MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 29 November 2017 06:32
Pengakuan Duriyanto, Pencuri Sawit di Kebun Perusahaan
Beraksi dalam Kondisi Mabuk, Termakan Bujuk Rayu Temannya
Terlihat wajah penyesalan dari Duri saat diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Kotim, kemarin. //DOD/KALTENGPOS

PROKAL.CO, align="left">Penyesalan mendalam dirasakan oleh Muhammad Duriyanto alias Duri (27), pria ini “Terjebak” di perkebunan sawit ketika melakukan aksi pencurian. Sedangkan dua rekan yang membawanya beraksi, berhasil kabur saat tepergok petugas keamanan perusahaan.

DODI, Sampit

PENCURI buah kelapa sawit milik PT Karya Makmur Bahagia Duri  telah diamankan polisi pada pagi hari (4/10) lalu di Divisi II Bukit Daman Estate, Blok H-28, PT KMB. Merupakan warga dari Desa Rantau Tampang, Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Diketahui juga Duri adalah seorang resedivis kasus penganiayaan beberapa waktu yang lalu dan harus kembali merasakan dinginnya lantai jeruji besi.

Pada hari Selasa, (28/11) kasusnya telah dilimpahkan kasusnya oleh Polres Kotim kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotim.Wartawan Kalteng Pos sempat berbincang dengan Duri saat berada di Kejari Kotim. Duri mengakui bahwa pada saat itu, dirinya sedang dalam keadaan mabuk. Sehingga mudah tergoda akan bujuk rayu kedua temannya yang bernama Guntur dan Kiok untuk melakukan pencurian tersebut. Namun sial bagi duri, kedua temannya tersebut berhasil kabur dari kejaran pihak keamanan PT KMB. Diketahui sampai dengan saat ini kedua teman duri masih menjadi DPO pihak kepolisian.“Kondisi saya saat itu dalam keadaan mabuk, usai melayat dari kediaman didi. Sebenarnya saya tidak ingin ikut namun karena terbujuk jadi mau,” ucap Duri, kemarin.

Pada saat melakukan pencurian tersebut, baru 11 jenjang memanen sawit. Namun aksi kejahatan mereka telah diendus oleh para petugas keamanan PT KMB, sehingga membuat mereka panik dan berlarian menyisakan duri seorang yang gagal kabur dari hadangan petugas.    “Saat sebelum ditangkap, perasaan saya sudah tidak enak. Dan baru  jenjang yang 11 berhasil dipanen, namun sudah keburu ketahuan oleh pihak keamanan,” ungkap lelaki yang memiliki tattoo di tangan kanannya ini. (*/ala/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:39
Menengok Tiga Pasutri yang Dikaruniai Anak pada Momen HUT ke-73 RI

Kelahiran Tak Terencana, Binggung Memberi Nama

Tidak semua pasangan suami istri (pasutri) yang beruntung, bisa dikaruniai anak bertepatan dengan momen…

Kamis, 16 Agustus 2018 09:44
Menumbuhkan Kembali Semangat Patriotisme dan Nasionalisme

Kibarkan Merah Putih di Sungai Seruyan

"Janganlah sekali-kali meninggalkan sejarah." Demikian kutipan yang pernah dikatakan Bung Karno. Tentang…

Rabu, 15 Agustus 2018 09:25
Melihat Suasana Sekolah Inklusi Pertama di Kalteng

Pelajaran Disesuaikan dengan Kemampuan

Terlahir sebagai anak berkebutuhan khusus, bukan sebuah pilihan. Bukan pula keinginan orang tua. Itu…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:42

Panjang Ratusan Meter Menyeberangi Sungai

Pembentangan bendera merah putih di 13 kabupaten dan satu kota mengawali euforia penyambutan Hari Kemerdekaan…

Senin, 13 Agustus 2018 10:33
Eicha, Peraih Golden Champion Perparawi Tingkat Nasional

Catatkan Diri dalam Sejarah Keikutsertaan Kontingen Kalteng

Prestasi membanggakan ditorehkan Eicha Cristy Gianella. Ketika mewakili kontingen Kalteng, putri asal…

Minggu, 12 Agustus 2018 11:57
Menengok Usaha Budi Daya Lebah Madu di Palangka Raya

Jual Pikap Demi 10 Kotak Sarang Mellifera

Petani lebah madu asal Kalampangan ini bernama Yoanes Budiyana. Madu produksinya punya label yang sudah…

Sabtu, 11 Agustus 2018 12:26
Memanfaatkan Bekas Peralatan Elektronik Menjadi Barang Unik

Kreativitas dan Karya dari Balik Penjara

Hidup di balik jeruji besi sudah pasti terisolasi. Terkurung dan terbatas dengan dunia luar. Namun,…

Jumat, 10 Agustus 2018 13:23
Ketika Warga Katingan Kuala Harus Terjebak di Minimnya Infrastruktur Jalan

Meregang Nyawa di Tengah Sungai

Ibu Muntamah (50) warga Desa Jaya Makmur, Kecamatan Katingan Kuala Kabupaten Katingan harus menghembuskan…

Jumat, 10 Agustus 2018 11:02
Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Perkebunan Sawit

PT KLM Terancam Tahanan, Denda, dan Izin Dicabut

Kebakaran seluas 511 hektare lahan perkebunan sawit, menjadi petaka bagi PT KLM. Perusahaan beroperasi…

Kamis, 09 Agustus 2018 10:36
Zein Alitamara Mufthihati, Gadis Kalteng Pencinta Seni Poster

Lima Master Piece Dipamerkan di Rusia

Masih ingat dengan Zein Alitamara Mufthihati? Ya. Wanita kelahiran 2 Desember 1991 itu, tak berhenti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .