MANAGED BY:
MINGGU
27 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 06 Desember 2017 06:00
Ketika Pemerintah Sudah Bosan dengan Pelanggaran Reklame
AWAS ! Pasang Sembarangan Diproses Hukum, Denda Rp50 Juta
Petugas Satpol PP Katingan menertibkan salah satu reklame yang dipasang di pohon, dalam kawasan Kota Kasongan. //FOTO : JERI / KALTENG POS

PROKAL.CO, Ketidakpatuhan masyarakat terhadap berbagai aturan yang sudah ditetapkan pemerintah masih sering dijumpai di Kabupaten Katingan. Salah satunya mengenai pemasangan reklame. Sebab tidak sedikit pemilik reklame melakukan pemasangan sesuka hati tanpa memperhatikan tempat.

JERI, Kasongan

HAMPIR di setiap titik persimpangan jalan di Kota Kasongan menjadi tempat yang dianggap strategis untuk pemasangan reklame. Tak peduli melanggar aturan atau tidak, tempat-tempat seperti ini tak akan lolos dari pemasangan reklame  Pelanggaran semacam ini banyak ditemukan di persimpangan antara Jalan Katunen dengan Jalan Tjilik Riwut arah Kereng Pangi. Selain itu persimpangan Jalan Katunen dengan Jalan Revolusi, lalu daerah Bundara Pendahara dan muara Jalan Soekarno-Hatta. Untuk menertibkan pemasangan reklame ini, sebenarnya Pemerintah Katingan sudah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 03 Tahun 2010 dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Nomor 09 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan dan pemungutan pajak reklame.

Supaya aturan itu dipatuhi oleh masyarakat, sosialisasi pun sebenarnya sudah sering kali dilakukan. Namun kelihatannya, masih banyak pemilik reklame mengabaikan aturan itu.Bahkan yang sering kali melakukan pelanggaran secara berulang-ulang reklame yang memasarkan produk seperti rokok dan juga penawaran berbagai macam barang hingga mobil. Dimana mereka dengan seenaknya menancapkan reklame jenis banner dan spanduk, di titik-titik yang mereka mau, tanpa ada memiliki izin.

Ironisnya, lokasi yang dilarang seperti jalur naik ke jembatan, pohon, tiang listrik dan beberapa lainnya tak luput dari pemasangan reklame liar tersebut. “Ada banyak sekali untuk produk rokok yang kita temukan. Namun Kami tidak tinggal diam, langsung dilakukan penertiban,” kata Kepala Satpol PP Katingan Rentas SH melalui Penyidik dan Kasubid Penegakan Perda Budiman L Gaol Ssos, Sabtu (2/12).

Setelah melihat pelanggaran demi pelanggaran, kini jajaran Satpol PP Katingan selaku penegak peraturan daerah mulai mengambil langkah dan menindak secara tegas. Salah satu ancaman dan tindakan yang diberikan, pemilik reklame yang melakukan pelanggaran bakal dipidanakan atau diproses secara hukum. “Ancaman hukumannya ada denda Rp50 juta. Akan kami terapkan hal ini,” ujar Gaol dengan serius.

Setidaknya dengan adanya pemberlakuan sanksi ini, bisa memberikan efek jera bagi yang tidak mematuhi aturan daerah. Sehingga dengan demikian, tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan. “Sebenarnya tidak sulit kok untuk mengurus izinnya. Tinggal meminta rekomendasi dari kami dan mengurus administrasi di BPKAD. Jadi tergantung dari kemauan pemasang itu sendiri,” tuturnya. (ang/dar) 


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:05
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun,…

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .