MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 08 November 2017 07:30
Ketika Warga Menagih Kompensasi Lahan Plasma
Portal Jalan Perusahaan, Polres Fasilitasi Mediasi
Kapolres Lamandau AKBP Andhika K Wiratama (pakai topi) datangi massa yang portal jalan. //HUMAS POLRES FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, Persoalan antara perusahaan perkebunan dan masyarakat masih saja terjadi, seperti di Kabupaten Lamandau. Dimana sebanyak 60 warga Desa Guci Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau, Senin malam (6/11) memortal jalan menuju PT Menthobi Makmur Lestari (MML).

==============

PEMORTALAN tersebut terkait pencairan kompensasi lahan plasma TM II (Tanaman Menghasilkan II) agar cepat direalisasikan. Kapolres Lamandau AKBP Andhika K Wiratama bersama perwira dan anggotanya langsung turun ke lokasi untuk menenangkan massa serta mediasi, sehingga ada solusi terbaik.“Kita sampaikan kepada masyarakat untuk melakukan mediasi besok hari Selasa (7/11) di Joglo Polres Lamandau dengan dihadiri pihak /instansi guna mencari solusi agar permasalahan tersebut dapat segera terselesaikan,” tegas Kapolres Lamandau AKBP Andhika K Wiratama.

Warga mengakui, sebelumnya telah ada pertemuan antara masyarakat Desa Guci dengan manajemen PT. MML 6 Oktober 2017 lalu yang membahas terkait kompensasi plasma TM II dan telah disepakati. Pihak desa telah membentuk Tim 15 untuk mengurus proses penyusunan Draf MoU kompensasi tersebut, namun Tim 15 dianggap lamban bekerja.“Ditambah kendala pimpinan PT MML yang berhalangan (sakit), sehingga proses penandatanganan tertunda yang membuat masyarakat Desa Guci melakukan aksi portal tersebut," kata warga enggan sebutkan namanya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Lamandau menyampaikan kepada masyarakat Guci, agar bersedia membuka portal dan membubarkan diri. Kemudian masyarakat Guci bersedia dan menerima tawaran untuk melakukan mediasi di Joglo Polres Lamandau. Sekitar pukul 21.00 WIB masyarakat membongkar portal dan tenda kemudian membubarkan diri.

Selasa (7/11) dilaksanakan mediasi dihadiri Wakapolres Lamandau Kompol Imam Riyadi dan perwakilan Pemkab Lamandau, perusahaan serta masyarakat Guci. Warga menegaskan sesuai perjanjian tanggal 10 November 2017 pencairan kompensasi lahan plasma dapat direalisasikan. "Pihak PT MML belum juga merealisasikan dana kompensasi tersebut, maka kami masyarakat anggota plasma Desa Guci akan kembali melakukan pengklaiman kebun kelapa sawit PT MML yang masuk wilayah Desa Guci" tulis masyarakat anggota plasma Desa Guci dalam lembaran surat pernyataan sikap.

Sementara itu, Kamal yang menjadi utusan PT MML dalam sesi mediasi tersebut menjelaskan pada dasarnya perusahaan komit, terkait permohonan masyarakat yang meminta direalisasikan pada tanggal 10 November 2017, "Setelah kita putuskan dengan sikap manajemen masyarakat menerima," jelasnya.

Namun yang paling penting poin pertama mereka harus melengkapi semua administrasi, poin kedua akan dilakukan penanandatanganan MoU tanggal 28 November setelah itu baru ada pencarian. "Harapan saya diakhir November ini semuanya clear," pungkas Kamal. (alh/ala/dar)


BACA JUGA

Senin, 15 Januari 2018 06:57
Ketika Peredaran Miras di Pangkalan Lada Masih Marak

Pemain Lama Tak Jera, Terancam Denda Rp50 Juta

Peredaran Minuman Keras (Miras) di Kecamatan Pangkalan Lada sepertinya masih ada, meskipun diam-diam,…

Jumat, 12 Januari 2018 09:40
Yani, Penderita Gizi Buruk Ditinggal Ayah Tirinya

Diduga Korban Eksploitasi, Uang Sumbangan Dibawa Pergi

Perjalanan hidup Yani Ato (6), gadis kecil asal pulau Soe Nusa Tenggara Timur (NTT), yang didiagnosa…

Kamis, 11 Januari 2018 07:30
Ketika Rumah Makan Korban Pelakor Jadi Viral

Siapkan Menu Tumini hingga Janda Gemes

Istilah Zaman Now dan Perebut Laki Orang (Pelakor) adalah kata-kata yang ngetren saat ini. Bagi Lia…

Minggu, 07 Januari 2018 05:55
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak (2/Habis)

Kalapapa Membuat Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit halaban (dalam bahasa Dayak disebut kalapapa) memiliki khasiat ampuh. Tak…

Sabtu, 06 Januari 2018 11:42
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak

Bisa Sembuhkan Amandel hingga Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit kayu halaban (dalam bahasa Dayak disebut kayu kalapapa) memiliki khasiat ampuh.…

Sabtu, 06 Januari 2018 09:12
Menelisik Kehidupan Perkampungan Terisolir

Dambakan Kesejahteraan, 80 Tahun tak Teraliri Listrik dan Air Bersih

Warga di Dusun Cempedak, RT 33, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan,  Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 05 Januari 2018 07:39
Cara Keluarga Pemulung Tunanetra Bertahan Hidup

Suami Narik Gerobok, Istri sebagai Pemandu Jalan

Keterbatasan yang dimiliki oleh kakek Hamid (75) tidak menyurutkan semangatnya mencari nafkah, di usia…

Kamis, 04 Januari 2018 08:49
Bangunan Bergaya Eropa Perpaduan China Nasibmu Kini

Cikal Bakal Pendidikan Kobar, Lahirkan Tokoh-tokoh Terkenal

Bangun kuno peninggalan Jepang masih berdiri di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dari bangunan…

Rabu, 03 Januari 2018 07:45
Rahasia Sukses Usaha Pandai Besi di Pangkalan Lada

Awalnya Terkendala Modal Kini Beromzet Ratusan Juta

Di tengah senjakalanya, ternyata usaha pandai besi masih menjadi bisnis yang menjanjikan di Kalteng.…

Selasa, 02 Januari 2018 08:10
Ketika Teror Jambret Semakin Marak di Sampit

Pelakunya Masih Remaja, Kaum Perempuan Jadi “Mangsa”

Masyarakat Kota Sampit, sepertinya harus lebih waspada ketika berkendara. Terutama jangan lengah menyimpan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .