MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Sabtu, 07 Oktober 2017 06:45
Pasutri Ini Masih Bingung, Anaknya Meninggal Usai Dioperasi
Orang tua Zacky saat menunjukkan foto almarhum anak mereka yang diguga menjadi korban malapraktik, saat ditemui awak media di kediamannya, Jumat (6/10). //RUSLAN/KALTENG POS

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Suasana berduka masih menyelimuti kediaman keluarga Dedi Heri Yadi (31) dan Riana (28) saat awak media Berkunjung ke kediamannya Jalan Perwira, RT 6 Kelurahan Mendawai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (6/10). Harapan keluarga Dedi Heri Yadi, melihat kesembuhan putra semata wayang mereka Muhammad Zacky Arya Pratama (8), pupus sudah setelah anaknya divonis dokter meninggal dunia pascadilakukan operasi pemasangan pen di bagian paha kaki kanan.

Muhammad Zacky Arya Pratama, diduga menjadi korban Malapraktik setelah bocah delapan tahun ini dikabarkan meninggal dunia usai melaksanakan operasi pemasangan pen pada kaki kanannya. Selain itu keluarga juga menilai adanya kelalaian petugas medis saat menangani anaknya tersebut.“Yang saya curiga kenapa tidak ada kantung darah (yang diberikan) padahal sebelumnya pihak RS meminta darah untuk operasi Zacky. Bibirnya waktu itu saya lihat sudah pucat tapi dokter bilang tidak apa-apa,” ujar Dedi saat dikonfirmasi Kalteng Pos di kediamannya, Jumat (6/10).

Penelusuran Kalteng Pos di lapangan, Zacky dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Rabu 4 Oktober. Zacky sebelumnya diketahui mengalami kaki patah akibat kecelakaan sekitar 6 bulan lalu,  kemudian dibawa ke tempat pijat dan kondisinya sehat, hanya saja kaki Zacky berjalan tidak normal seperti yang lainnya. Kedua orang tua Zacky yang tidak puas dengan kondisi anaknya kemudian berniat mengoperasinya agar bisa kembali berjalan dengan normal seperti sediakala. "Zacky mengalami kecelakaan sekitar 6 bulan lalu kakinya patah, kami bawa ke tukang pijat dia baik-baik saja, setelah 3 bulan (pascakecelakaan) kemudian kakinya keseleo saat bermain, walaupun keadaannya sehat namun kaki Zacky bejalan tidak normal," kata Dedi menjelaskan kepada awak media.

Dedi menambahkan, berkat rekomendasi rekannya, Zacky kemudian dibawa untuk melakukan operasi pemasangan pen di Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Mereka mulai mendaftarkan anaknya untuk untuk operasi pada hari Selasa 3 Oktober, dan dijadwalkan oleh pihak Rumah Sakit untuk melakukan operasi pada hari Rabu 4 Oktober, pukul 09.00 WIB. Operasi yang sebelumnya dijadwalkan pagi, molor menjadi pukul 01.30 WIB lantaran terkendala pemadaman listrik. Proses operasi pun diklaim berjalan lancar hingga berakhir pada pukul 05.00 WIB, Zacky masih sempat sadarkan diri dan berkomunikasi dengan  orang tuanya, namun saat itu kondisinya memburuk hingga ia harus dipindahkan ke Ruang ICU, tak lama berselang sekitar pukul 06.00 WIB Zacky dikabarkan sudah meninggal dunia.

Sampai saat ini pihak keluarga masih bertanya-tanya apa yang menyebabkan Zacky, bisa meninggal dunia padahal hanya melakukan operasi pemasangan pen di bagian kaki. Pihak keluarga pun mengaku hingga kini belum menerima keterangan resmi dari pihak Rumah Sakit. "Kalau secara pribadi kami sudah mengikhlaskan kepergian anak kami, namun pihak keluarga masih penasaran, untuk itu keluarga berencana akan menghubungi pihak rumah sakit untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya Zacky, karena dari kemarin kami masih belum diberi tahu," jelasnya.

Ditemui terpisah Plt Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Dr Achmad Faozan mengatakan, kasus yang dialami Zacky merupakan penyambungan kembali tulang yang patah yang terjadi sekitar enam bulan lalu dan ini merupakan operasi yang cukup besar, untuk proses selanjutnya pihak rumah sakit masih mengumpulkan informasi. "Dalam waktu dekat kita akan fasilitasi pertemuan dokter dangan pihak keluarganya untuk menjelaskan prosesnya, karena pihak keluargakan meminta penjelasan dari rumah sakit terkait masalah ini," ujar Faozan saat dikonfirmasi awak media di Kawasan Kantor DPRD Kobar, Jumat siang (6/10).

Saat ditanya lebih lanjut terkait dugaan malapraktik, Dr Faozan belum bisa memastikan, karena pihaknya masih belum melakukan proses investigasi terhadap dokter yang menangani operasi ini. "Kalau keluarga pasien mau meminta catatan perjalanan medik silakan ke rumah sakit, saya sudah bertemu dan meminta keterangan dari dokter yang menangani operasi Zacky, namun penyebabnya belum bisa disampaikan," pungkasnya. (*lan/ala/dar)


BACA JUGA

Rabu, 13 Juni 2018 23:04

Mudik, Penumpang Beralaskan Terpal

PALANGKA RAYA-Puncak arus mudik lebaran 2018 di Kalteng, dapat dirasakan di Palangka Raya, Sampit, dan…

Senin, 11 Juni 2018 19:11

Pemudik Melalui Pelabuhan Sampit Mulai Ramai

SAMPIT-Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah sudah mulai dekat, antusias para pemudik nampak mulain meningkat,…

Minggu, 03 Juni 2018 14:45

Kembalikan Pluralisme Sebagai Kekuatan Bangsa Indonesia

BUNTOK - Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan salah satu pendorong besar dan diseganinya…

Senin, 14 Mei 2018 09:30

Ciptakan Suasana Aman dan Damai saat Pilkada

MURUNG RAYA-Dalam mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Murung Raya berjalan aman dan kondusif,…

Rabu, 25 April 2018 06:27

Jaga Kesamaptaan Jasmani

BUNTOK-dimana pun bertugas, prajurit TNI dituntut memiliki kesamaptaan jasmani yang baik. Hal ini untuk…

Rabu, 25 April 2018 06:20

Kodim dan BPTP Percepat Gerakan Tanam Padi

PANGKALAN BUN- Salah satu kunci keberhasilan sistem dalam mencapai tugas pokok adalah sinergitas. Hal…

Rabu, 25 April 2018 06:15

Perkuat Sinergitas untuk Kejayaan Negeri

PALANGKA RAYA- Sinergi merupakan hal yang sangat mudah diucapkan, namun tapi terkadang sulit diterapkan.…

Rabu, 25 April 2018 06:10

BANJIR di Muara Teweh Mengkhawatirkan

MUARA TEWEH- Prajurit TNI dan Polri menunjukan jiwa kepedulian terhadap rakyat saat membantu proses…

Rabu, 25 April 2018 06:03

Fairid-Umi Adakan Pengobatan Gratis

PALANGKA RAYA- Aksi nyata untuk membantu masyarakat Kota Palangka Raya kembali dilakukan Fairid Naparin-Hj…

Rabu, 25 April 2018 05:57

Aries-Fawzi Siap Tangani ODGJ

PALANGKA RAYA-Salah satu program calon wali kota Aries Marcorius Narang dan calon wakil wali kota Habib…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .