inspektur upacara…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka, justru batik Kalteng pun unik dan menarik…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan budaya dan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau cacat spiritual. Untuk…

Rabu, 10 Oktober 2018 13:07
Peserta Yacht Rally Wonderful Sail to Indonesia 2018 “Mencicipi” Budaya Kalteng

Menikmati Atraksi di Kampung Pelangi

Setelah puas menikmati kesenian dan budaya khas Dayak, turis mancanegara yang tergabung dalam tim yacht…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:41
Melihat Pengembangan Pariwisata di Kobar

Tugu Palagan Sambi, Obyek Wisata Bernilai Sejarah

Destinasi wisata di Bumi Marunting Batu Aji—sebutan Kotawaringin Barat (Kobar), tidaklah sedikit.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .