MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 02 November 2017 07:01
Diduga Ilegal, 3 Truk Kayu Meranti dan Ulin serta 3 Sopir Diamankan
Kapolres Kotim AKBP Muchtar Siregar saat memberikan keterangan pers kepada para awak media di Mapolres, Rabu (1/11). //SONY/KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT–Tiga truk yang mengangkut kayu jenis meranti dan ulin nekat melintas di Jalan Parenggean Antang Kalang, Rabu (1/11) sekitar pukul 03.00 WIB. Kayu berjumlah 13,5 kubik tersebut rencananya bakal dikirim ke salah satu perusahaan besar swasta (PBS) di wilayah Kotawaringin Timur (Kotim). Keberadaan kayu yang diduga illegal tersebut diketahui setelah ada laporan dari masyarakat Antang Kalang, mendapat laporan itu jajaran Polsek Antang Kalang langsung melakukan patroli dan menghentikan tiga truk yang mencurigakan.   “Kami langsung melakukan penghentian dan melakukan pengecekan, ternyata di dalamnya berisikan kayu. Mereka tidak dapat menunjukkan surat serta dokumen resminya,” kata Kapolres Kotim AKBP Muchtar Siregar saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu pagi (1/11).

Polisi tidak hanya mengamankan tiga truk berisikan kayu, tetapi juga sang sopir berinisial MK (38) Ii (37)  dan RP (28).  Menurut kapolres, pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan untuk mengetahui asal-usul kayu yang dibawa oleh para pelaku. Polisi juga masih meminta keterangan dari para pelaku untuk mengetahui asal-usul kayu yang dibawanya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Kotim AKP Samsul Bahri, ketiga  pelaku dijerat dengan UU Nomor 18 Tahun 2013 Pencegahan dan Pemberantasan Illegal Logging. Mereka terancam dengan ancaman hukuman satu  hingga lima tahun kurungan penjara.  Pengakuan para pelaku ini kayu yang diamankan ini untuk pembuatan mes karyawan, dan satu truk untuk membuat rumah sendiri.“Kami masih mendapatkan informasi bahwa kayu yang berasal dari wilayah Kecamatan Antang Kalang ini ada yang nekat melakukan aksinya. Kami memang mengejar kayu ulin dan meranti yang berada di kawasan hutan lindung,” ungkapnya. (son/ala/dar)


BACA JUGA

Kamis, 10 Januari 2019 10:36

Duel Berdarah Buruh Sawit, Satu Luka Parah, Satu Masuk Penjara

PANGKALAN BUN – Duel berdarah buruh kelapa sawit terjadi antara…

Rabu, 02 Januari 2019 10:21

Tug Boat Tenggelam, Diduga Diterjang Gelombang Laut

SAMPIT – Cuaca yang kurang bersahabat di laut, sekitar perairan…

Kamis, 27 Desember 2018 13:24

720 Janda Baru di Kobar, Ini Sebab Dominannya...

PANGKALAN BUN - Angka perceraian di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 14 Desember 2018 14:09

TERLALU..!! Gara-Gara Aki Dicuri, Ratusan PJU Mati

KUALA PEMBUANG-Matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diakibatkan hilangnya aki…

Jumat, 14 Desember 2018 13:59
Mengengok Aktivitas Basarnas Sampit Menjelang Natal dan Tahun Baru

Tingkatkan Pengawasan dengan Patroli Rutin

Selain melaksanakan tugas maupun penyelamatan terhadap peristiwa atau musibah yang…

Jumat, 14 Desember 2018 13:57

HEBAT NICH ! Pengemis Nginap di Hotel

PANGKALAN BUN-Pengemis dari luar daerah kembali masuk Pangkalan Bun. Di…

Selasa, 11 Desember 2018 13:13
Cara Kapolsek Parenggean Jaga Kondusifitas Jelang Natal dan Tahun Baru

Dorong Warga Tingkatkan Siskamling

Menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif menjadi hal paling…

Selasa, 11 Desember 2018 13:04

Aruta Dikepung Banjir

PANGKALAN BUN–Banjir sedang melanda beberapa desa di Kecamatan Arut Utara…

Senin, 10 Desember 2018 11:35

Parenggean, Sasaran Satgas Saber Pungli

SAMPIT-Guna pencegahan terhadap praktik pungutan liar (pungli), satgas saber pungli…

Senin, 10 Desember 2018 11:18

Isi Buku Mutasi, Selalu Melaporkan Situasi Setiap Hari

TAMIANG LAYANG-Kabagops Polres Bartim AKP Asdini Pratam Putra SIK pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*