MANAGED BY:
SABTU
30 APRIL
HOME | UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL

METROPOLIS

Rabu, 02 Oktober 2013 13:32
2014, UMP Naik Jadi Rp1,7 Juta
 PALANGKA RAYA –Kabar gembira bagi pekerja di sektor swasta. Pasalnya, pada 2014 Upah Minimun Provinsi (UMP) naik jadi Rp1.723.970 per bulan. Nilai ini naik 11 persen dari UMP tahun 2013 sebesar Rp. 1.533.127, perbulan. Kenaikan ini telah ditetapkan oleh Gubernur Kalteng melalui Peraturan Gubernur Nomor 64 tahun 2013 tanggal 24 September. Berlaku efektif 1 Januari 2014.
Menyusul penetapan UMP ini, Kepala Dinas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Kalteng Hardy Rampay meminta kepada kabupaten dan kota untuk segera menyusun upah minimum kabupten (UMK) dan upah minimum sektoral kabupaten (UMSK).”Pergub tentang UMP ini akan berlaku mulai 1 Januari 2014,’ ujar Hardy dalam rilisnya kepada Kalteng Pos, Selasa (1/10).
Hardy mengingatkan ada sanksi bagi perusahaan yang tak melaksanakan ketentuan upah minimum ini. UU nomor 13 Tahun 2013 pasal 185 menyebutkan” barang siapa yang melanggar ketentuan pasal 90 ayat (1) dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 4 tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 100 juta dan  paling banyak Rp. 400 juta dan tindak pidana yang dimaksud merupakan tindak pidana kejahatan”.
“Pemberlakukan upah minimum itu berlaku hanya untuk pekerja yang memiliki masa kerja kurang dari 1 tahun. Kemudian bagi perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari ketetapan upah minimum dilarang untuk mengurangi atau menurunkan upah,” tegas Hardy.
Selain itu perusahaan juga dilarang untuk membayar lebih rendah upah dari ketetapan upah minimum. Selain itu bagi pekerja dengan masa kerja 1 tahun atau lebih tetapi upahnya sama atau lebih tinggi dari UMP/UMSP yang berlaku, maka peningkatan upah pekerja tersebut dirundingkan secara bipartit antara pengusaha dengan pekerja atau dengan serikat pekerja diperusahaan tersebut,ujarnya.
“Setelah terbitnya peraturan gubernur yang mengatur masalah UMP dan UMSP ini maka kami segera mengirimkan surat kepada kabupaten/kota se- Kalteng agar segera menetapkan UMK dan UMSK. Dan nantinya berdasarkan acuan dari pergub ini kabupaten bersama dengan dewan pengupahan kabupaten  agar segera menyusun UMK dan UMSK paling lambat pada bulan Oktober tahun 2013  ini bisa segera ditandatangani Bapak Gubernur Kalteng,”ujarnya.
Ditambahkan Hardy, dasar pertimbangan dari kenaikan upah minimum tahun 2014 provinsi Kalteng antara lain yakni berdasarkan hasil survey kebutuhan hidup layak (KHL) oleh dewan pengupahan provinsi pada bulan Juli 2013 lalu, yakni rata-rata KHL Kalteng sebesar Rp. 2.087.578,- perbulan, kemudian untuk KHL terendah berada di kabupaten Pulang Pisau Rp. 1.720.295,- perbulan. Sementara untuk KHL tertinggi berada di Kabupaten Murung Raya yang mencapai Rp. 3.116.601 perbulan.
“Selain itu kita juga mendasari atas dasar inflasi kalteng tahun 2013, pertumbuhan Kalteng hingga kemampuan, perkembangan dan kelangsungan perusahaan serta kondisi pasar kerja,”ujarnya. (sma/tur).
 

BACA JUGA
Jumat, 29 April 2016 17:14

Mantan Ketua Poktan Diperiksa

PALANGKA RAYA - Polemik kepemilikan lahan antara masyarakat dengan PT Uni Primacom  di Desa Sebungsu,…

Jumat, 29 April 2016 17:10

Komplotan Curanmor Hadapi Dakwaan

PALANGKA RAYA - Dua anggota komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) beroperasi di Kota Palangka…

Jumat, 29 April 2016 17:09

Ini Alasan Remaja 16 Tahun Bunuh PNS Cantik di Sukamara

SUKAMARA – Remaja 16 tahun RF dengan sadisnya membunuh Devi Sri Wahyuni (30 tahun) yang merupakan…

Jumat, 29 April 2016 16:49

Sebanyak 32 Proyek Fiktif Atas Perintah Likon Yoseph

PALANGKA RAYA – Azzahidi terdakwa Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)  Bantuan Opersional Sekolah…

Jumat, 29 April 2016 16:38

Azzahidi Terima Divonis 17 Bulan

PALANGKA RAYA - Sidang perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor),  Bantuan Opersional Sekolah…

Jumat, 29 April 2016 16:32

Pemahaman Hukum Perlu Ditingkatkan

PALANGKA RAYA - Guna peningkatan pengetahuan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan …

Jumat, 29 April 2016 16:31

Terlihak Galak, Saat Ditangkap Malah Menangis

PALANGKA RAYA- Saat transaksi di Jalan Seth Adji ujung  Palangka Raya, Yd (39) dan Jh (46) ditangkap…

Jumat, 29 April 2016 15:31

Ribuan Kelambu untuk Kalteng

PALANGKA RAYA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan sebanyak 12.862 lembar kelambu, untuk Pemenrintah…

Jumat, 29 April 2016 15:22

Bawa Sabu, Malah Nangis

PALANGKA RAYA - Sial malang nasib Yd (39) dan Jh (46). Kedua pria ini  terpaksa digiring ke markas…

Jumat, 29 April 2016 15:08

TRAGIS! Kepala Batita Pecah Dilindas Truk

PALANGKA RAYA - Tragis nasib yang dialami bayi berusia di bawah tiga tahun (Batita) bernama Arina Juliani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2015 Kaltim Post Group. All Right Reserved.