MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 08 November 2017 07:30
Ketika Warga Menagih Kompensasi Lahan Plasma
Portal Jalan Perusahaan, Polres Fasilitasi Mediasi
Kapolres Lamandau AKBP Andhika K Wiratama (pakai topi) datangi massa yang portal jalan. //HUMAS POLRES FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, Persoalan antara perusahaan perkebunan dan masyarakat masih saja terjadi, seperti di Kabupaten Lamandau. Dimana sebanyak 60 warga Desa Guci Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau, Senin malam (6/11) memortal jalan menuju PT Menthobi Makmur Lestari (MML).

==============

PEMORTALAN tersebut terkait pencairan kompensasi lahan plasma TM II (Tanaman Menghasilkan II) agar cepat direalisasikan. Kapolres Lamandau AKBP Andhika K Wiratama bersama perwira dan anggotanya langsung turun ke lokasi untuk menenangkan massa serta mediasi, sehingga ada solusi terbaik.“Kita sampaikan kepada masyarakat untuk melakukan mediasi besok hari Selasa (7/11) di Joglo Polres Lamandau dengan dihadiri pihak /instansi guna mencari solusi agar permasalahan tersebut dapat segera terselesaikan,” tegas Kapolres Lamandau AKBP Andhika K Wiratama.

Warga mengakui, sebelumnya telah ada pertemuan antara masyarakat Desa Guci dengan manajemen PT. MML 6 Oktober 2017 lalu yang membahas terkait kompensasi plasma TM II dan telah disepakati. Pihak desa telah membentuk Tim 15 untuk mengurus proses penyusunan Draf MoU kompensasi tersebut, namun Tim 15 dianggap lamban bekerja.“Ditambah kendala pimpinan PT MML yang berhalangan (sakit), sehingga proses penandatanganan tertunda yang membuat masyarakat Desa Guci melakukan aksi portal tersebut," kata warga enggan sebutkan namanya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Lamandau menyampaikan kepada masyarakat Guci, agar bersedia membuka portal dan membubarkan diri. Kemudian masyarakat Guci bersedia dan menerima tawaran untuk melakukan mediasi di Joglo Polres Lamandau. Sekitar pukul 21.00 WIB masyarakat membongkar portal dan tenda kemudian membubarkan diri.

Selasa (7/11) dilaksanakan mediasi dihadiri Wakapolres Lamandau Kompol Imam Riyadi dan perwakilan Pemkab Lamandau, perusahaan serta masyarakat Guci. Warga menegaskan sesuai perjanjian tanggal 10 November 2017 pencairan kompensasi lahan plasma dapat direalisasikan. "Pihak PT MML belum juga merealisasikan dana kompensasi tersebut, maka kami masyarakat anggota plasma Desa Guci akan kembali melakukan pengklaiman kebun kelapa sawit PT MML yang masuk wilayah Desa Guci" tulis masyarakat anggota plasma Desa Guci dalam lembaran surat pernyataan sikap.

Sementara itu, Kamal yang menjadi utusan PT MML dalam sesi mediasi tersebut menjelaskan pada dasarnya perusahaan komit, terkait permohonan masyarakat yang meminta direalisasikan pada tanggal 10 November 2017, "Setelah kita putuskan dengan sikap manajemen masyarakat menerima," jelasnya.

Namun yang paling penting poin pertama mereka harus melengkapi semua administrasi, poin kedua akan dilakukan penanandatanganan MoU tanggal 28 November setelah itu baru ada pencarian. "Harapan saya diakhir November ini semuanya clear," pungkas Kamal. (alh/ala/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:05
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun,…

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .