MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 11 Oktober 2017 10:36
Akui Menembak ! Concong : Rofiq Sering Minta Jatah Kepada Penambang
Concong (dua dari kiri) diamankan Polsek Seruyan Tengah bersama Tim Buser Polres Seruyan, Senin (9/10). POLRES FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, KUALA PEMBUANG-Peristiwa penembakan di lokasi tambang emas di wilayah Nyomba, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan yang melibat Concong dan Agustian Rofiq menarik perhatian. Sang aktor Concong langsung dibekuk jajaran Polsek Seruyan Tengah dibantu Tim Buser Polres Seruyan sehari setelah aksi koboi, Senin (9/10).

Concong disebut Rofiq sebagai preman di kampung tersebut sehingga tega memuntahkan timah panas dari pistol jenis SNW caliber 3 atau senpi revolver laras pendek tersebut. Concong pun mengakui aksi koboi yang dilakukannya di lokasi tambang emas, Minggu (8/10) bukan tanpa sebab. Concong menuding Rofiq lah yang merupakan preman di kampung itu, karena kerap meminta jatah kepada para penambang. .

Berdasarkan keterangan Concong, aksi nekat tersebut dilakukannya karena dirinya mempunyai tanggungjawab terhadap aksi penambangan di daerah itu dan dirinya diberikan kepercayaan untuk mengatur sejumlah penambang itu. “Saya dapat amanah untuk mengkoordinir sejumlah penambang jadi jika ada yang mengganggu saya ikut bertanggung jawab,” ujar Concong kepada wartawan di Polres Seruyan, kemarin.

Dijelaskanya, pada saat itu dirinya kerap menerima keluhan dari penambang bahwa Rofiq kerap meminta jatah kepada para penambang bahkan yang tidak bisa diterimanya bahwa Rofiq kerap mengancam para penambang jika tidak memberikan jatah. Mendengar informasi tersebut dirinya langsung memperingati korban agar tidak memaksa sejumlah penambang namun aksi tersebut terus terulang bahkan korban kerap menyuarakan kepada penambang bahwa korban seringan menantangnya. “Saya langsung mendatangi Rofiq dan langsung saya ajak berkelahi karena dia sering menantang saya,” ujarnya.

Concong mengakui, pihaknya baru lima bulan bekerja di lokasi tambang tersebut, tambang yang digarap pun diakui memang tidak berizin. “Kegiatan tersebut merupakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar.  Kami tahu aksi kami illegal namun ini untuk bertahan hidup,” ujarnya.

Menurutnya, aksi nekat tersebut dikarenakan korban sering memaksa sejumlah penambang dengan alasan meminta jatah, namun dirinya tidak terlalu memikirkan itu asalkan sesuai dengan apa yang dilakukan. “Jangan sampai minta jatah di luar kemampuan para penambang. Jujur di lokasi tambang itu ada sekitar 90 orang yang bekerja namun yang aktif bekerja hanya sekitar 50 orang,” ungkapnya.

Kapolres Seruyan AKBP Nandang Mu’min Wijaya melalui Kasatreskrim Seruyan IPTU Wahyu Satyo Budiharjo menyebut, peristiwa ini bermula saat keduanya saling berselisih paham di mana Concong memang berdasarkan informasi di lapangan disepakati penambang untuk mengatur semuanya, di mana keduanya saling memberikan pengaruh sehingga Concong merasa tidak kuat dan nekat menembak Rofiq.Sementara saat ditanya mengenai jenis senpi yang digunakan Concong yakni senpi SNW caliber 3 atau senpi revolver laras pendek yang memang untuk izin kepemilikan senpi memang tidak dimiliki pelaku. Namun untuk saat ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap Concong. (mad/ala/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 15:24

Dua Hari, Ada Pemadaman Listrik Lamandau

NANGA BULIK -  Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Nanga Bulik akan melaksanakan pemeliharaan jaringan.…

Jumat, 16 November 2018 16:08

Truk CPO Tabrak Rumah dan Bengkel

SAMPIT - Truk tangki CPO warna kuning KH 8297 LN mengalami kecelakaan tunggal, Rabu siang (14/11). Diduga…

Rabu, 07 November 2018 09:50

Polisi Terus Buru Pelaku Penusukan

KUALA PEMBUANG - Hingga Selasa (6/11), pelaku penusukan terhadap Suladi (23) belum tertangkap. Polisi…

Rabu, 07 November 2018 09:48

Banyak Ditemukan Pelanggar Melawan Arus

SAMPIT - Operasi Zebra Telabang 2018 yang digelar Polres Kotim masih terus berjalan hingga 12 November…

Rabu, 07 November 2018 09:34

Rem Blong, Escudo Seruduk Traffic Light

SAMPIT - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Achmad Yani, tepatnya di bundaran Pemda Kotim, Sampit,…

Selasa, 06 November 2018 15:14

Kepala Dinas Meninggal Ketika Rapat BBM

SAMPIT-Berita duka dating dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kotawaringin…

Senin, 05 November 2018 09:25

PATUT DICONTOH ! Uang Urunan Anggota Komunitas untuk Membantu Korban Kebakaran

BUNTOK- Hingga Sabtu (4/8) kemarin, bantuan bagi korban kebakaran Panti Asuhan Darurrahmah, Buntok terus…

Kamis, 01 November 2018 10:19

24 Ditilang, Didominasi Anak di Bawah Umur

KUALA PEMBUANG - Hari pertama razia yang dikakukan Satuan Lalu Lintas Polres Seruyan terkait Operasi…

Kamis, 01 November 2018 10:10

Kecelakaan Selalu Merenggut Korban Jiwa

PURUK CAHU-Masih cukup tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan, memaksa aparat kepolisian untuk menggelar…

Selasa, 30 Oktober 2018 10:58

Kebanyakan Anak-anak, Bupati Minta Bantuan Dinkes Kalteng

Sudah 25 orang yang terdeteksi menderita Demam Bersarah Dengue (DBD). Semuanya merupakan warga Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .