MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 08 November 2017 09:31
PDAM Harus Didorong untuk Berkembang

Tarif akan Disesuaikan Standar

Plt Sekda Sukamara, Sutrisno saat membuka workshop di Aula Kantor Bupati, Selasa (7/11). //ENNY/KALTENG POS

PROKAL.CO, SUKAMARA – Tarif air minum yang diberlakukan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sukamara, hingga saat ini masih belum sesuai standar. Hal itu berdasarkan evaluasi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalimantan Tengah. Belum sesuainya tarif PDAM Sukamara tersebut, disebabkan masih adanya subsidi yang dikucurkan pemerintah daerah setempat. Karena itu, dinilai perlu segera dilakukan penyesuaian tarif agar perusahaan daerah itu juga dapat berkembang.

Untuk menyesuaikan tarif sehingga berdampak meningkatnya kualitas pelayanan, maka digelar workshop penerapan tarif full cost recovery pada PDAM Kabupaten Sukamara.“Tarif rata-rata harus dapat menutup biaya dasar, namun apabila pilihan penyesuaian tarif tidak dilakukan maka pemerintah daerah wajib menyediakan kebijakan subsidi untuk menutupi kekurangan selisih tarif ini,” ujar Plt Sekda Sukamara, Sutrisno saat membuka workshop di aula kantor bupati, Selasa (7/11).

Menurut Sutrisno, air minum merupakan kebutuhan pokok minimal. Karena itu PDAM sebagai penyedia air minum, harus didorong untuk berkembang. “Harapannya denganm penerapan tarif baru nanti bisa berdampak pada subsidi yang diberikan kemasyarakat,” ujar dia. “Selain itu saya juga menekankan agar adanya manajemen pengelolaan yang baik,” imbuh Sutrisno.

Untuk meningkatkan jumlah dan minat masyarakat untuk menjadi pelanggan maka upaya promosi bisa dilakukan dengan memberikan informasi yang lengkap dan jelas terkait pelayanan yang diberikan.“Dengan produksi air yang berkualitas sesuai dengan standar maka masyarakat tidak ragu untuk menjadi pelanggan,” tukas Sutrisno.

Berdasarkan laporan evaluasi kinerja PDAM Sukamara tahun 2016 oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalimantan Tengah bahwa rata-rata harga jual (tarif) air sebesar Rp 1.827,88/M3 sedangkan harga pokok air sebesar Rp 6.092,25/M3 ada selisih Rp 4.264,37 sehingga harga jual berlaku belum dapat menutup biaya secara penuh. (enn/nto/dar)


BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 10:52

Astra Grup Lestarikan Budaya Dayak Tomun

PANGKALAN BUN- PT Surya Indah Nusantara Pagi (PT SINP)-PT Persada…

Senin, 19 November 2018 10:41

Tiga Gedung BPS Diresmikan

NANGA BULIK- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Suharianto meresmikan…

Senin, 19 November 2018 10:35
Di Balik Penghargaan Hijau Perak yang Diraih TNTP

Berikan Dampak Ekonomi Masyarakat, Kalahkan Taman Nasional Bali Barat

Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) meraih penghargaan “Hijau Perak”. Destinasi…

Senin, 19 November 2018 10:31

Waspada ! Hujan Berpotensi Banjir

SAMPIT- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kotim memperkirakan untuk…

Senin, 19 November 2018 10:25

INGAT YA ! Kecelakaan Berawal dari Adanya Pelanggaran

SAMPIT-Mentaati peraturan dan tata tertib lalu lintas di jalan raya…

Sabtu, 17 November 2018 15:48

Jambret 7 Kali, 4 Sukses, 3 Gagal

SAMPIT - Usai sudah aksi yang dilakukan E. Pria dengan…

Sabtu, 17 November 2018 15:29

Tingkat Kelulusan CPNS Minim, Begini Penjelasan BKPP Kobar

PANGKALAN BUN – Tingkat kelulusan tes kompetensi dasar (TKD) Calon…

Sabtu, 17 November 2018 15:24

Dua Hari, Ada Pemadaman Listrik Lamandau

NANGA BULIK -  Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Nanga Bulik…

Jumat, 16 November 2018 16:08

Truk CPO Tabrak Rumah dan Bengkel

SAMPIT - Truk tangki CPO warna kuning KH 8297 LN…

Rabu, 07 November 2018 09:50

Polisi Terus Buru Pelaku Penusukan

KUALA PEMBUANG - Hingga Selasa (6/11), pelaku penusukan terhadap Suladi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .