MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

SERBA SERBI

Rabu, 18 Oktober 2017 13:57
STAHN-TP Gelar Seminar Regional
Dr. I Ketut Sudantra, SH.,MH dari Fakultas Hukum Universitas Udayana Denpasar (lima dari kanan) dan Dr. Mambang I Tubil, SH., MAP, Ketua Harian DAD Kota Palangka Raya (enam dari kanan) beserta panitia foto bersama usai kegiatan Seminar Regional Jurusan Dharma Sastra di Aula STAHN-TP, Selasa (17/10).// PANITIA FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Jurusan Dharma Sastra Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (STAHN-TP) Palangka Raya menggelar seminar nasional. Kegiatan yang mengangkat tema “Nilai-nilai kearifan Lokal dalam Hukum Adat” itu dilaksanakan di Aula STAHN-TP, Selasa (17/10).

Ketua STAHN-TP Palangka Raya, Prof. Dr. I Ketut Subagiasta, M.Si., D. Phil melalui Wakil Ketua III, Budi Widodo, SH., MH menyambut baik kegiatan seminar regional yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dalam hukum adat.

Disampaikannya, di Kalteng masih banyak kearifan lokal belum tergali yang diyakini menyimpan kebaikan yang bisa diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Diharapkan dengan adanya seminar ini para peserta bisa mendapatkan nilai-nilai kearifan lokal yang mungkin belum tergali, sehingga sama-sama bisa memahaminya dan menjadi pengetahuan bagi sesama,” katanya saat memberikan sambutan, Selasa (17/10).

Sementara Ketua Panitia, Dra. Ni Made Ratini, M.Si menjelaskan bahwa seminar regional bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya hukum adat sebagai warisan nenek moyang yang hingga kini masih diagung-agungkan di kalangan masyarakat.

“Selain itu, juga untuk merangsang para sarjana, aparat hukum dan pemerhati adat untuk terus menggali dan mengangkat masalah adat istiadat dan hukum adat melalui penelitian ilmiah,” katanya.

Ia berharap kegiatan seminar dapat memberikan wawasan dan pemahaman tentang adat istiadat dan hukum adat. Selain itu juga bermanfaat dan mampu memberikan nilai-nilai kearifan lokal sehingga hukum adat dapat berfungsi sebagaimana diharapkan dan mampu menghadapi perkembangan zaman.

“Bagi para akademisi di STAHN-TP sendiri diharapkan bermanfaat untuk memperkaya khasanah keilmuan tentang sistem pluralisme hukum di Indonesia,” ucapnya.

Kegiatan diikuti 100 peserta berasal dari guru Agama Hindu di Kota Palangka Raya, Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan (MBAHK) Pusat Palangka Raya, Parisada Hindu Dharma Indinesia (PHDI) Provinsi Kalteng, pemuda Hindu Kalteng, damang, mantir adat, dosen dan mahasiswa masing-masing jurusan di lingkungan STAHN-TP Palangka Raya.

“Narasumber ada dua orang yakni Dr. I Ketut Sudantra, SH., MH dari Fakultas Hukum Universitas Udayana Denpasar dan Dr. Mambang I Tubil, SH., MAP, Ketua Harian DAD Kota Palangka Raya,” katanya menerangkan. (uyi/b-5/bud/iha)


BACA JUGA

Kamis, 08 Februari 2018 12:35

Pelajar MTs Annur Ikuti Seleksi MTQ Kecamatan

PALANGKA RAYA - Musabawah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Palangka Raya…

Kamis, 08 Februari 2018 12:35

Berikan Pelatihan Pengembangan Sumber Pendapatan Alternatif

PALANGKA RAYA - Climate Policy Initiative (CPI) Indonesia, Fakultas Pertanian Universitas…

Selasa, 06 Februari 2018 11:46

UM PalangkarayaTeken MoU dengan Kampus Korsel

PALANGKA RAYA - Kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri…

Selasa, 06 Februari 2018 11:43

PTGMI Perbaharui Ilmu dan Pengembangan

PALANGKA RAYA - Guna meningkatkan terapis gigi dan mulut di…

Selasa, 06 Februari 2018 11:40

RSI PKU Muhammadiyah Gelar Gladi Lapang

PALANGKA RAYA - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah,…

Senin, 05 Februari 2018 12:45

PAN Batara Serahkan Verifikasi Faktual

MUARA TEWEH – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional…

Senin, 05 Februari 2018 12:42

Pentingnya Menyiapkan Generasi yang Kuat

PALANGKA RAYA – Menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat secara…

Senin, 05 Februari 2018 12:40

Siap Menangkan Yulhaidir- Iswanti

KUALA PEMBUANG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Seruyan…

Minggu, 04 Februari 2018 12:32

Dokteroid Sudah Taraf Mengkhawatirkan

Fenomena dokteroid sudah pada taraf mengkhawatirkan. Pengurus Besar Ikatan Dokter…

Jumat, 02 Februari 2018 11:41

Perayaan Natal Buli Lewu Warga Hurung Bunut

PALANGKA RAYA - Hari Natal memang ditetapkan 25 Desember setiap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .