MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 08 November 2017 06:58
Ancam Demo Lebih Besar, Warga Minta PT SMG Angkat Kaki
Warga Desa Laman Baru dan Ajang saat melakukan aksi di Kantor PT SMG Lamandau, Senin (7/11). //WARGA LAMAN BARU FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, SUKAMARA–Selama 10 tahun lebih masyarakat di Desa Laman Baru dan Ajang, Kecamatan Permata Kecubung terbuai janji manis PT Sumber Mahardika Graha (SMG) untuk memberikan plasma. Hingga saat ini hal tersebut belum juga terealisasi. Hal ini membuat warga meminta perusahaan agar segera angkat kaki dari daerahnya.

Camat Permata Kecubung Qomaruddin mengatakan, selama ini telah dilakukan mediasi antara pihak perusahaan dan masyarakat yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Sukamara, namun tidak menemukan titik temu, sehingga kemarahan warga memuncak pada Senin (6/11) dengan melakukan aksi demonstrasi damai di depan Kantor Perwakilan PT SMG Lamandau.“Aski kemarin merupakan aspirasi masyarakat, karena sudah terlalu lama menunggu. Sedangkan pemerintah sudah melakukan upaya untuk menyelesaikan masalah ini dengan melakukan mediasi antara kedua belah pihak,” ujar Qomaruddin, Selasa (7/11).

Sementara itu Kepala Desa Laman Baru Mono mengatakan permasalahan antara warga Desa Laman Baru dan Ajang sudah sejak tahun 2012 lalu, sampai saat ini dan selama itu juga pemerintah daerah Kabupaten Sukamara telah melakukan berbagai upaya untuk memecahkan masalah tersebut.“Selama ini pmerintah daerah sudah memfasilitasi bahkan sudah pernah rapat di tingkat provinsi yang difasilitasi oleh Dishutbun Provinsi, tapi memang tidak ada iktikat baik dari perusahaan untuk memenuhi kewajibannya,” ungkap Mono.

Lanjutnya, Warga Desa Laman Baru dan Ajang memberi tenggat waktu tiga hari bagi perusahaan agar dapat merealisasikan tuntutan warga berupa 20 persen kebun plasma. “Apabila dalam tiga hari tuntutan masyarakat tidak direalisasikan maka kami akan melakukan demo kembali dengan jumlah yang lebih besar,” tukas Mono. (enn/ala/dar)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:09

TERLALU..!! Gara-Gara Aki Dicuri, Ratusan PJU Mati

KUALA PEMBUANG-Matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diakibatkan hilangnya aki…

Jumat, 14 Desember 2018 13:59
Mengengok Aktivitas Basarnas Sampit Menjelang Natal dan Tahun Baru

Tingkatkan Pengawasan dengan Patroli Rutin

Selain melaksanakan tugas maupun penyelamatan terhadap peristiwa atau musibah yang…

Jumat, 14 Desember 2018 13:57

HEBAT NICH ! Pengemis Nginap di Hotel

PANGKALAN BUN-Pengemis dari luar daerah kembali masuk Pangkalan Bun. Di…

Selasa, 11 Desember 2018 13:13
Cara Kapolsek Parenggean Jaga Kondusifitas Jelang Natal dan Tahun Baru

Dorong Warga Tingkatkan Siskamling

Menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif menjadi hal paling…

Selasa, 11 Desember 2018 13:04

Aruta Dikepung Banjir

PANGKALAN BUN–Banjir sedang melanda beberapa desa di Kecamatan Arut Utara…

Senin, 10 Desember 2018 11:35

Parenggean, Sasaran Satgas Saber Pungli

SAMPIT-Guna pencegahan terhadap praktik pungutan liar (pungli), satgas saber pungli…

Senin, 10 Desember 2018 11:18

Isi Buku Mutasi, Selalu Melaporkan Situasi Setiap Hari

TAMIANG LAYANG-Kabagops Polres Bartim AKP Asdini Pratam Putra SIK pada…

Jumat, 07 Desember 2018 14:46

Warga Handil Sohor Tangkap Buaya Muara

SAMPIT - Seekor buaya muara berukuran sekitar 2,5 meter ditangkap…

Jumat, 07 Desember 2018 14:42

Curi Perak, Residivis Diamankan di Gudang

SAMPIT - Apes dialami M Saleh alias Saleh (35). Pria…

Jumat, 07 Desember 2018 14:40
Permintaan Wakapolda kepada Ditpolairud Polda Kalteng

Awasi Aktivitas di Laut dan Sungai, Cegah Penebangan Liar

Kekayaan alam yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) cukup berilimpah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .