MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 10 Oktober 2017 06:28
DENDAM ! Todongkan Pistol ke Dada Tembus ke Kaki
Agustian Rofiq menunggu dilakukan pengambilan peluru yang masih bersarang di kakinya di RSUD dr Murdjani Sampit, Senin (9/10). //SONY/KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT-Niat Agustian Rofiq pergi bekerja menambang emas di daerah Nyomba, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan berujung petaka. Maksud hati ingin menggali sebongkah emas, malah yang didapat timah panas. Kaki kiri pria 24 tahun tersebut diterjang peluru dari senjata api (Senpi) preman kampung bernama Concong. Peristiwa nahas ini berawal saat Rofiq berangkat menggunakan sepeda motor ke lokasi tambang emas pada Minggu (8/10) sekitar pukul 12.30 WIB. Sesampainya di lokasi tambang sekitar pukul 13.30 WIB Rofiq langsung memarkirkan kuda besinya. Namun, hanya beberapa langkah berjalan, Rofiq tiba-tiba langsung dihadang Concong.

Concong langsung mencegatnya dan menodong pistol tepat di dada Rofiq. Melihat Concong menodong pistol karyawan lain yang kebetulan sama-sama menuju lokasi tambang langsung melerai dan menepis tangan Concong. Alhasil, tembakan yang awalnya diarahkan ke dada korban memutar ke bawah dan mengenai kaki kanan Rofiq dan kroban langsung tersungkur. Melihat Rofiq tersungkur dengan berlumur darah, Concong belum puas, bahkan pria yang memang terkenal selalu menenteng senpi di kampungnya ini kembali menembak korban. Rofiq pun tak tinggal diam, melihat emosi Concong memuncak, dirinya dengan luka tembak langsung bersembuyi ke dalam hutan. Beruntung pelaku bisa diamankan penambang lainnya.

Korban yang mengalami luka tembak juga dibawa ke rumah keluarganya dan langsung dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mengeluarkan peluru yang masih bersarang di kaki kananya. Hingga saat ini (kemarin) korban masih terbaring di rumah sakit dan belum mendapatkan penanganan. Hal ini lantaran masih menunggu jadwal operasi pengeluaran peluru yang masih bersarang dikakinya.

Walaupun pihak keluarga meminta untuk dilakukan rujukan ke Palangka Raya, tetapi hal ini urung dilakukan. Pasalnya berkaitan dengan biaya yang dikhawatirkan justru akan semakin bengkak, karena faktor keuangan yang minim akhirnya tidak dilakukan. Korban sendiri merasa bahwa aksi yang dilakukan oleh pelaku memang cukup brutal karena menembak dengan senjata api yang tidak semua orang boleh menggunakannya. “Kami akui bahwa pelaku ini memang dikenal layaknya preman sehingga kemana-mana selalu membawa senjata api. Kami memang memiliki permasalahan yang cukup lama dan penembakan yang dilakukan akibat dendam,”ungkap korban kepada wartawan di rumah sakit, kemarin (9/10).

Aksi penembakan yang dilakukan oleh Concong, membuat tanda tanya oleh pihak korban. Pasalnya setelah kejadian yang menimpanya dan dilaporkan ke pihak kepolisian tetapi tidak ada tanggapan sama sekali. Bahkan laporan yang disampaikan juga terkesan tidak ditindaklanjuti oleh polisi setempat. Padahal sebagai warga biasa saja memiliki senjata api saja sudah melanggar aturan apalagi sampai melakukan penembakan.  

Ia merasa bahwa polisi tidak menanggapi permasalahan yang dialaminya ini tidak secara serius, karena pada saat memberikan laporan baik dirinya maupun keluarganya terkesan tidak ada tanggapan. Untuk itu pihak keluarga memohon agar pelakunya bisa segera ditindak dan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku. Mengingat permasalahan ini sendiri dianggap sudah masuk ranah pidana dan membuatnya harus merasakan akibatnya.“Kami minta agar polisi bisa menindaklanjuti kasus ini sehingga pelakunya bisa diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami tidak terima dengan apa yang dilakukannya,” pungkasnya. (son/ala/dar)


BACA JUGA

Selasa, 17 Oktober 2017 18:43

PPP Mura Optimistis Jadi Pemenang Pileg 2019

PURUK CAHU - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Murung Raya (Mura) sudah menyerahkan berkas…

Selasa, 17 Oktober 2017 15:07

Standar Motor Lupa Dinaikan

PULANG PISAU - Kecelakaan kembali memakan korban. Kali ini terjadi di Jalan Trans Kalimantan Km 24 Desa…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:53
DPRD Kapuas

Proses Pembangunan yang Diprogramkan Pemda Bisa Berjalan Lancar

KUALA KAPUAS - DPRD Kabupaten Kapuas mendengarkan jawaban kepala daerah, atas penyampaian pemandangan…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:44
DPRD Pulpis

Stadion Harus Terus Dikembangkan

PULANG PISAU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) mengapresiasi peresmian …

Selasa, 17 Oktober 2017 14:38
DPRD Seruyan

Perangkat Desa Diminta Bantu Sosialisasikan Larangan Pembakaran Lahan dan Hutan

KUALA PEMBUANG - Para kepala desa (Kades) diminta agar mengimbau warganya supaya tidak membakar lahan…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:33
DPRD Gunung Mas

Dewan Tidak Inginkan Pengalokasian Anggaran Terulang-ulang

KUALA KURUN – Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), H Gumer meminta pihak terkait menyiapkan…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:26
Pemkab Gunung Mas

Tidak Sesuai Rencana Induk, Dianggap Ilegal

KUALA KURUN- Landasan pacu Bandar Udara (Bandara) Sangkalemu Kuala Kurun akan diperpanjang 300 meter.…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:10
Pemkab Pulang Pisau

Edy Resmikan Penggunaan Stadion

PULANG PISAU - Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H Edy Pratowo meresmikan penggunaan perdana stadion. Di…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:04
Pemkab Katingan

Waspada Penyakit Kaki Gajah

KASONGAN - Seluruh masyarakat Kabupaten Katingan perlu lebih waspada terhadap penyakit filariasis atau…

Selasa, 17 Oktober 2017 11:29

Pilkades Serentak Hasilkan Kades Berkualitas

SUKAMARA-Untuk memastikan pemungutan suara di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berlangsung dengan baik,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .