MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Senin, 04 Desember 2017 06:27
Pasca Terjadinya Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kabupaten Katingan
6 Bangunan Rusak, Termasuk Rujab Bupati
Petugas PLN mencoba mendirikan kembali posisi sebuah tiang listrik yang roboh akibat tiupan angina kencang, tepatnya di Jalan Tjilik Riwut atau jalur kasongan-Kereng pangi //FOTO: IST FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi Sabtu (2/12) sore, menyebabkan fasilitas umum hingga pemukiman penduduk porak-poranda. Data kepolisian menyebutkan, sedikitnya enam bangunan, baik rumah, gedung walet hingga perkantoran mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang.

JERI SP, Kasongan

Enam bangunan tersebut yakni satu rumah dan satu gedung walet di Jalan Bukit Raya, Kelurahan Kasongan Baru. Sementara kerusakan juga menimpa dua unit bangunan perumahan BTN di Jalan Durian Kelurahan Kasongan Lama. Bahkan Kantor Bupati Katingan dan rumah jabatan (rujab) bupati tak luput dari kerusakan.  Rata-rata kerusakan pada bangunan ini terjadi di bagian atap ambruk dan dinding seperti untuk bangunan gedung walet. Sedangkan untuk fasilitas umum terjadi pada robohnya tiang listrik di Jalan Tjilik Riwut Km 5, 7, dan Km 11.

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha SIK melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu Nurheriyanto SH mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Bahkan pihaknya terus memantau kondisi terkini akibat fenomena alam tersebut. “Informasi kerusakan pada rumah BTN kami dapatkan dari pihak depeloper sesaat akan melakukan memperbaikinya,” ujar kapolsek, Minggu (3/12).

Sementara Bupati Katingan Sakariyas mengaku cukup terkejut atas dampak badai yang menyerang wilayah Kota Kasongan dan sekitarnya itu8. Apalagi akibat fenomena alam ini juga merusak berbagai fasilitas bangunan, tak terkecuali kantor bupati dan rujab yang ia tempati. “Namun kami bersyukur tidak ada korban akibat dampak dari angin kencang kemarin walaupun merusak berbagai fasilitas,” tegasnya.

Menurut Sakariyas, kondisi alam sekarang ini memang sedang ekstrim dan tidak bersahabat. Untuk itulah dia mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu hati-hati dan waspada. “Karena cuaca ekstrim ini, jika kita tidak hati-hati juga bisa membahayakan juga,” tandasnya. (ang/dar) 


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 09:48
Kisah Kakek Syahrani, Pedagang Mainan Berkursi Roda (1)

Sempat Lima Hari Tidak Makan dan Minum

Sebelum lumpuh, Syahrani berkeliling dengan sepeda tuanya menawarkan dagangan ke kampung-kampung. Puluhan…

Kamis, 22 Februari 2018 09:52
Menelusuri Bekas Kampung Etnis Tionghoa di Kobar (3/Habis)

Tak Diperhatikan, Tetap Jadi Magnet Wisata Sejarah

Keunikan bangunan tua yang berdiri sejak ratusan tahun silam, serta melihat keseharian warga keturunan…

Kamis, 22 Februari 2018 06:49
Menengok Prosesi Sidang BP4R di Mapolda Kalteng

Berawal dari Joget, Tumbuh Benih-benih Cinta

Wajib hukumnya bagi anggota Polri yang ingin menikah. Harus melewati sidang Badan Pembantu Penasihat…

Rabu, 21 Februari 2018 09:16
Melihat Eksotis Taman Hutan Raya Lapak Jarum yang Memesona

Tebing dan Gua Menambah Keindahan Flora dan Fauna

Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau menyimpan banyak pemandangan alam yang membelalakkan mata. Topografi…

Selasa, 20 Februari 2018 09:13
Menelusuri Bekas Kampung Etnis Tionghoa di Kobar (1)

Sudah Berdiri sejak Zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit

Bangunan tua bergaya China tradisional yang konon telah berdiri sejak ratusan tahun silam itu, merupakan…

Jumat, 16 Februari 2018 10:54
Fakta Persidangan Dugaan Pembakaran Tujuh Gedung SD

Modus Minta Sumbangan sambil Memetakan Sekolah

Sidang perkara dugaan pembakaran tujuh gedung SD di PN Jakarta Barat, terus berlanjut. Sidang sebelumnya,…

Kamis, 15 Februari 2018 09:36
Ketika Membuka Lahan dengan Cara Dibakar Dilarang

Ratusan Hektare Lokasi Pertanian Sebuai Barat Terbengkalai

Larangan membuka lahan dengan cara dibakar, ternyata berdampak cukup besar bagi masyarakat, karena selama…

Selasa, 13 Februari 2018 10:30

Jaringan Pipa Terbengkalai, Air Tak Mengalir

Berharap Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), dapat mengatasi kesulitan…

Sabtu, 10 Februari 2018 08:11
Melirik Bisnis Budi Daya Madu Kelulut di Kobar (2/Habis)

Satu Liter Bisa Mencapai Rp600 Ribu

Potensi usaha budi daya madu kelulut di Kabupaten Kotawaringin Barat, masih berpeluang besar untuk dikembangkan.…

Senin, 05 Februari 2018 12:52

Melihat Sepak Terjang Anggota Brimob Polda Kalteng di Tanah Papua (1)

Sebanyak 100 anggota Satbrimob Polda Kalteng menjalani tugas di Areal PT Freeport Indonesia, Distrik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .