MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

SERBA SERBI

Kamis, 30 November 2017 16:23
Wujudkan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan

Kementerian PUPR Kejar Target Pengentasan Kawasan Kumuh

Besi pengaman jalur jalan lingkungan PLPBK di Kelurahan Bantasari Kota Tasikmalaya yang dibuat warna-warni, tidak saja hanya sekadar menjadi pagar pengaman, tetapi juga menambah estetika lingkungan setempat.// HUMAS KEMEN PUPR FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, JAKARTA - Dewasa ini, lebih dari setengah penduduk dunia tinggal di perkotaan. Itu artinya, dunia telah terjadi transformasi aktivitas perkotaan di sebagian besar belahan bumi.

Pergeseran populasi aktivitas perdesaan ke perkotaan diperkirakan masih akan terus berlanjut. Badan dunia PBB memprediksikan bahwa 60 persen penduduk dunia akan hidup di perkotaan pada 2060.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, pertumbuhan penduduk dan urbanisasi secara langsung akan berdampak kepada meningkatnya kebutuhan tempat tinggal.

Perumahan menjadi salah satu elemen dasar dalam urbanisasi, setidaknya setengah dari lahan perkotaan digunakan sebagai hunian bagi masyarakat perkotaan. Kegagalan dalam penyediaan hunian yang layak bagi warga kota, akan berdampak pada keberlanjutan pembangunan kota dan menimbulkan berbagai masalah seperti kemacetan hingga permukiman kumuh.

Salah satu upaya untuk mengatasi hal itu, dilakukan melalui aksi pada Oktober yang dikenal sebagai Bulan Perkotaan atau biasa disebut Urban October dan ditandai dengan perayaan Hari Habitat Dunia setiap Senin pertama Oktober serta diakhiri dengan Hari Kota Dunia setiap 31 Oktober.

“Peringatan Hari Habitat dan Hari Kota Dunia 2017 merupakan salah satu bentuk komitmen dan kontribusi Kementerian PUPR dalam mengimplementasikan New Urban Agenda (NUA) atau Agenda Baru Perkotaan,” kata Basuki Hadimuljono belum lama ini.

Dijelaskan, agenda baru perkotaan menempatkan perumahan sebagai inti dari pembangunan perkotaan yang inklusif dan berkelanjutan, mendorong inisiatif penciptaan hunian untuk seluruh kalangan, khususnya MBR dengan penyediaan ruang terbuka, infrastruktur dan pelayanan dasar yang layak.

Diharapkannya, kebijakan dan strategi implementasi pembangunan hunian terjangkau dapat meliputi pendanaan, regulasi, dan kerangka institusional mulai tingkat lokal hingga nasional. Sedangkan, kebijakan penyediaan rumah layak dilakukan dengan dukungan infrastruktur dasar dan pelayanan dasar seperti air minum, sanitasi, ruang terbuka hingga sarana transportasi yang memadai.

“Tanpa perencanaan yang baik untuk menghadapi tingkat urbanisasi masyarakat yang tinggi, akan mengakibatkan pelayanan prasarana dan sarana tidak seimbang dengan jumlah penduduk. Permasalahan  ini pada akhirnya menimbulkan permasalahan kumuh di perkotaan,” ucapnya.

Menurutnya, pengentasan kawasan kumuh menjadi salah satu dari target Kementerian PUPR. Target pengentasan kawasan kumuh seluas 38.431 hektare di wilayah perkotaan, dari tahun 2015 hingga 2017 sudah ditangani mencapai 6.763 hektare dan diperkirakan akan mencapai 9.974 hektare pada akhir 2019.

“Dari beberapa kota yang terlihat signifikan perubahannya di antaranya Jogjakarta, Surabaya, Balikpapan, Pontianak dan Semarang,” terangnya.

Basuki Hadimuljono menambahkan, sejumlah sasaran pembangunan infrastruktur menjadi fokus Kementerian PUPR selama periode 2015-2019. Capaian dan target mencakup tujuan meningkatkan ketahanan air, kedaulatan pangan, dan energi; mendukung konektivitas bagi penguatan daya saing serta infrastruktur dasar untuk meningkatkan kualitas hidup.(ans/b-25/nto/iha)


BACA JUGA

Kamis, 08 Februari 2018 12:36

Tim Medis Hadapi Bencana Banjir

PALANGKA RAYA - Upaya penyelamatan korban terdampak banjir penting adanya dilakukan…

Kamis, 08 Februari 2018 12:35

Pelajar MTs Annur Ikuti Seleksi MTQ Kecamatan

PALANGKA RAYA - Musabawah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Palangka Raya…

Kamis, 08 Februari 2018 12:35

Berikan Pelatihan Pengembangan Sumber Pendapatan Alternatif

PALANGKA RAYA - Climate Policy Initiative (CPI) Indonesia, Fakultas Pertanian Universitas…

Selasa, 06 Februari 2018 11:46

UM PalangkarayaTeken MoU dengan Kampus Korsel

PALANGKA RAYA - Kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri…

Selasa, 06 Februari 2018 11:43

PTGMI Perbaharui Ilmu dan Pengembangan

PALANGKA RAYA - Guna meningkatkan terapis gigi dan mulut di…

Selasa, 06 Februari 2018 11:40

RSI PKU Muhammadiyah Gelar Gladi Lapang

PALANGKA RAYA - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah,…

Senin, 05 Februari 2018 12:45

PAN Batara Serahkan Verifikasi Faktual

MUARA TEWEH – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional…

Senin, 05 Februari 2018 12:42

Pentingnya Menyiapkan Generasi yang Kuat

PALANGKA RAYA – Menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat secara…

Senin, 05 Februari 2018 12:40

Siap Menangkan Yulhaidir- Iswanti

KUALA PEMBUANG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Seruyan…

Minggu, 04 Februari 2018 12:32

Dokteroid Sudah Taraf Mengkhawatirkan

Fenomena dokteroid sudah pada taraf mengkhawatirkan. Pengurus Besar Ikatan Dokter…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .