MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 11 November 2017 13:42
Astaghfirullah..! Kakak Cantik Jadi Pengedar, Semua Keluarga Positif Narkoba

Termasuk Anak Usia 6 Tahun dan Bayi 16 Hari

NARKOBA: Kepala BNNK Kobar AKBP I Wayan Korna (kiri) saat menunjukkan Barang Bukti hasil tes urine dan Pelaku ST (kanan), di Kantor BNNK Kobar, Jumat (10/11). (RUSLAN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, DAMPAK narkoba terbukti bisa menyasar siapa saja, tak peduli jenis kelamin dan usia. Seperti yang terjadi di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Satu keluarga terpapar narkoba.

Bahkan mirisnya, akibat narkoba ini, termasuk bayi yang baru berusia 16 hari dan anak usia 6 tahun ikut terpapar. Hasil tes urine anak usia 6 tahun itu telah menyatakan positif mengandung narkoba.

Sementara sang bayi, masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Namun diduga kuat, bayi tak berdosa itu pun ikut terpapar.

Kejadian itu terungkap ketika Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Barat (Kobar) mengamankan seorang perempuan putus sekolah berinisial ST. Wanita 21 tahun itu menjadi kurir narkoba di rumah kontrakannya, Jalan Rajawali, Pangkalan Bun, Jumat (10/11).

Penangkapan terhadap ST bermula dari pengembangan kasus narkoba yang dilakukan BNNK setelah penangkapan seorang laki-laki berinisial TT, Selasa (7/10) lalu.

Saat menangkap ST, petugas juga mengamankan seorang wanita berusia 16 tahun bersama bayinya yang baru berusia 16 hari serta seorang anak laki-laki berusia 6 tahun. Mereka ditangkap dari rumah sewaan ST di Jalan Rajawali. Bayi tersebut belum diketahui statusnya, karena masih menunggu tes urine.

Sementara dua orang yang berusia 16 tahun dan 6 tahun itu diamankan karena hasil tes urinenya positif narkoba. Keduanya merupakan adik kandung ST. Diduga, bayi 16 bulan itu terdeteksi positif narkoba karena terpapar, akibat penggunaan sabu yang dilakukan dalam rumah itu. Mengingat tempat tinggal mereka minim ventilasi udara.

Kepala BNNK Kobar I Wayan Korna mengatakan, tiga kakak beradik serta satu keponakanya ini terjerumus ke lembah narkoba, karena broken home. Mereka tinggal sendiri di kontrakan. Ibunya, Len bercerai dengan ayahnya. Len saat ini sedang menjalani masa hukuman di Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun karena terlibat kasus narkoba. Sedangkan Aleng (ayah tiri) juga menjalani tahanan di Rutan LPSUSTIK Kasongan karena kasus yang sama.

"Ini peringatan bagi kita, kalau dalam keluarga terjadi permasalahan berdampak bagi anak-anaknya juga. Contohnya mereka ini. Ayah dan ibunya sudah masuk LP, akhirnya anak bingung harus menanggung adik-adiknya umur 16 dan 6 tahun, dan terpaksa menjadi kurir narkoba," ujar Wayan kapada Kalteng Pos di Kantor BNNK Kobar, Jumat (10/11).

Terkait hal ini, BNNK akan berkoordinasi dangan Dinas Sosial Kobar, untuk penanganan lebih lanjut anak di bawah umur serta balita tersebut. "Berkaitan dengan keluarga mereka, kita akan koordinasi dangan pihak terkait karena adik pelaku ini juga seorang perempuan dan tidak memiliki pekerjaan, sementara dia sudah memiliki bayi (tanpa ayah) yang baru berumur 16 hari," jelasnya.

Untuk ST sendiri, karena tidak ditemukan barang bukti, hanya positif pengguna narkoba, sehingga yang bersangkutan akan menjalani rehabilitasi oleh BNNK Kobar. "ST akan dilakukan assesment oleh BNNK," tegasnya.

ST sendiri mengaku terpaksa menjadi kurir narkoba karena terhimpit kebutuhan ekonomi, lantaran harus menanggung kebutuhan sehari-harinya dan adik-adik. "Cuma sesekali kalau disuruh orang ngantarin barang (sabu), ya saya antarkan. Ngak setiap hari juga. Sekali antarkan (sabu) biasanya dikasih Rp300 ribu untuk mencukupi biaya hidup," kata ST saat dikonfirmasi awak media di Kantor BNNK Kobar, kemarin.

ST mengaku kenal narkoba dari ibunya yang saat ini sudah menjalani hukuman di penjara. Ia tidak menampik kalau dirinya sebagai pengguna narkoba aktif sejak beberapa tahun lalu. "Saya memang pemakai, tapi kadang-kadang saja, pas diajakin teman. Karena kalau beli sendiri tidak ada uangnya," ungkapnya. (*lan/c3/ens/nto)

 


BACA JUGA

Selasa, 03 Juli 2018 12:01

Uang Pemda yang Disimpan di BTN Raib, Mantan Bupati Katingan Tersangka

erjalanan hidup mantan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie menarik untuk diikuti. Pernah menghiasai media…

Minggu, 01 Juli 2018 12:42

Dua TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang

PALANGKA RAYA - Sesuai rekomendasi Panwaslu, dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Palangka…

Sabtu, 30 Juni 2018 20:53

Proyek Miliaran Rupiah Mangkrak

Taman dan pusat kuliner Tunggal Sanggomang, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mangkrak. Hingga kini…

Rabu, 13 Juni 2018 23:05

Sudah 17 Ribu Lebih Pemudik Lewat Kumai

Sementara itu, pada H-4, ribuan penumpang membanjiri kawasan Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten…

Senin, 11 Juni 2018 19:18

Berani Tempeleng Amien Rais, Sigit Mengaku Hanya Guyon

PALANGKA RAYA–Setelah komentarnya di media sosial facebook, Minggu (10/6) siang mendapat tanggapan…

Senin, 11 Juni 2018 18:37

Ancam Amien Rais, BMPAN Kalteng Laporkan Sigit ke Polisi

PALANGKA RAYA – Puluhan anggota Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BMPAN), Senin (11/6) siang…

Minggu, 10 Juni 2018 10:29

Walhi: PBS Minim Kontribusi, Banyak Aturan tapi Tidak Digunakan

PALANGKA RAYA-Banyaknya konflik antar masyarakat dengan Perusahaan Besar Swasta (PBS) di Bumi Tambun…

Minggu, 03 Juni 2018 00:44

PARAH..!! Rusuh di PT IMK Sudah Dua Kali, Ini Kerugian yang Dihasilkan

PURUK CAHU-Bentrokan antara warga dan perusahaan serta aparat keamanan di PT Indo Muro Kencana (IMK)…

Minggu, 03 Juni 2018 00:12

Rusuh di PT IMK, Kabag Ops Polres Mura dan Tiga Balita Terluka

PURUK CAHU - Bentrokan yang terjadi antara aparat keamanan dan warga di kawasan PT Indo Muro Kencana…

Sabtu, 02 Juni 2018 23:53

PT IMK Mencekam, Warga Vs Aparat Keamanan Bentrok

PURUK CAHU–Memanasnya suasana di antara warga dan PT Indo Muro Kencana (IMK), di Kabupaten Murung …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .