MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 10 Oktober 2017 06:28
DENDAM ! Todongkan Pistol ke Dada Tembus ke Kaki
Agustian Rofiq menunggu dilakukan pengambilan peluru yang masih bersarang di kakinya di RSUD dr Murdjani Sampit, Senin (9/10). //SONY/KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT-Niat Agustian Rofiq pergi bekerja menambang emas di daerah Nyomba, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan berujung petaka. Maksud hati ingin menggali sebongkah emas, malah yang didapat timah panas. Kaki kiri pria 24 tahun tersebut diterjang peluru dari senjata api (Senpi) preman kampung bernama Concong. Peristiwa nahas ini berawal saat Rofiq berangkat menggunakan sepeda motor ke lokasi tambang emas pada Minggu (8/10) sekitar pukul 12.30 WIB. Sesampainya di lokasi tambang sekitar pukul 13.30 WIB Rofiq langsung memarkirkan kuda besinya. Namun, hanya beberapa langkah berjalan, Rofiq tiba-tiba langsung dihadang Concong.

Concong langsung mencegatnya dan menodong pistol tepat di dada Rofiq. Melihat Concong menodong pistol karyawan lain yang kebetulan sama-sama menuju lokasi tambang langsung melerai dan menepis tangan Concong. Alhasil, tembakan yang awalnya diarahkan ke dada korban memutar ke bawah dan mengenai kaki kanan Rofiq dan kroban langsung tersungkur. Melihat Rofiq tersungkur dengan berlumur darah, Concong belum puas, bahkan pria yang memang terkenal selalu menenteng senpi di kampungnya ini kembali menembak korban. Rofiq pun tak tinggal diam, melihat emosi Concong memuncak, dirinya dengan luka tembak langsung bersembuyi ke dalam hutan. Beruntung pelaku bisa diamankan penambang lainnya.

Korban yang mengalami luka tembak juga dibawa ke rumah keluarganya dan langsung dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mengeluarkan peluru yang masih bersarang di kaki kananya. Hingga saat ini (kemarin) korban masih terbaring di rumah sakit dan belum mendapatkan penanganan. Hal ini lantaran masih menunggu jadwal operasi pengeluaran peluru yang masih bersarang dikakinya.

Walaupun pihak keluarga meminta untuk dilakukan rujukan ke Palangka Raya, tetapi hal ini urung dilakukan. Pasalnya berkaitan dengan biaya yang dikhawatirkan justru akan semakin bengkak, karena faktor keuangan yang minim akhirnya tidak dilakukan. Korban sendiri merasa bahwa aksi yang dilakukan oleh pelaku memang cukup brutal karena menembak dengan senjata api yang tidak semua orang boleh menggunakannya. “Kami akui bahwa pelaku ini memang dikenal layaknya preman sehingga kemana-mana selalu membawa senjata api. Kami memang memiliki permasalahan yang cukup lama dan penembakan yang dilakukan akibat dendam,”ungkap korban kepada wartawan di rumah sakit, kemarin (9/10).

Aksi penembakan yang dilakukan oleh Concong, membuat tanda tanya oleh pihak korban. Pasalnya setelah kejadian yang menimpanya dan dilaporkan ke pihak kepolisian tetapi tidak ada tanggapan sama sekali. Bahkan laporan yang disampaikan juga terkesan tidak ditindaklanjuti oleh polisi setempat. Padahal sebagai warga biasa saja memiliki senjata api saja sudah melanggar aturan apalagi sampai melakukan penembakan.  

Ia merasa bahwa polisi tidak menanggapi permasalahan yang dialaminya ini tidak secara serius, karena pada saat memberikan laporan baik dirinya maupun keluarganya terkesan tidak ada tanggapan. Untuk itu pihak keluarga memohon agar pelakunya bisa segera ditindak dan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku. Mengingat permasalahan ini sendiri dianggap sudah masuk ranah pidana dan membuatnya harus merasakan akibatnya.“Kami minta agar polisi bisa menindaklanjuti kasus ini sehingga pelakunya bisa diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami tidak terima dengan apa yang dilakukannya,” pungkasnya. (son/ala/dar)


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 08:48

Ayo Berantas Pungli Bersama, Berikan Contoh yang Benar

NANGA BULIK-Upaya pencegahan dilakukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten…

Kamis, 14 Desember 2017 08:39

Gerakan Masyarakat untuk Menggalakkan Kebersihan

PANGKALAN BUN-Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah SH MH menargetkan, daerah berjuluk Bumi Marunting…

Kamis, 14 Desember 2017 08:32

SEPAKAT ! Masalah Pangan Hal Prioritas untuk Ditangani

PANGKALAN BUN- Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dengan Luasan Wilayah 10.759 Kilometer, tercatat…

Kamis, 14 Desember 2017 06:41

Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Pangan di Kasongan Normal

KASONGAN–Menjelang perayaan Natal 25 Desember 2017 dan menyambut tahun baru 2018, Satuan Tugas…

Kamis, 14 Desember 2017 06:36

Cari dan Tangkap Pemilik Dua Truk Zenith

SAMPIT-Rapat Dengar Pendapat anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) dengan pihak kepolisian, Pemkab…

Kamis, 14 Desember 2017 06:08
Pemkab Seruyan

Cerita Rakyat Seruyan Tidak Dikenal

KUALA PEMBUANG – Saat ini masih minim upaya untuk menggali dan menyusun cerita rakyat di Kabupaten…

Kamis, 14 Desember 2017 06:02
Pemkab Seruyan

Harga Stabil, Stok Aman

KUALA PEMBUANG – Kapolres Seruyan AKBP Nandang Mu’min Wijaya turun langsung ke pasar tradisional…

Kamis, 14 Desember 2017 05:55

Rampungkan Jalur Kolam, Selanjutnya Teruntum-Sebrang Gajah

SUKAMARA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara mulai merencanakan kembali pembangunan jembatan Teruntum-…

Kamis, 14 Desember 2017 05:52

Rabies Masuk di Wilayah Perbatasan

SUKAMARA- Setelah sempat tertinggal dari kecamatan lain, akhirnya Kecamatan Jelai mendapat giliran vaksinasi…

Rabu, 13 Desember 2017 17:17
Pemkab Kapuas

Terendam Air, Distan Siasati dengan Padi Lokal

KUALA KAPUAS- Program cetak sawah kerja sama antara Dinas Pertanian (Distan) Kapuas, TNI dan beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .