MANAGED BY:
SELASA
09 FEBRUARI
HOME | UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL

METROPOLIS

Rabu, 02 Oktober 2013 13:32
2014, UMP Naik Jadi Rp1,7 Juta
 PALANGKA RAYA –Kabar gembira bagi pekerja di sektor swasta. Pasalnya, pada 2014 Upah Minimun Provinsi (UMP) naik jadi Rp1.723.970 per bulan. Nilai ini naik 11 persen dari UMP tahun 2013 sebesar Rp. 1.533.127, perbulan. Kenaikan ini telah ditetapkan oleh Gubernur Kalteng melalui Peraturan Gubernur Nomor 64 tahun 2013 tanggal 24 September. Berlaku efektif 1 Januari 2014.
Menyusul penetapan UMP ini, Kepala Dinas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Kalteng Hardy Rampay meminta kepada kabupaten dan kota untuk segera menyusun upah minimum kabupten (UMK) dan upah minimum sektoral kabupaten (UMSK).”Pergub tentang UMP ini akan berlaku mulai 1 Januari 2014,’ ujar Hardy dalam rilisnya kepada Kalteng Pos, Selasa (1/10).
Hardy mengingatkan ada sanksi bagi perusahaan yang tak melaksanakan ketentuan upah minimum ini. UU nomor 13 Tahun 2013 pasal 185 menyebutkan” barang siapa yang melanggar ketentuan pasal 90 ayat (1) dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 4 tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 100 juta dan  paling banyak Rp. 400 juta dan tindak pidana yang dimaksud merupakan tindak pidana kejahatan”.
“Pemberlakukan upah minimum itu berlaku hanya untuk pekerja yang memiliki masa kerja kurang dari 1 tahun. Kemudian bagi perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari ketetapan upah minimum dilarang untuk mengurangi atau menurunkan upah,” tegas Hardy.
Selain itu perusahaan juga dilarang untuk membayar lebih rendah upah dari ketetapan upah minimum. Selain itu bagi pekerja dengan masa kerja 1 tahun atau lebih tetapi upahnya sama atau lebih tinggi dari UMP/UMSP yang berlaku, maka peningkatan upah pekerja tersebut dirundingkan secara bipartit antara pengusaha dengan pekerja atau dengan serikat pekerja diperusahaan tersebut,ujarnya.
“Setelah terbitnya peraturan gubernur yang mengatur masalah UMP dan UMSP ini maka kami segera mengirimkan surat kepada kabupaten/kota se- Kalteng agar segera menetapkan UMK dan UMSK. Dan nantinya berdasarkan acuan dari pergub ini kabupaten bersama dengan dewan pengupahan kabupaten  agar segera menyusun UMK dan UMSK paling lambat pada bulan Oktober tahun 2013  ini bisa segera ditandatangani Bapak Gubernur Kalteng,”ujarnya.
Ditambahkan Hardy, dasar pertimbangan dari kenaikan upah minimum tahun 2014 provinsi Kalteng antara lain yakni berdasarkan hasil survey kebutuhan hidup layak (KHL) oleh dewan pengupahan provinsi pada bulan Juli 2013 lalu, yakni rata-rata KHL Kalteng sebesar Rp. 2.087.578,- perbulan, kemudian untuk KHL terendah berada di kabupaten Pulang Pisau Rp. 1.720.295,- perbulan. Sementara untuk KHL tertinggi berada di Kabupaten Murung Raya yang mencapai Rp. 3.116.601 perbulan.
“Selain itu kita juga mendasari atas dasar inflasi kalteng tahun 2013, pertumbuhan Kalteng hingga kemampuan, perkembangan dan kelangsungan perusahaan serta kondisi pasar kerja,”ujarnya. (sma/tur).
 

BACA JUGA
Senin, 08 Februari 2016 11:41

PWI Kalteng Dapat Penghargaan Terbaik Nasional 2016

PERSATUAN Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah berhasil menorehkan prestasi nasional…

Sabtu, 06 Februari 2016 16:45

Dinkes Kalteng Gelar Evaluasi

PALANGKA RAYA - Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, menggelar pertemuan evaluasi program penanggulangan…

Sabtu, 06 Februari 2016 16:08

DBD Makin Mengganas, Kok Belum Ada Yang Terapkan KLB ?

PALANGKA RAYA – Wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kalteng makin mengganas. Di RSUD…

Jumat, 05 Februari 2016 22:09

Penjualan Elpiji 3 Kg Lampaui HET, Ini Kata Pak Wali Kota

PALANGKA RAYA – Perkara Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG tabung 3 Kilogram rupanya masih bergulir…

Jumat, 05 Februari 2016 21:57

Ini Terobosan Dinsosnaker Kurangi Pengangguran

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya semakin gencar untuk menurunkan tingkat…

Jumat, 05 Februari 2016 17:43

Sembunyikan Sabu di Bungkus Rokok, Pemilik Losmen Diringkus

PALANGKA RAYA - Perang terhadap peredaran narkoba terus dilakukan jajaran kepolisian. Dalam sepekan…

Jumat, 05 Februari 2016 17:31

Bambang Sukardi Resmi Jabat Karo Ops Polda Kalteng

PALANGKA RAYA - Jabatan Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Kalteng bergeser. Kombes Pol Ismail…

Jumat, 05 Februari 2016 15:55

Adinata Bantah Isi Dakwaan

PALANGKA RAYA - Terdakwa Adinata Tupel akhirnya disidangkan, setelah sebanyak  dua kali mengalami…

Jumat, 05 Februari 2016 15:51

Kelotok Karam, Hardadi Ditemukan Tak Bernyawa

KUALA KAPUAS – Akhirnya salah satu korban tenggelamnya perahu motor (Kelotok) Hardadi Maleki (38)…

Jumat, 05 Februari 2016 15:29

Bersama Bang Wawan, BNN Ingin Berantas Narkoba di Kalteng

PALANGKA RAYA – Untuk memerangi peredaran narkoba di kalangan pejabat atau pegawai di Pemprov…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2015 Kaltim Post Group. All Right Reserved.