MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 14 November 2017 14:43
Enyu-enyu dan Tampahiring, Rumput untuk Pengobatan Tradisional
Tumbuhan Liar Ini Dipercaya Mampu Menyembuhkan Penyakit Ginjal
Herdi menunjukan tumbuhan Enyu-enyu (kiri) dan Tampahiring (kanan) yang dipercaya sebagai obat herbal yang mampu menyembuhkan penyakit ginjal, Jumat (3/11). (JERI / KALTENG POS)

PROKAL.CO, Cara pengobatan tradisional masih belum tergerus oleh kemajuan perkembangan zaman. Buktinya, meskipun sudah banyak pengobatan modern, namun pengobatan menggunakan obat-obatan herbal juga masih banyak digunakan.

JERI SP, Kasongan

 BANYAK tumbuhan liar yang hidup di sekitar masyarakat. Tidak sedikit di antaranya juga memiliki kegunaan bagi pengobatan. Tentunya, pengobatan dengan cara yang tradisional. Misalnya, rumput Enyu-enyu dan Tampahiring, yang dipercaya mampu menyembuhkan penyakit ginjal.

Konon, suku Dayak disebut kerap menggunakan kedua rumput ini untuk mengatasi masalah ginjal. Selayaknya obat herbal, keduanya diyakini cukup ampuh serta mampu menyembuhkan penyakit organ tubuh yang amat penting bagi manusia yakni ginjal.

Untuk mendapatkan tumbuhan berwarna hijau ini, sangatlah mudah. Lantaran, keduanya merupakan rumput liar yang bisa tumbuh di mana saja, sehingga mudah ditemukan. Mencarinya juga tidaklah sulit. Misalnya, rumput Enyu-enyu. Salah satu jenis tanaman semak ini biasanya ada di tepi jalan, atau pun juga pinggiran hutan. Tak jarang, masyarakat juga bisa menemukannya di sekitar pekarangan rumah atau tepi kampung, atau bisa sampai ke dalam hutan yang banyak semaknya. Demikian pula dengan rumput Tampahiring, tumbuhan berdaun tipis, dengan lebar kira-kira 2 cm dengan panjang biasanya 40-80 cm ini juga banyak tumbuh di sekitar masyarakat.

Warga Kota Kasongan, Kabupaten Katingan juga banyak mengenal keduanya sebagai obat tradisional. Menurut Herdi, salah satu warga mengatakan, pengobatan menggunakan kedua rumput itu sangatlah mudah. Hanya saja, ada perbedaan cara penyajian antar Enyu-enyu dan Tampahiring.

“Kalau Enyu-enyu, daun dan akarnya direbus dengan air panas. Namun kalau Tampahiring diambil ubinya untuk direbus,” kata Herdi yang dikenal memiliki pengetahuan tentang obat tradisional.

Selain mampu mengobati penyakit ginjal, menggunakan tumbuhan ini juga terbilang hemat biaya. Berapa biaya yang dikeluarkan seseorang untuk operasi ginjal? Itulah yang ada di benak penulis. Apalagi, membayangkan operasi yang dilakukan.

Kata Herdi, jika menggunakan obat ini, hanya dengan meminumnya secara rutin, dipercaya berkhasiat mampu menangani penyakit ginjal. “Sebenarnya, tidak perlu harus dengan cara operasi untuk penanganan penyakit ginjal. Asal yakin saja, dengan cara ini pasti sembuh dan ini memang sudah terbukti. Kecuali kalau memang kondisinya sudah parah,” sebut warga Jalan Pata, Kota Kasongan ini, ketika ditemui Kalteng Pos, Jumat (3/11).

Dengan sangat yakin pula, ia mengatakan, kalau warga juga banyak yang lebih mengandalkan obat kampung daripada harus melakukan operasi. “Kalau operasi tentu memerlukan biaya yang sangat besar. Tapi dengan cara ini, tinggal kita cari tanamannya saja,” tandasnya.(*/c3/nto)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:39
Menengok Tiga Pasutri yang Dikaruniai Anak pada Momen HUT ke-73 RI

Kelahiran Tak Terencana, Binggung Memberi Nama

Tidak semua pasangan suami istri (pasutri) yang beruntung, bisa dikaruniai anak bertepatan dengan momen…

Kamis, 16 Agustus 2018 09:44
Menumbuhkan Kembali Semangat Patriotisme dan Nasionalisme

Kibarkan Merah Putih di Sungai Seruyan

"Janganlah sekali-kali meninggalkan sejarah." Demikian kutipan yang pernah dikatakan Bung Karno. Tentang…

Rabu, 15 Agustus 2018 09:25
Melihat Suasana Sekolah Inklusi Pertama di Kalteng

Pelajaran Disesuaikan dengan Kemampuan

Terlahir sebagai anak berkebutuhan khusus, bukan sebuah pilihan. Bukan pula keinginan orang tua. Itu…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:42

Panjang Ratusan Meter Menyeberangi Sungai

Pembentangan bendera merah putih di 13 kabupaten dan satu kota mengawali euforia penyambutan Hari Kemerdekaan…

Senin, 13 Agustus 2018 10:33
Eicha, Peraih Golden Champion Perparawi Tingkat Nasional

Catatkan Diri dalam Sejarah Keikutsertaan Kontingen Kalteng

Prestasi membanggakan ditorehkan Eicha Cristy Gianella. Ketika mewakili kontingen Kalteng, putri asal…

Minggu, 12 Agustus 2018 11:57
Menengok Usaha Budi Daya Lebah Madu di Palangka Raya

Jual Pikap Demi 10 Kotak Sarang Mellifera

Petani lebah madu asal Kalampangan ini bernama Yoanes Budiyana. Madu produksinya punya label yang sudah…

Sabtu, 11 Agustus 2018 12:26
Memanfaatkan Bekas Peralatan Elektronik Menjadi Barang Unik

Kreativitas dan Karya dari Balik Penjara

Hidup di balik jeruji besi sudah pasti terisolasi. Terkurung dan terbatas dengan dunia luar. Namun,…

Jumat, 10 Agustus 2018 11:02
Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Perkebunan Sawit

PT KLM Terancam Tahanan, Denda, dan Izin Dicabut

Kebakaran seluas 511 hektare lahan perkebunan sawit, menjadi petaka bagi PT KLM. Perusahaan beroperasi…

Kamis, 09 Agustus 2018 10:36
Zein Alitamara Mufthihati, Gadis Kalteng Pencinta Seni Poster

Lima Master Piece Dipamerkan di Rusia

Masih ingat dengan Zein Alitamara Mufthihati? Ya. Wanita kelahiran 2 Desember 1991 itu, tak berhenti…

Rabu, 08 Agustus 2018 10:47
Susistiyono, Penginjil yang Buta setelah Kecelakaan

Kehilangan Pekerjaan dan Hidup Serba Keterbatasan

Susistiyono, seorang asisten pendeta harus kehilangan penglihatannya, usai kecelakaan tiga tahun silam.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .