MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Senin, 06 November 2017 10:55
Ketika Transportasi Sungai Mulai Hilang Ditelan Zaman
Drag Alkon dan Getek Menggairahkan Pariwisata Kobar
Peserta Drag Alkon adu cepat pada ajang Rakhman Ebol Cup Lomba Drag dan Alkon di Sungai Arut Minggu (5/11). //RUSLAN/KALTENG POS

PROKAL.CO, Seiring dengan perkembangan jaman, moda tansportasi sungai kini mulai ditinggalkan oleh sebagian masyarakat lokal, hal ini  dikarenakan pembangunan infrastruktur yang sudah mulai merata dan menjangkau hampir ke seluruh pelosok negeri, baik itu jalan maupun jembatan penghubung antar Kota/Kabupaten tak terkecuali di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

RUSLAN, Pangkalan Bun

SEJUMLAH kegiatan terus digencarkan Pemkab Kobar untuk terus menjaga dan melestarikan adat dan budaya lokal sekitar. Setelah sukses dengan Festival Batang Arut beberapa waktu lalu. Kabupaten Kobar kembali menyuguhkan hiburan bagi masyrakat Kobar. Hiburan kali ini dikhususkan bagi warga yang tinggal di bantaran sungai arut dengan menggelar lomba bertajuk Rakhman Ebol Cup Drag Alkon dan Getek, yang dilaksanakan oleh Karang Taruna Bina Bhakti Kelurahan Baru, bekerja sama dengan Asosiasi Pecinta Alkon dan Getek Kabupaten Kobar. Kegitan yang baru pertama kali di gelar di Kobar ini cukup menarik animo masyarakat untuk menyaksikan lomba, ribuan masyarakat terlihat memenuhi kiri dan kanan jembatan di sepanjang trek 1,5 kilometer yang dilewati oleh peserta lomba.

Ada 45 peserta yang mengikuti lomba Drag Alkon dan Getek kali ini, mereka terbagi menjadi dua kategori yakni kategori lomba mesin premium (Alkon) dan kategori lomba mesin Solar atau yang biasa dikenal masyarakat sekitar dengan sebutan Getek (perahu penyeberangan).

Ketua Karang Taruna Bina Bhakti Kelurahan Baru Muhamad Ihsan mengatakan, kegiatan ini selain jadi ajang hiburan untuk masyarakat, diharapkan juga bisa memberi pemahaman kepada warga akan pentingnya menjaga dan melestarikan sungai. “Konsen kita adalah mengajak masyarakat untuk menyadari bahwa kita hidup perlu sungai, untuk itu perlu juga dijaga kebersihannya dari sampah maupun limbah,” kata Ihsan saat dikonfirmasi awak media usai kegiatan.

Sementara itu M. Rakhaman menjelaskan jumlah peserta dan antusias masyarakat yang menyaksikan  lomba pada evan yang baru pertama kali digelar ini, cukup banyak hal ini menandakan  bahwa masyarakat Kobar masih peduli dengan budaya mereka. "Melihat antusias warga, ke depan Rakhman Cup Drag dan Getek ini akan di gelar minimal setiap 1 tahun sekali, ini sekaligus menjadi ajang promosi daerah kita, khusnya di bidang pariwisata,” ujar Rakhman, yang juga menjabat sebagai anggota DPD RI utusan Kalimantan Tengah itu.

Rakhman meneruskan, besar harapannya agar kegiatan ini bisa menambah gairah pariwisata khusnya di Kabupaten Kobar meningkat, sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki nilai ekonomis tersendiri serta berimbas pada pendapatan warga khususnya yang tinggal di bantaran sungai. (ala/dar)


BACA JUGA

Senin, 15 Januari 2018 06:57
Ketika Peredaran Miras di Pangkalan Lada Masih Marak

Pemain Lama Tak Jera, Terancam Denda Rp50 Juta

Peredaran Minuman Keras (Miras) di Kecamatan Pangkalan Lada sepertinya masih ada, meskipun diam-diam,…

Jumat, 12 Januari 2018 09:40
Yani, Penderita Gizi Buruk Ditinggal Ayah Tirinya

Diduga Korban Eksploitasi, Uang Sumbangan Dibawa Pergi

Perjalanan hidup Yani Ato (6), gadis kecil asal pulau Soe Nusa Tenggara Timur (NTT), yang didiagnosa…

Kamis, 11 Januari 2018 07:30
Ketika Rumah Makan Korban Pelakor Jadi Viral

Siapkan Menu Tumini hingga Janda Gemes

Istilah Zaman Now dan Perebut Laki Orang (Pelakor) adalah kata-kata yang ngetren saat ini. Bagi Lia…

Minggu, 07 Januari 2018 05:55
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak (2/Habis)

Kalapapa Membuat Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit halaban (dalam bahasa Dayak disebut kalapapa) memiliki khasiat ampuh. Tak…

Sabtu, 06 Januari 2018 11:42
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak

Bisa Sembuhkan Amandel hingga Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit kayu halaban (dalam bahasa Dayak disebut kayu kalapapa) memiliki khasiat ampuh.…

Sabtu, 06 Januari 2018 09:12
Menelisik Kehidupan Perkampungan Terisolir

Dambakan Kesejahteraan, 80 Tahun tak Teraliri Listrik dan Air Bersih

Warga di Dusun Cempedak, RT 33, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan,  Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 05 Januari 2018 07:39
Cara Keluarga Pemulung Tunanetra Bertahan Hidup

Suami Narik Gerobok, Istri sebagai Pemandu Jalan

Keterbatasan yang dimiliki oleh kakek Hamid (75) tidak menyurutkan semangatnya mencari nafkah, di usia…

Kamis, 04 Januari 2018 08:49
Bangunan Bergaya Eropa Perpaduan China Nasibmu Kini

Cikal Bakal Pendidikan Kobar, Lahirkan Tokoh-tokoh Terkenal

Bangun kuno peninggalan Jepang masih berdiri di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dari bangunan…

Rabu, 03 Januari 2018 07:45
Rahasia Sukses Usaha Pandai Besi di Pangkalan Lada

Awalnya Terkendala Modal Kini Beromzet Ratusan Juta

Di tengah senjakalanya, ternyata usaha pandai besi masih menjadi bisnis yang menjanjikan di Kalteng.…

Selasa, 02 Januari 2018 08:10
Ketika Teror Jambret Semakin Marak di Sampit

Pelakunya Masih Remaja, Kaum Perempuan Jadi “Mangsa”

Masyarakat Kota Sampit, sepertinya harus lebih waspada ketika berkendara. Terutama jangan lengah menyimpan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .