MANAGED BY:
SENIN
19 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 16 November 2017 08:22
INGAT..!! PSK "Kepala Batu" Tidak Diberikan Bantuan
Kepala Dinsos Kotim Agus Tripurna Tangkasiang ketika menemui sejumlah awak media terkait rencana penutupan lokalisasi, Rabu (15/11). FOTO: RUSLI/KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT-Pekerja seks komersial (PSK) yang memilih bertahan alias tidak mau dipulangkan ke kampung halaman, dipastaikan tidak mendapat dana bantuan. Menariknya, tidak sedikit PSK yang memilih tidak menerima bantuan asalkan tetap menetap di Kotim alias tidak mau pulang ke kampung halaman. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kotim Agus Tripurna Tangkasiang membenarkan jika ada sejumlah PSK yang memastikan diri akan tetap bertahan dan tinggal di Kotim. 

Atas pilihan itu, pemerintah tidak dapat melarang, akan tetapi konsekuensinya tidak bisa lagi tinggal di kawasan lokalisasi. "Silakan jika tidak pulang, tapi tidak boleh menetap di lokasi lokalisasi yang sudah direlokasi. Sedangkan dana bantuan hanya diberikan kepada PSK yang bersedia pulang ke kampung halamannya,” tegas Agus, Rabu (15/11). Untuk para PSK yang memilih bertahan dan tidak pulang ke daerah asal mereka,  hanya akan mendapatkan pelatihan dan dibantu peralatan usaha.  "PSK yang tetap bertahan tidak kita berikan bantuan, karena bantuan itu gunanya untuk pemulangan," tandasnya.

Pada prinsipnya, lanjut Agus, bantuan itu diberikan untuk pemulangan para PSK, seperti ke wilayah Jawa, Kalimantan Selatan, Lombok, Bali hingga ke Sulawesi. Seorang PSK lokalisasi Pal 12 Sampit berinisial DW (37) memastikan tidak akan memilih pulang ke ke kampung halaman. Sebab dia bingung harus bekerja apa di kampung halaman, sementara uang yang dijanjikan pemerintah Rp 5 juta tidak cukup untuk apa-apa. “Saya pilih bertahan di Kotim saja. Kalau di kampung tidak ada pekerjaan. Lebih baik tinggal di Kotim dan mencari pekerjaan lain saja,” ujarnya. (sli/ang/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 15:48

Jambret 7 Kali, 4 Sukses, 3 Gagal

SAMPIT - Usai sudah aksi yang dilakukan E. Pria dengan postur tubuh subur ini tidak bisa berbuat banyak…

Sabtu, 17 November 2018 15:29

Tingkat Kelulusan CPNS Minim, Begini Penjelasan BKPP Kobar

PANGKALAN BUN – Tingkat kelulusan tes kompetensi dasar (TKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)…

Sabtu, 17 November 2018 15:24

Dua Hari, Ada Pemadaman Listrik Lamandau

NANGA BULIK -  Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Nanga Bulik akan melaksanakan pemeliharaan jaringan.…

Jumat, 16 November 2018 16:08

Truk CPO Tabrak Rumah dan Bengkel

SAMPIT - Truk tangki CPO warna kuning KH 8297 LN mengalami kecelakaan tunggal, Rabu siang (14/11). Diduga…

Rabu, 07 November 2018 09:50

Polisi Terus Buru Pelaku Penusukan

KUALA PEMBUANG - Hingga Selasa (6/11), pelaku penusukan terhadap Suladi (23) belum tertangkap. Polisi…

Rabu, 07 November 2018 09:34

Rem Blong, Escudo Seruduk Traffic Light

SAMPIT - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Achmad Yani, tepatnya di bundaran Pemda Kotim, Sampit,…

Senin, 05 November 2018 09:25

PATUT DICONTOH ! Uang Urunan Anggota Komunitas untuk Membantu Korban Kebakaran

BUNTOK- Hingga Sabtu (4/8) kemarin, bantuan bagi korban kebakaran Panti Asuhan Darurrahmah, Buntok terus…

Kamis, 01 November 2018 10:19

24 Ditilang, Didominasi Anak di Bawah Umur

KUALA PEMBUANG - Hari pertama razia yang dikakukan Satuan Lalu Lintas Polres Seruyan terkait Operasi…

Kamis, 01 November 2018 10:10

Kecelakaan Selalu Merenggut Korban Jiwa

PURUK CAHU-Masih cukup tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan, memaksa aparat kepolisian untuk menggelar…

Selasa, 30 Oktober 2018 10:58

Kebanyakan Anak-anak, Bupati Minta Bantuan Dinkes Kalteng

Sudah 25 orang yang terdeteksi menderita Demam Bersarah Dengue (DBD). Semuanya merupakan warga Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .