MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 12 Oktober 2017 13:03
DPRD Seruyan
Pemkab Diminta Segera Tegur PBS

Saat Ini Masih Menerapkan Sistem Buruh Lepas dan Memberikan Upah Jauh di Bawah UMK

H Bambang Yantoko

PROKAL.CO, KUALA PEMBUANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan diharapkan segera menegur perusahaan besar swatsa (PBS) yang saat ini masih menerapkan sistem buruh lepas dan memberikan upah jauh di bawah upah minimum kabupaten (UMK).

Anggota DPRD Kabupaten Seruyan, H Bambang Yantoko mengungkapkan, salah satu perusahaan perkebunan sawit yang saat ini masih menerapkan sistem buruh lepas dengan pola kerja borongan adalah PT Wana Sawit Subur Lestari (WSSL) II Best Agro International Group yang beroperasi di wilayah Kecamatan Hanau.

Menurut Bambang Yantoko, masih diterapkannya sistem borongan menyebabkan penghasilan buruh harian lepas pada sejumlah perusahaan kelapa sawit tidak menentu.

“Selain penghasilan buruh lepas dari desa sekitar perusahaan tersebut menjadi tidak seberapa, juga terkadang upah yang diterima sangat tidak pantas dan tidak manusiawi. Yakni hanya Rp17 ribu per hari,” kata anggota legislatif dari Partai Golkar itu, di Kuala Pembuang, kemarin (11/10).

Bambang Yantoko menyatakan, upah yang diberikan perusahaan tersebut jelas tidak sesuai UMK Seruyan 2017 sebesar Rp2 juta lebih, dan bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Wakil Bupati Seruyan Yulhaidir menyatakan, pihaknya sangat menyesalkan jika masih ada perusahaan yang belum menerapkan UMK. “Sebab perusahaan bersangkutan sama saja tidak membantu upaya pemerintah menyejahterakan masyarakat,” ucapnya.

Karena menurut Yulhaidir, setiap perusahaan sudah seharusnya mentaati peraturan daerah yang terkait dengan sistem kerja dan pengupahan yang layak bagi pekerja tersebut. (mad/art/iha)


BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 12:38

Asmara Pukul Istri dan Aniaya Mertua hingga Pingsan

SAMPIT - Entah apa yang ada dalam benak Bayu Asmara.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:36
Menelusuri Jejak Banteng Spesies Baru di Hutan Lamandau

Populasinya Terus Berkurang, Fisiknya Lebih Kecil dari Banteng Jawa

Spesies baru banteng kalimantan terdeteksi menjadi penghuni kawasan hutan Belantikan…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:11

MENDESAK..!! Karena Sering Dihantam Banjir, Perlu Dibangun Ini

PALANGKA RAYA-Tiap musim hujan, banjir kerap melanda jalan di Bukit…

Kamis, 14 Februari 2019 12:04

PARAH EHH..!! Ketua Paguyugan Diduga Cabuli Bocah

KUALA KAPUAS-Aksi tak senonoh dilakukan H, yang tak lain merupakan…

Jumat, 01 Februari 2019 11:13

Korban Miras Oplosan Bertambah

KUALA KAPUAS-Miras oplosan menambah daftar korban. Epno, menyusul nama lainnya…

Jumat, 01 Februari 2019 11:06

SABAR AJA..!! PT BAK Cicil Tunggakan Gaji Karyawan

MUARA TEWEH-Polemik tunggakan gaji karyawan di PT Berjaya Agro Kalimantan…

Kamis, 10 Januari 2019 10:36

Duel Berdarah Buruh Sawit, Satu Luka Parah, Satu Masuk Penjara

PANGKALAN BUN – Duel berdarah buruh kelapa sawit terjadi antara…

Rabu, 02 Januari 2019 10:21

Tug Boat Tenggelam, Diduga Diterjang Gelombang Laut

SAMPIT – Cuaca yang kurang bersahabat di laut, sekitar perairan…

Kamis, 27 Desember 2018 13:24

720 Janda Baru di Kobar, Ini Sebab Dominannya...

PANGKALAN BUN - Angka perceraian di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 14 Desember 2018 14:09

TERLALU..!! Gara-Gara Aki Dicuri, Ratusan PJU Mati

KUALA PEMBUANG-Matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diakibatkan hilangnya aki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*