MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 14 November 2017 14:43
Enyu-enyu dan Tampahiring, Rumput untuk Pengobatan Tradisional
Tumbuhan Liar Ini Dipercaya Mampu Menyembuhkan Penyakit Ginjal
Herdi menunjukan tumbuhan Enyu-enyu (kiri) dan Tampahiring (kanan) yang dipercaya sebagai obat herbal yang mampu menyembuhkan penyakit ginjal, Jumat (3/11). (JERI / KALTENG POS)

PROKAL.CO, Cara pengobatan tradisional masih belum tergerus oleh kemajuan perkembangan zaman. Buktinya, meskipun sudah banyak pengobatan modern, namun pengobatan menggunakan obat-obatan herbal juga masih banyak digunakan.

JERI SP, Kasongan

 BANYAK tumbuhan liar yang hidup di sekitar masyarakat. Tidak sedikit di antaranya juga memiliki kegunaan bagi pengobatan. Tentunya, pengobatan dengan cara yang tradisional. Misalnya, rumput Enyu-enyu dan Tampahiring, yang dipercaya mampu menyembuhkan penyakit ginjal.

Konon, suku Dayak disebut kerap menggunakan kedua rumput ini untuk mengatasi masalah ginjal. Selayaknya obat herbal, keduanya diyakini cukup ampuh serta mampu menyembuhkan penyakit organ tubuh yang amat penting bagi manusia yakni ginjal.

Untuk mendapatkan tumbuhan berwarna hijau ini, sangatlah mudah. Lantaran, keduanya merupakan rumput liar yang bisa tumbuh di mana saja, sehingga mudah ditemukan. Mencarinya juga tidaklah sulit. Misalnya, rumput Enyu-enyu. Salah satu jenis tanaman semak ini biasanya ada di tepi jalan, atau pun juga pinggiran hutan. Tak jarang, masyarakat juga bisa menemukannya di sekitar pekarangan rumah atau tepi kampung, atau bisa sampai ke dalam hutan yang banyak semaknya. Demikian pula dengan rumput Tampahiring, tumbuhan berdaun tipis, dengan lebar kira-kira 2 cm dengan panjang biasanya 40-80 cm ini juga banyak tumbuh di sekitar masyarakat.

Warga Kota Kasongan, Kabupaten Katingan juga banyak mengenal keduanya sebagai obat tradisional. Menurut Herdi, salah satu warga mengatakan, pengobatan menggunakan kedua rumput itu sangatlah mudah. Hanya saja, ada perbedaan cara penyajian antar Enyu-enyu dan Tampahiring.

“Kalau Enyu-enyu, daun dan akarnya direbus dengan air panas. Namun kalau Tampahiring diambil ubinya untuk direbus,” kata Herdi yang dikenal memiliki pengetahuan tentang obat tradisional.

Selain mampu mengobati penyakit ginjal, menggunakan tumbuhan ini juga terbilang hemat biaya. Berapa biaya yang dikeluarkan seseorang untuk operasi ginjal? Itulah yang ada di benak penulis. Apalagi, membayangkan operasi yang dilakukan.

Kata Herdi, jika menggunakan obat ini, hanya dengan meminumnya secara rutin, dipercaya berkhasiat mampu menangani penyakit ginjal. “Sebenarnya, tidak perlu harus dengan cara operasi untuk penanganan penyakit ginjal. Asal yakin saja, dengan cara ini pasti sembuh dan ini memang sudah terbukti. Kecuali kalau memang kondisinya sudah parah,” sebut warga Jalan Pata, Kota Kasongan ini, ketika ditemui Kalteng Pos, Jumat (3/11).

Dengan sangat yakin pula, ia mengatakan, kalau warga juga banyak yang lebih mengandalkan obat kampung daripada harus melakukan operasi. “Kalau operasi tentu memerlukan biaya yang sangat besar. Tapi dengan cara ini, tinggal kita cari tanamannya saja,” tandasnya.(*/c3/nto)


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun,…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka,…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau…

Rabu, 10 Oktober 2018 13:07
Peserta Yacht Rally Wonderful Sail to Indonesia 2018 “Mencicipi” Budaya Kalteng

Menikmati Atraksi di Kampung Pelangi

Setelah puas menikmati kesenian dan budaya khas Dayak, turis mancanegara…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:41
Melihat Pengembangan Pariwisata di Kobar

Tugu Palagan Sambi, Obyek Wisata Bernilai Sejarah

Destinasi wisata di Bumi Marunting Batu Aji—sebutan Kotawaringin Barat (Kobar),…

Senin, 08 Oktober 2018 09:25
Bambang, pemuda yang meresahkan Warga Kuala Pembuang

Pria Ini Berdoa Minta Gempa dari Atas Jembatan

Cari perhatian. Biar tenar. Momen gempa dianggap sebagai candaan. Hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .