MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 02 November 2017 22:48
Rekonstruksi Pembakaran Gedung SD, Ada yang Serius dan Tertawa
Rekonstruksi pembakaran gedung SD, Rabu (1/11). (AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA–Rekonstruksi kasus pembakaran 7 gedung sekolah dasar (SD) tidak hanya dilakukan sehari. Buktinya hingga Rabu sore (1/11), belum semua tempat kejadian perkara (TKP) didatangi polisi bersama 9 tersangka yang langsung didatangkan dari Jakarta sehari sebelumnya.

Padahal reka ulang sudah dilakukan sejak Selasa sore (31/10) yang diawali di Mapolda Kalteng sebagai ganti TKP rumah YB alias Yansen Binti, dan juga kantor KONI Kalteng.

Rekonstruksi hari kedua, Rabu (1/11), juga baru dilakukan pada 5 SD. Yaitu SDN 1 Palangka di Jalan Tjilik Riwut Km 1 (depan Polda Kalteng) yang merupakan kejadian pertama kasus pembakaran pada Selasa (4/7) sekitar pukul 18.30 WIB.

Setelah itu dilanjutkan ke SDN 4 Langkai di Jalan AIS Nasution (21/7), SDN 5 Langkai di Jalan Wahidin Sudirohusodo (22/7), SDN 1 Langkai di Jalan Achmad Yani (22/7) dan SDN 1 Menteng di Jalan Yos Sudarso (30/7).

Masih ada dua SD lagi yang belum dilaksanakan reka ulang. Yaitu SDN 4 Menteng di Jalan MH Thamrin yang dibakar pada 21 Juli 2017 pukul 13.00 WIB serta SDN 8 Palangka di Jalan Piere Tendean yang dibakar pada Sabtu petang (29/7).

Selain lokasi 7 SD yang menjadi TKP utama, ada juga TKP lain yang merupakan lokasi tambahan yang dilakukan rekonstruksi. Seperti di Pasar Kahayan dan juga di Jalan Sangga Buana II. Di Pasar Kahayan, salah satu tersangka membeli jeriken di salah satu warung.

Setelah itu, mereka meluncur menuju warung sembako di Jalan Sangga Buana II untuk membeli minyak tanah. Bahan bakar itulah yang digunakan untuk membakar sejumlah gedung SD.

Rekonstruksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB kemarin diawali di SDN I Palangka dengan menampilkan peran dari masing-masing tersangka. Sama seperti di kantor KONI Kalteng malam harinya. Ketika rekonstruksi di SDN 1 Palangka kemarin, arus lalu lintas di depan polda hanya berlaku satu arah yang dari Bundaran Besar. Sementara dari luar kota dialihkan ke Jalan Arut hingga Jalan S Parman.

Saat melakoni sejumlah adegan, para tersangka terlihat ada yang tersenyum, bahkan sampai tertawa. Namun ada juga yang tampak serius menjalani reka ulang. Yang sering terlihat tersenyum adalah tersangka Nora serta yang lainnya termasuk Suriansyah.

Sementara tersangka dua saudara kembar, Duya dan Dadu terlihat tenang-tenang saja. Sedangkan tersangka Sayuti lebih banyak diam. Bahkan dia terlihat serius dan nyaris tak terlihat senyum. (nue/ami/c3/ens/nto)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 08:45

Kepergok Sudah Setengah Bugil, Sepasang Pelajar Digerebek Warga

PANGKALAN BUN – Entah sial atau justru malah beruntung. Sepasang remaja yang masih berusia belasan…

Selasa, 14 November 2017 14:31

Kalteng Siapkan 300 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek Pertanian

PALANGKA RAYA-Tiga daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menjadi pusat padi organik. Tiga…

Sabtu, 11 November 2017 13:42

Astaghfirullah..! Kakak Cantik Jadi Pengedar, Semua Keluarga Positif Narkoba

DAMPAK narkoba terbukti bisa menyasar siapa saja, tak peduli jenis kelamin dan usia. Seperti yang terjadi…

Kamis, 02 November 2017 22:25

Asyiiikkk... UMP Kalteng 2018 Naik 8,71 Persen

PALANGKA RAYA-Kabar gembira bagi kaum buruh di Kalteng. Mulai 1 Januari 2018 nanti, Pemprov Kalteng…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:25

Praperadilan Ditolak, YB Tetap Tersangka

PALANGKA RAYA– Sidang praperadilan terkait status tersangka kasus pembakaran sejumlah gedung sekolah…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:20

Pelajar SMP Tewas, Badan Penuh Lebam dan Bekas Cekikan di Leher

PALANGKA RAYA– Seorang gadis belia, Dwi Anggraini (14), ditemukan dalam kondisi sekarat. Namun…

Selasa, 24 Oktober 2017 07:06

Siswi SMP Itu Diduga Dibunuh ? Sang Ibu Diperiksa di Polisi

PALANGKA RAYA- Kematian Dwi Anggraini menggundang tanda tanya. Remaja 14 tahun itu ditemukan warga tersungkur…

Senin, 23 Oktober 2017 21:29

Pelajar Tewas Diduga Dianiaya, Tubuh Penuh lebam dan Luka Memar di Leher

PALANGKA RAYA- Berita tewasnya Dwi Anggraini (14), warga Kompleks Bukit Ketimpun, cukup mengejutkan.…

Senin, 23 Oktober 2017 21:11

ASTAGA...! Sempat Terdengar Suara Teriakan, Pelajar SMP Terkapar dan Akhirnya Tewas

PALANGKA RAYA - Warga Kompleks Perumahan Bukit Ketimoun II, Jalan Tjilik Riwut Km 9 dikejutkan oleh…

Jumat, 20 Oktober 2017 14:11

PATUT DICONTOH ! Musim Mas Group Berikan Bonus

MUARA TEWEH- Perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit, Musim Mas Group, memberikan reward atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .