MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Sabtu, 11 November 2017 13:21
Walaah... Merasa Tak Dihargai Saat Pidato, Dandim Tampar Kades

PROKAL.CO, KOMANDAN Distrik Militer (Dandim) 0720/Rembang Letkol Inf Darmawan Setiady menjadi bahan omongan setelah menampar Kepala Desa (kades) Jambangan, M. Hilaludin.

Tamparan itu dilakukan di tengah rapat koordinasi pengawasan dana desa yang digelar di Pendapa Museum Kartini, Jumat (10/11) kemarin.

Sang kades ditampar karena dianggap tidak menghormati dandim ketika sambutan. Kades Hilal tampak leyeh-leyeh ketika dandim sedang berpidato. Hal itu membuat dandim geram dan langsung memanggil dan menamparnya.

Semula, rapat koordinasi (rakor) pengawasan dana desa di Pendapa Museum Kartini berjalan normal. Satu per satu pejabat terkait memberikan sambutan dan paparannya.

Mulai dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Sulistiyono sebagai yang punya acara; Bupati Rembang Abdul Hafidz; serta Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso.

Dandim 0720/Rembang Letkol Inf Darmawan Setiady mendapat kesempatan sambutan terakhir. Namun di tengah-tengah sambutan, dandim memanggil Kepala Desa Jambangan, Sarang, M. Hilaludin.

Dandim langsung menunjuk Hilal dan memintanya maju ke depan dengan nada tinggi. Kades Hilal kemudian berdiri di samping dandim yang ada di podium. Hilal kemudian ditampar oleh dandim. Ironisnya, kejadian itu terjadi tepat di Hari Pahlawan Nasional. Dandim pun masih mengenakan searagam pakaian dinas upacara (PDU).

Perasaan kaget bercampur takut menghantui Kades Hilal ketika diminta dandim maju ke depan. Hilal ditampar sekali di pipi kanan. Usai ditampar, dandim mengatakan Hilal merupakan salah satu contoh yang tak patut ditiru. Sebab, dia leyeh-leyeh ketika dandim sambutan.

Usai insiden tersebut, para kades se-Kabupaten Rembang yang hadir langsung walk out meninggalkan lokasi acara. Namun Bupati Rembang Abdul Hafidz menengahinya. Bupati meminta para kades yang sudah berhamburan kembali ke tempat duduk masing-masing.

Upaya mediasi dilakukan bupati di pendapa. Dandim kemudian meminta maaf ke Kades Hilal yang ditampar dan ke semua kades yang hadir. Keduanya sempat berpelukan di hadapan para kades dan forkompinda.

Kades Jambangan, M. Hilaludin mengungkapkan, sempat bertanya kepada dandim apa kesalahannya hingga ditampar. Dandim pun menjawab dia tiduran di kursi ketika dirinya sedang sambutan. ”Saya sempat tanya, Pak Dandim apa salah saya? Kemudian dijawab salah saya leyeh-leyeh ketika dandim sambutan. Lha wong saya ini capek Pak. Semalam baru tidur pukul 02.00,” jelas Hilal.

Usai salat Jumat, mediasi kembali digelar di rumah dinas bupati Rembang. Kali ini, mediasi digelar secara tertutup. Dihadiri beberapa pihak. Di antaranya, bupati, wakil bupati, dandim, kapolres dan perwakilan dari kepala desa.

Ketua Paguyuban Kades se-Kabupaten Rembang Jidan Gunorejo mengungkapkan, dari hasil mediasi itu disepakati permasalahan tersebut tak akan dibawa ke ranah hukum. Baik ke kepolisian maupun ke Detasemen Polisi Militer (Denpom).

”Intinya kades se-Kabupaten Rembang tidak akan menuntut dan memaafkan, tapi ada syaratnya. Kades tak mau bekerja sama lagi dan berharap dandim dipindah,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kades Hilal yang ditampar. Dia sudah memaafkan dandim. Dia juga tak akan membawa masalah itu ke ranah hukum. Namun, Hilal sangat menyayangkan tindakan dandim. ”Sebagai pemimpin, pejabat tinggi saya menyayangkan hal itu dilakukan,” imbuhnya.

Dandim 0720/Rembang Letkol Inf Darmawan Setiady mengungkapkan, secara pribadi sudah meminta maaf kepada Hilal. Dia juga berharap tidak ada permasalahan lagi. ”Mudah-mudahan tidak ada masalah lagi. Secara personal saya sudah minta maaf ke yang bersangkutan,” ungkap dandim. (ks/lid/lil/aji/jpr)


BACA JUGA

Selasa, 14 November 2017 14:04

Wah..yang Bener Nih, Mbak Mega Ingin Maju di Pilkada?

ADA yang menarik dalam acara pengumuman calon gubernur dan wakil gubernur Bali yang digelar PDIP. Ketum…

Selasa, 14 November 2017 14:00

Komisioner KPU Dilarang Merangkap Anggota Ormas

SELURUH anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang ada di Indonesia, baik di pusat maupun di daerah diminta…

Kamis, 02 November 2017 23:36

KPU Akan Pantau Kebijakan Petahana

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memantau petahana yang akan maju pada Pilkada Bekasi 2018. Salah satu…

Minggu, 29 Oktober 2017 12:01

Zulkifli Hasan: Pemuda Harus Rajin dan Berani Bersaing

YOGYAKARTA - Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BMPAN) Kalimantan…

Selasa, 26 September 2017 23:10

KPK Resmi Tetapkan Bupati Kukar Sebagai Tersangka

BUPATI Kutai Kertanegara Rita Widyasari resmi berstatus tersangka, Selasa (26/9). Rita Widyasari ditetapkan…

Jumat, 22 September 2017 22:25

Hasil Pemilu 2019, Diprediksi Hanya Segini Parpol yang Lolos ke Senayan

KEBERADAAN Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu akan mengurangi peluang partai politik kecil lolos…

Senin, 18 September 2017 16:17

Proses Pilkada Harus Diluruskan

JAKARTA-Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyatakan peraturan terkait proses…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .