MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 14 November 2017 14:31
Kalteng Siapkan 300 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek Pertanian
Mentan Amran Sulaiman (baju putih) ketika tiba di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, disambut Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (kanan) dan Danrem 102/Pjg Kolonel Arm M. Naudi Nurdika (kiri), Senin (13/11)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Tiga daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menjadi pusat padi organik. Tiga daerah tersebut adalah Kapuas (191.027 hektare), Pulang Pisau (100.565 hektare) dan Palangka Raya (6.408 hektare). Totalnya mencapai 298.000–300.000 hektare yang akan digunakan untuk pusat padi organik.

Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat berkunjung ke Palangka Raya, Senin (13/11). “Ada perintah khusus dari presiden menjadikan lumbung pangan padi organik di Kalteng, yaitu 300.000 hektare. Varietasnya nanti akan kita lihat mana yang disenangi konsumen, karena ini khusus untuk ekspor,” kata Andi Imran kepada wartawan setelah rapat koordinasi pangan dan percepatan perluasan untuk pengembangan pertanian organik seluas 300.000 ha pada lahan gambut di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, kemarin.

Dijelaskannya, 300.000 ha lahan itu terbagi di tiga daerah. Yakni Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau dan Palangka Raya. Tiga daerah tersebut akan diprioritaskan menjadi pusat padi organik. Tiga ratus ribu hektare arealnya sudah siap dan tinggal proses perizinannya saja. “Jadi tiga daerah itu menjadi pusat untuk padi organik,” ungkap pria kelahiran Bone, 27 April 1968 ini.

Selain itu, sambungnya, saat ini Indonesia sudah swasembada jagung. Bahkan Dua negara tetangga seperti Filipina dan Malaysia ingin membeli jagung dari Indonesia. “Saat ini Filipina dan Malaysia perlu 4 juta ton jagung. Kita akan siapkan di dalam negeri khususnya Kalteng, mudah-mudahan bisa dicapai 100.000 hektare,” harapnya.

Dia mengungkapkan, untuk menyukseskan program tersebut, Kementerian Pertanian akan memberi benih dan pupuk secara gratis hingga alat pertanian yang cocok untuk Kalteng. “Kami berikan pupuk dan benih gratis. Nilainya kurang lebih Rp200 miliar dan alat pertanian juga seperti traktor. Tadi saya kasih lima tetapi sepuluh diminta gubernurnya,” terangnya.

Selain padi organik dan jagung, Andi Imran juga mengatakan, Kementan fokus mengembangkan ternak sapi secara terus-menerus. “Kami senang ada pengusaha lokal di Kalteng yang ingin membangun sawah, jagung dan sapi. Kami berterima kasih. Dengan senang hati kami membantu untuk perizinan dengan Menteri KLHK dan Menteri ATR/BPN,” urainya.

Untuk menyukseskan hal tersebut, Andi akan membentuk tiga tim yang melibatkan semua pihak. Nanti tim khusus itu akan menangani jagung, padi dan sapi. “Ada tiga tim, untuk sapi, jagung dan padi organik. Tim harus terbentuk,” tegasnya.

Terkait tata ruang yang masih menjadi masalah di Kalteng, Andi Imran setuju dengan pernyataan gubernur, bahwa lahan diciptakan untuk manusia. “Saya akan sampaikan kepada presiden. Saya akan katakan kepada presiden, untuk izinkan kami yang membuat batasan-batasan hutan lindung atau hutan APL itu. Lahan harus dimanfaatkan seluas-luasnya untuk umat manusia,” katanya.

Sementara Gubernur H Sugianto Sabran mengatakan, dirinya siap menyediakan lahan yang diminta Kementan. Jika pun sampai 1 juta hektare, dia siap untuk mencarikan dan menyiapkannya. Rencananya proyek pertanian itu mulai digarap 2018. “Kami siap menyediakan lahan 300 ribu hektare. Bahkan 1 juta hektare pun siap,” tegas pria kelahiran Sampit 5 Juli 1973 ini. (uni/c3/ens/nto)


BACA JUGA

Minggu, 25 Februari 2018 08:56

Tiap Desa Wajib Miliki APK Portable

PANGKALAN BUN-Mulai meningkatnya kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kotawaringin…

Minggu, 25 Februari 2018 08:27

GEGER ! Warga Jabiren Ditemukan Tewas Jadi Mayat, Perut Sobek

PULANG PISAU-Masyarakat Desa Jabiren, Kecamatan Jabiren Raya, Pulang Pisau (Pulpis) geger. Jasad Marko…

Minggu, 25 Februari 2018 08:21

IRONIS ! Sebelum Gantung Diri Sempat Selfie dan Dikirim ke Istri

KALTENG sepertinya sedang dilanda aksi bunuh diri. Lagi, pemuda 30 tahun nekat mengakhiri hidupnya.…

Minggu, 25 Februari 2018 08:15

Banyak Aksi Gantung Diri, Ini Pemicunya

WAJAH berita di sejumlah media massa lokal Kalteng belakangan menyita perhatian. Banyaknya aksi gantung…

Minggu, 25 Februari 2018 08:03

CATAT ! ASN dan Honorer Direkomendasikan Dipecat

PALANGKA RAYA-Dilarangnya Aparatur Sipil Negara (ASN) terlibat politik praktis bukan cuma ancaman belaka.…

Jumat, 23 Februari 2018 10:12

Ribuan Potong Kayu Log Dilarutkan ke Sungai, Dibawa ke Bansaw

KUALA KAPUAS-Aparat Polres Kapuas dipimpin Kasatreskrim AKP Iqbal Sangaji dibantu Resmob Polda Kalteng…

Rabu, 21 Februari 2018 09:02

SIAP SIAP..!! Kalteng Siaga Darurat Karhutla

PALANGKA RAYA-Aroma gambut menyengat menjadi pertanda hari sudah pagi. Apalagi, kepulan asap kembali…

Minggu, 18 Februari 2018 09:01

Taufik Dipanggil untuk Klarifikasi

NANGA BULIK-Beredarnya kabar Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lamandau Taufik Hidayat diduga melakukan fitnah…

Kamis, 15 Februari 2018 08:38

PBB Nilai KPU Kapuas Tak Mengerti Aturan

PALANGKA RAYA-Putusan KPU Kapuas yang tidak meloloskan pasangan Muhammad Mawardi-Muhajirin, mengusik…

Minggu, 11 Februari 2018 07:03

Lagi Ketagihan, Rumah Sendiri Mau Dibakar

PALANGKARA RAYA-Seorang pria bernama Budi (40) warga Jalan Tambung Raya, Kelurahan Langkai, Kota Palangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .