MANAGED BY:
SENIN
19 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Senin, 04 Desember 2017 06:27
Pasca Terjadinya Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kabupaten Katingan
6 Bangunan Rusak, Termasuk Rujab Bupati
Petugas PLN mencoba mendirikan kembali posisi sebuah tiang listrik yang roboh akibat tiupan angina kencang, tepatnya di Jalan Tjilik Riwut atau jalur kasongan-Kereng pangi //FOTO: IST FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi Sabtu (2/12) sore, menyebabkan fasilitas umum hingga pemukiman penduduk porak-poranda. Data kepolisian menyebutkan, sedikitnya enam bangunan, baik rumah, gedung walet hingga perkantoran mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang.

JERI SP, Kasongan

Enam bangunan tersebut yakni satu rumah dan satu gedung walet di Jalan Bukit Raya, Kelurahan Kasongan Baru. Sementara kerusakan juga menimpa dua unit bangunan perumahan BTN di Jalan Durian Kelurahan Kasongan Lama. Bahkan Kantor Bupati Katingan dan rumah jabatan (rujab) bupati tak luput dari kerusakan.  Rata-rata kerusakan pada bangunan ini terjadi di bagian atap ambruk dan dinding seperti untuk bangunan gedung walet. Sedangkan untuk fasilitas umum terjadi pada robohnya tiang listrik di Jalan Tjilik Riwut Km 5, 7, dan Km 11.

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha SIK melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu Nurheriyanto SH mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Bahkan pihaknya terus memantau kondisi terkini akibat fenomena alam tersebut. “Informasi kerusakan pada rumah BTN kami dapatkan dari pihak depeloper sesaat akan melakukan memperbaikinya,” ujar kapolsek, Minggu (3/12).

Sementara Bupati Katingan Sakariyas mengaku cukup terkejut atas dampak badai yang menyerang wilayah Kota Kasongan dan sekitarnya itu8. Apalagi akibat fenomena alam ini juga merusak berbagai fasilitas bangunan, tak terkecuali kantor bupati dan rujab yang ia tempati. “Namun kami bersyukur tidak ada korban akibat dampak dari angin kencang kemarin walaupun merusak berbagai fasilitas,” tegasnya.

Menurut Sakariyas, kondisi alam sekarang ini memang sedang ekstrim dan tidak bersahabat. Untuk itulah dia mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu hati-hati dan waspada. “Karena cuaca ekstrim ini, jika kita tidak hati-hati juga bisa membahayakan juga,” tandasnya. (ang/dar) 


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida Qolbu di Jalan Jaya Wijaya,…

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu bagi kontestan untuk meraup suara.…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun, pengamen yang menonjolkan aksinya…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya yang menjadi inspektur upacara…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka, justru batik Kalteng pun unik dan menarik…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan budaya dan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau cacat spiritual. Untuk…

Rabu, 10 Oktober 2018 13:07
Peserta Yacht Rally Wonderful Sail to Indonesia 2018 “Mencicipi” Budaya Kalteng

Menikmati Atraksi di Kampung Pelangi

Setelah puas menikmati kesenian dan budaya khas Dayak, turis mancanegara yang tergabung dalam tim yacht…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:41
Melihat Pengembangan Pariwisata di Kobar

Tugu Palagan Sambi, Obyek Wisata Bernilai Sejarah

Destinasi wisata di Bumi Marunting Batu Aji—sebutan Kotawaringin Barat (Kobar), tidaklah sedikit.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .