MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Jumat, 13 Oktober 2017 22:32
NEKAT! Pelaku Catut Nama Kepala Kejaksaan Pinjam Uang
Kepala Desa Muara Sumpoi Asrudin melaporkan pencatutan kepada Kajari Mura, Robert P Sitinjak SH MSi (dua dari kanan) di Ruang Kerja Kajari setempat, Kamis (12/10).(REN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PURUK CAHU-Tidak tanggung-tanggung, pencatutan nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Murung Raya sudah lima kali. Bahkan untuk yang kelima ini, pencatutan nama Kajari meminjam uang kepada Kepala Desa (Kades) Muara Sumpoi, Kecamatan Murung, Asrudin.

Kades Muara Sumpoi Asrudin tidak percaya begitu saja ulah pelaku penipuan. Dia yang bertandang ke Kantor Kejari Mura melaporkan adanya pencatutan nama Kajari, untuk meminjam uang. "Yang membuat saya ragu itu orang yang mengatasnamakan Pak Kajari mau meminjam dana melalui transfer ke rekening. Alasanya mau bertemu Kajagung di Jakarta," ungkap Asrudin di Ruang Kajari Mura, Kamis (12/10).

Dijelaskan Asrudin, ada kecurigaan dirinya, meski sang penipu itu suaranya hampir sama persis dengan suara Kajari Robert P Simanjuntak. "Nah disini lagi saya menjadi bimbang pula, bahkan saya tidak bisa tidur tadi malam, karena bahasanya Pak Kajari meminjam dana dengan ada jaminan, sehingga saya harus bergegas mencari pinjaman," beber Asrudin.

Ternyata setelah dikonsultasikan dengan Kajari Mura, pelaku dipancing, tapi sang penelpon meminta uang pinjaman hanya ditransfer ke rekening yang sudah diberikannya.

Ketika menerima laporan kades, Kajari menjelaskan, telah menerima laporan namanya dicatut sudah lima kali. "Sengaja tidak kami sampaikan, sampai saat ini sudah ada lima kepala desa yang diteror dengan alasan bermacam-macam meminta uang,” ungkapnya. Nomor telepon yang digunakan juga berbeda-beda.

Kejari sulit melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) karena pelaku meminta dilakukan transfer. Menurut Robert bahwa upaya kejahatan itu terstruktur dan berpengalaman, karena pelakunya sampai bisa meniru suaranya untuk menelpon kepada kepala desa.

Apalagi para kepala desa yang sudah diteror dan diminta mengirimkan uang hingga puluhan juta rupiah ke rekening yang bersangkutan. "Seperti Kepala Desa Tahujan Ontu diminta uang Rp 75juta atas nama Kajari, itu sudah tidak benar," tegasnya. Nah untuk itu, Kajari meminta kepada para kades supaya lebih hati-hati dan selalu berkoordinasikan jika ada hal yang kurang beres. (ren/cah)

 


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 12:18
DPRD Kapuas

Pemda Diminta Lebih Mengintensifkan Pelatihan Pada Masyarakat

KUALA KAPUAS - Persaingan di dunia kerja saat ini semakin ketat, apalagi dengan dibukanya Pasar Bebas…

Kamis, 23 November 2017 12:14
DPRD Bartim

Sejumlah Wilayah di Bartim Memerlukan Kebutuhan Air Bersih Memadai

TAMIANG LAYANG- Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bartim, Depe mendukung penuh upaya pemerintah pusat…

Kamis, 23 November 2017 12:10
DPRD Gunung Mas

Dinkes Dianggap Tak Maksimal Lakukan Pengawasan

KUALA KURUN - Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing yang dikhawatirkan…

Kamis, 23 November 2017 12:01
Pemkab Katingan

Setiap ADD Wajib Disisihkan

KASONGAN - Setiap anggaran ADD yang dimulai sejak tahun  2015 lalu, wajib disisihkan untuk kegiatan…

Kamis, 23 November 2017 08:56

Wujudkan Kemandirian Pangan, Bangun Infrastruktur dan Fasilitas

SUKAMARA-Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) setiap tahun dilakukan bertujuan untuk memerangi kemiskinan,…

Kamis, 23 November 2017 08:50

Asyik...! Masyarakat Bunut-Mentawa Segera Menikmati Aliran Listrik

NANGA BULIK–Harapan masyarakat dari Desa Bunut dan Mentawa Kecamatan Bulik untuk menikmati pelayanan…

Kamis, 23 November 2017 08:45

TEGAS ! Tidak Ada Ganti Rugi untuk Mucikari

PANGKALAN BUN-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menegaskan, tidak akan ada ganti rugi…

Kamis, 23 November 2017 08:39
Melihat Progres Pembangunan Jalan Konsorsium di Aruta

Pengerjaan Terkendala Cuaca, Bupati Sebut Baru Rampung 60 Persen

Hampir tiga bulan berjalan, pembangunan jalan sepanjang 78 km melalui dana konsorsium empat perusahaan…

Kamis, 23 November 2017 08:34

Rawan Dikorupsi, Kades Jangan Coba-Coba Selewengkan ADD

PANGKALAN BUN-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotawaringin Barat (Kobar), tidak menginginkan ada kepala desa…

Kamis, 23 November 2017 08:30

JANGAN PANIK ! Stok dan Harga Bahan Pokok Terus Diawasi

PANGKALAN BUN-Dalam rangka mengantisipasi ketersediaan stok/pasokan serta kemungkinan kenaikan kebutuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .