MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 24 Oktober 2017 07:06
Siswi SMP Itu Diduga Dibunuh ? Sang Ibu Diperiksa di Polisi
Warga membopong jenazah dari Dwi Anggraini menuju mobil yang akan membawanya ke RSUD dr Doris Sylvanus, kemarin (23/10) . //FOTO : DENAR/KALTENG POS

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA- Kematian Dwi Anggraini menggundang tanda tanya. Remaja 14 tahun itu ditemukan warga tersungkur di lantai rumahnya, Kompleks Bukit Ketimpun II, Jalan Tjilik Riwut Km 10, kemarin (23/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Kondisi badannya ada banyak butiran pasir menempel. Kala itu terdengar teriakan dari dalam rumah, yang mengundang warga berdatangan. Tanpa pikir panjang, langsung dibawa ke Puskesmas Bukit Tunggal menggunakan mobil. Namun, setelah mendapat perawatan selama kurang lebih dua jam, nyawanya tak tertolong.

Mendengar Dwi meninggal, pihak keluarga dari almarhum ayahnya langsung melapor ke SPKT Polres Palangka Raya. Pelapor menduga ada Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Ada penganiayaan atau pembunuhan yang menyebabkan nyawa pelajar kelas VIII SMP Negeri 9 Palangka Raya itu meninggal. Sehari sebelumnya, pelapor mendapat informasi, Dwi telah dipukuli oleh ibunya. Tapi, dirinya tidak menemuinya. Niatnya Senin sore (kemarin) hendak mendatangi dan mengajak keponakannya tinggal bersamanya. Maklum, ayah kandungnya sudah meninggal sejak ia kecil, sebelum akhirnya memiliki ayah tiri. “Mendengar kabar yang tidak enak tadi pagi, rasanya tidak terima. Karena Dwi sering mengadu sering dipukul,” ucap pelapor kepada Kalteng Pos, seraya meminta namanya dirahasiakan.

Menanggapi laporan tersebut, respons cepat dilakukan pihak Polres Palangka Raya. Beberapa petugas mendatangi rumah almarhumah. Penyelidikan dilakukan. Pihak ibu korban, YY sempat menolak pihak kepolisian memeriksa kondisi jenazah anaknya. Dianggap kematian anaknya tidak ada yang di luar kewajaran. Bahkan mengelak mentah-mentah tuduhan kematian Dwi akibat adanya penganiayaan dan berusaha memastikan jika anaknya meninggal lantaran sakit.“Anak saya memang lagi masih halangan, mungkin pas dia jatuh, tubuhnya biru-biru. Dia itu dari sekolah memang sudah sakit,” kilah sang ibu yang tidak mau jika kematian anaknya ditangani oleh polisi. Langkah-langkah humanis dari polisi dibantu pihak Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) berhasil membujuknya. Sekitar pukul 14.00 WIB, jenazah dibawa ke kamar mayat RSUD dr Doris Sylvanus untuk dilakukan visum dan autopsi demi mengungkap penyebab kematiannya.

Kerumunan warga mengiringi mobil yang membawanya ke rumah sakit. Isak tangis tak terhindarkan. Tak terkecuali teman-teman sekolahnya. Salah satunya, Keisha, yang merupakan teman akrabnya. Dia tak menyangka, taman satu kelasnya itu meninggalkannya pergi lebih dahulu. Dia menyebut, korban tidak masuk mulai dari hari Kamis dengan keterangan sakit. “Almarhumah sosok yang baik, lucu, ceria dan pendiam. Dia sering izin pulang, karena alasan sakit,” ucapnya sambil menangis sesenggukan.

Sementara, dokter forensik dr Ricka Brilianty SpKF menyebut, hasil visum luar ditemukan beberapa luka memar. Yakni di sekitar bahu, lengan kanan sampai ke siku, di paha kiri juga ada, umur memar diperkirakan tiga hari. Lalu pada mata sebelah kanan ditemukan luka lecet, lukanya mungkin terjadi beberapa jam sebelum meninggal.“Ada luka memar akibat benda tumpul,” katanya kepada awak media usai melakukan visum Kondisi di kamar mayat RSUD dr Doris Sylvanus juga sempat tegang. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Menginginkan jenazah dibawa kembali pulang dan segera dimakamkan.

Tapi, akhirnya jenazahnya diautopsi setelah kedatangan pihak kepolisian dari Polres Palangka Raya, sekitar pukul 20.00 WIB. Sedangkan, sang ibu dibawa ke Mapolres oleh penyidik untuk dilakukan pemeriksaan. Sampai pukul 21.30 WIB, tim medis belum selesai melakukan tugasnya. Kasatreskrim Polres Palangka Raya AKP Ismanto Yuwono mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Pihaknya belum berani menyebut penyebab kematian Dwi apa ada unsur pembunuhan. “Saksi-saksi masih kami dalami. Tapi dari hasil visum ditemukan bekas pukulan benda tumpul di tubuh dan bekas cekikan di leher korban” ungkapnya. (*ndo/*ais/ram/dar)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 09:02

SIAP SIAP..!! Kalteng Siaga Darurat Karhutla

PALANGKA RAYA-Aroma gambut menyengat menjadi pertanda hari sudah pagi. Apalagi, kepulan asap kembali…

Minggu, 18 Februari 2018 09:01

Taufik Dipanggil untuk Klarifikasi

NANGA BULIK-Beredarnya kabar Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lamandau Taufik Hidayat diduga melakukan fitnah…

Minggu, 18 Februari 2018 08:53

Untuk Menuju Putri Indonesia Perlu Modal 3M

PUTRI Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Episcia Puspita Lautt, semakin percaya diri menatap serangkaian…

Kamis, 15 Februari 2018 08:38

PBB Nilai KPU Kapuas Tak Mengerti Aturan

PALANGKA RAYA-Putusan KPU Kapuas yang tidak meloloskan pasangan Muhammad Mawardi-Muhajirin, mengusik…

Senin, 12 Februari 2018 07:29

Jangan Malu Sekolah dan Menjadi Lulusan SMK

PANGAKALAN BUN-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng H Muhammad Rakhman, melakukan…

Minggu, 11 Februari 2018 07:03

Lagi Ketagihan, Rumah Sendiri Mau Dibakar

PALANGKARA RAYA-Seorang pria bernama Budi (40) warga Jalan Tambung Raya, Kelurahan Langkai, Kota Palangka…

Minggu, 11 Februari 2018 07:00

Ditetapkan Tersangka, Sekda Mundur atau Lengser

PALANGKA RAYA-Ditetapkannya Sekda Kota Palangka Raya sebagai tersangka dugaan pungutan liar alias pungli,…

Minggu, 11 Februari 2018 06:58
Boeing 737 JT 671 Sudah Berusia 8 Tahun

Onderdil Pesawat Lion Air Bermasalah

SEBANYAK 211 penumpang pesawat Lion Air sempat terkatung-katung empat jam lebih di Bandara Tjilik Riwut,…

Minggu, 11 Februari 2018 00:32
BREAKING NEWS

Ditinggal Beli Pisang Keju, Kundut Gantung Diri

PALANGKA RAYA-Warga Jalan Banteng Kota Palangka Raya mendadak geger. Hal tersebut menyusul ditemukannya…

Sabtu, 10 Februari 2018 08:49

Jabatan Ganda Berujung Tersangka

PALANGKA RAYA-Ditetapkannya sekretaris daerah (Sekda) Kota Palangka Raya Rojikinnor dalam kasus dugaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .