MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 11 November 2017 07:47
Ketika Pelanggan Tidak Mau Bayar “Jasa Cinta”
Perempuan Bertato Ditusuk, Barang Berharga Dijarah
ST (40) terpaksa mendapat perawatan di RSUD dr Murjani usai menjadi korban penusukan, Jumat (10/11). //SONY/KALTENG POS

PROKAL.CO, Seorang perempuan inisial ST (40) berlumuran darah di sekujur tubuhnya, perempuan bertato yang diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) ini menjadi korban penganiayaan orang misterius di dalam kamar hotel.  

SONY, Sampit

ST harus mendapat perewatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, Jumat (10/11) sekitar pukul 12.30 WIB. Perempuan ini mengalami luka berat di bagian perut yang mengenai ulu hatinya. Ketika berada di rumah sakit, ST belum bisa diajak berkomunikasi dan terlihat masih shock atas kejadian yang baru saja dialaminya.

Perempuan yang memiliki tato di tangan kanannya tersebut diketahui merupakan salah satu penghuni kamar di salah satu Hotel Jalan Usman Harun, Baamang Hilir, Sampit. Tiba-tiba seorang pria misterius yang diduga pelanggannya masuk ke dalam kamar.  Tidak lama setelah masuk ke dalam kamar, menurut informasi dari sumber di lapangan, terdengar ada cekcok antara ST dengan pria tersebut hingga ST dicekik lehernya. Mendapat serangan tersebut, ST diketahui sempat melakukan perlawanan. Mendapat perlawanan sang pria langsung mengeluarkan badik dan menusuk perut ST secara membabi buta.

Melihat ST sudah tak berdaya, sang pria langsung menjarah harta milik korban yakni HP dan kalung korban. Kejadian ini diduga sang pria tidak mau membayar “Jasa Cinta” dengan ST sehingga melakukan penusukan.

Kapolsek Baamang Agus Tringgono melalui Kanitreskrim Ipda Sriono membenarkan kasus ini dan saat ini pelaku masih dalam pengejaran. Sedangkan korban sudah dirawat dan dilakukan pemeriksaan secara intensif. Korban yang juga warga Desa Bapinang Hulu Kecamatan Mentaya Hilir Utara masih enggan dimintai keterangan karena kondisinya shock.  “Pelaku  informasinya merasa kewalahan sehingga mengeluarkan badik dan menusuk korban sebanyak dua kali mengenai bagian perut serta ulu hati. Usai menusuk pelaku juga mengambil hp dan kalung milik korban,”katanya.

Sriono menambahkan, untuk dugaan motif sendiri pihaknya masih mendalami, tetapi informasi yang didapat polisi dugaan sementara akibat permasahan pembayaran “Jasa Cinta” Walaupun demikian polisi masih mendalami untuk melakukan kepastian terhadap motif yang dilakukan oleh pelaku. Saat ini pihaknya bersama dengan anggota melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sudah dikantongi identitasnya. Selain badik, polisi juga mengamankan sprei yang berlumuran darah.“Kami minta pelaku agar segera menyerahkan diri, kalau tidak akan dilakukan tindakan tegas,”ujarnya. (ala/dar)


BACA JUGA

Senin, 15 Januari 2018 06:57
Ketika Peredaran Miras di Pangkalan Lada Masih Marak

Pemain Lama Tak Jera, Terancam Denda Rp50 Juta

Peredaran Minuman Keras (Miras) di Kecamatan Pangkalan Lada sepertinya masih ada, meskipun diam-diam,…

Jumat, 12 Januari 2018 09:40
Yani, Penderita Gizi Buruk Ditinggal Ayah Tirinya

Diduga Korban Eksploitasi, Uang Sumbangan Dibawa Pergi

Perjalanan hidup Yani Ato (6), gadis kecil asal pulau Soe Nusa Tenggara Timur (NTT), yang didiagnosa…

Kamis, 11 Januari 2018 07:30
Ketika Rumah Makan Korban Pelakor Jadi Viral

Siapkan Menu Tumini hingga Janda Gemes

Istilah Zaman Now dan Perebut Laki Orang (Pelakor) adalah kata-kata yang ngetren saat ini. Bagi Lia…

Minggu, 07 Januari 2018 05:55
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak (2/Habis)

Kalapapa Membuat Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit halaban (dalam bahasa Dayak disebut kalapapa) memiliki khasiat ampuh. Tak…

Sabtu, 06 Januari 2018 11:42
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak

Bisa Sembuhkan Amandel hingga Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit kayu halaban (dalam bahasa Dayak disebut kayu kalapapa) memiliki khasiat ampuh.…

Sabtu, 06 Januari 2018 09:12
Menelisik Kehidupan Perkampungan Terisolir

Dambakan Kesejahteraan, 80 Tahun tak Teraliri Listrik dan Air Bersih

Warga di Dusun Cempedak, RT 33, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan,  Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 05 Januari 2018 07:39
Cara Keluarga Pemulung Tunanetra Bertahan Hidup

Suami Narik Gerobok, Istri sebagai Pemandu Jalan

Keterbatasan yang dimiliki oleh kakek Hamid (75) tidak menyurutkan semangatnya mencari nafkah, di usia…

Kamis, 04 Januari 2018 08:49
Bangunan Bergaya Eropa Perpaduan China Nasibmu Kini

Cikal Bakal Pendidikan Kobar, Lahirkan Tokoh-tokoh Terkenal

Bangun kuno peninggalan Jepang masih berdiri di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dari bangunan…

Rabu, 03 Januari 2018 07:45
Rahasia Sukses Usaha Pandai Besi di Pangkalan Lada

Awalnya Terkendala Modal Kini Beromzet Ratusan Juta

Di tengah senjakalanya, ternyata usaha pandai besi masih menjadi bisnis yang menjanjikan di Kalteng.…

Selasa, 02 Januari 2018 08:10
Ketika Teror Jambret Semakin Marak di Sampit

Pelakunya Masih Remaja, Kaum Perempuan Jadi “Mangsa”

Masyarakat Kota Sampit, sepertinya harus lebih waspada ketika berkendara. Terutama jangan lengah menyimpan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .