MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 11 Oktober 2017 10:36
Akui Menembak ! Concong : Rofiq Sering Minta Jatah Kepada Penambang
Concong (dua dari kiri) diamankan Polsek Seruyan Tengah bersama Tim Buser Polres Seruyan, Senin (9/10). POLRES FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, KUALA PEMBUANG-Peristiwa penembakan di lokasi tambang emas di wilayah Nyomba, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan yang melibat Concong dan Agustian Rofiq menarik perhatian. Sang aktor Concong langsung dibekuk jajaran Polsek Seruyan Tengah dibantu Tim Buser Polres Seruyan sehari setelah aksi koboi, Senin (9/10).

Concong disebut Rofiq sebagai preman di kampung tersebut sehingga tega memuntahkan timah panas dari pistol jenis SNW caliber 3 atau senpi revolver laras pendek tersebut. Concong pun mengakui aksi koboi yang dilakukannya di lokasi tambang emas, Minggu (8/10) bukan tanpa sebab. Concong menuding Rofiq lah yang merupakan preman di kampung itu, karena kerap meminta jatah kepada para penambang. .

Berdasarkan keterangan Concong, aksi nekat tersebut dilakukannya karena dirinya mempunyai tanggungjawab terhadap aksi penambangan di daerah itu dan dirinya diberikan kepercayaan untuk mengatur sejumlah penambang itu. “Saya dapat amanah untuk mengkoordinir sejumlah penambang jadi jika ada yang mengganggu saya ikut bertanggung jawab,” ujar Concong kepada wartawan di Polres Seruyan, kemarin.

Dijelaskanya, pada saat itu dirinya kerap menerima keluhan dari penambang bahwa Rofiq kerap meminta jatah kepada para penambang bahkan yang tidak bisa diterimanya bahwa Rofiq kerap mengancam para penambang jika tidak memberikan jatah. Mendengar informasi tersebut dirinya langsung memperingati korban agar tidak memaksa sejumlah penambang namun aksi tersebut terus terulang bahkan korban kerap menyuarakan kepada penambang bahwa korban seringan menantangnya. “Saya langsung mendatangi Rofiq dan langsung saya ajak berkelahi karena dia sering menantang saya,” ujarnya.

Concong mengakui, pihaknya baru lima bulan bekerja di lokasi tambang tersebut, tambang yang digarap pun diakui memang tidak berizin. “Kegiatan tersebut merupakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar.  Kami tahu aksi kami illegal namun ini untuk bertahan hidup,” ujarnya.

Menurutnya, aksi nekat tersebut dikarenakan korban sering memaksa sejumlah penambang dengan alasan meminta jatah, namun dirinya tidak terlalu memikirkan itu asalkan sesuai dengan apa yang dilakukan. “Jangan sampai minta jatah di luar kemampuan para penambang. Jujur di lokasi tambang itu ada sekitar 90 orang yang bekerja namun yang aktif bekerja hanya sekitar 50 orang,” ungkapnya.

Kapolres Seruyan AKBP Nandang Mu’min Wijaya melalui Kasatreskrim Seruyan IPTU Wahyu Satyo Budiharjo menyebut, peristiwa ini bermula saat keduanya saling berselisih paham di mana Concong memang berdasarkan informasi di lapangan disepakati penambang untuk mengatur semuanya, di mana keduanya saling memberikan pengaruh sehingga Concong merasa tidak kuat dan nekat menembak Rofiq.Sementara saat ditanya mengenai jenis senpi yang digunakan Concong yakni senpi SNW caliber 3 atau senpi revolver laras pendek yang memang untuk izin kepemilikan senpi memang tidak dimiliki pelaku. Namun untuk saat ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap Concong. (mad/ala/dar)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 10:27

Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla

PANGKALAN BUN–Tim gabungan dari Kodim 1014/PBN, Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Tagana dan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:49

KEREN…! Pegawai Lapas Kenakan Baju Adat Nusantara

TIDAK seperti upacara pada umumnya. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh melaksanakan…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:00

Truk Bermuatan Kernel Terguling, Ini Penyebabnya

SAMPIT-Truk bermuatan kernel mengalami insiden tak terduga ketika melintas di Jalan Tjilik Riwut Km…

Minggu, 12 Agustus 2018 13:27

INGAT YA…! TPA Bisa Tempat Rekreasi dan Lomba Lho, Ini Buktinya

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Permukiman…

Jumat, 10 Agustus 2018 12:30

Dihantam Tongkang Bermuatan Pasir, Kelotok dan Jamban Warga Hancur

SAMPIT – Warga Jalan Iskandar Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat…

Rabu, 25 Juli 2018 21:17

Wah! Ternyata di Kotim Belum Ada SOP Baku Penerbitan SKT

SAMPIT-Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur mengungkapkan, sampai saat ini belum ada aturan yang mengatur…

Rabu, 25 Juli 2018 21:10

Wajib Konfirmasi Status Wajib Pajak

SAMPIT–Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sampit mewajibkan anggota masyarakat yang ingin memperoleh…

Rabu, 13 Juni 2018 23:04

Mudik, Penumpang Beralaskan Terpal

PALANGKA RAYA-Puncak arus mudik lebaran 2018 di Kalteng, dapat dirasakan di Palangka Raya, Sampit, dan…

Senin, 11 Juni 2018 19:11

Pemudik Melalui Pelabuhan Sampit Mulai Ramai

SAMPIT-Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah sudah mulai dekat, antusias para pemudik nampak mulain meningkat,…

Minggu, 03 Juni 2018 14:45

Kembalikan Pluralisme Sebagai Kekuatan Bangsa Indonesia

BUNTOK - Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan salah satu pendorong besar dan diseganinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .