MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 01 Oktober 2017 22:56
Duh Memrihatinkan...! Lulusan SMK di Kalteng Banyak Menganggur
Masih banyaknya lulusan SMK belum mendapat kesempatan di dunia kerja, mengharuskan mereka meningkatkan keahliannya. Tampak seorang teknisi di Balai Latihan Kerja dan Industri (BLKI) Palangka Raya sedang pelatihan teknik pengelasan dan pembubutan, Sabtu (30/9). (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah seharusnya memiliki keahlian, termasuk mampu bersaing di dunia kerja. Tetapi, nyatanya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng Slamet Winaryo menilai, lulusan SMK di Kalteng banyak yang belum bekerja.

Untuk itu, pihaknya berencana merancang ulang (reengineering) paket keahlian yang diajarkan di sekolah. Banyaknya lulusan SMK belum mampu bekerja atau membuka usaha sendiri, lanjut dia, bisa terjadi akibat miss mate atau ketidakcocokan antara keahlian lulusan, dengan kebutuhan keahlian di sebuah perusahaan.

“Antara SMK dan industri gak boleh miss match. SMK harus mempunyai link yang match (berpasangan, Red) dan pas dengan industri,” ujarnya usai dialog publik bersama Ombudsman Republik Indonesia, Jumat (29/9) malam.

Tentu saja pihaknya tidak menginginkan SMK mengajarkan atau menerapkan paket keahlian, yang bertolak belakang dengan potensi lingkungan dan industri di daerah SMK tersebut. “Apa yang dibuat (keahlian, Red) harus ada dampak ke industri dan potensi lingkungan. Apa sebab kurangnya, ini yang harus kita benahi,” tukasnya.

Saat ditanyakan kepastian waktu reengineering itu, Slamet belum berani memutuskan. Menurutnya, pihaknya juga harus melakukan pengkajian jumlah dan juga potensi lulusan masing-masing SMK. “Kami masih mengkaji lulusan dari beberapa sekolah dan nanti akan kami petakan,” terangnya.

Pria dengan suara agak serak ini menjelaskan, reengineering itu merupakan amanah dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK, dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Sebelumnya, dalam diskusi tersebut, Slamet sempat menerangkan jika ada sekitar 150 SMK dengan beragam paket keahlian di Kalteng.

Selain persoalan miss mate, masih minimnya jumlah guru dan alat produktif juga menjadi salah satu faktor yang harus pihaknya perbaiki, jika ingin mengurangi jumlah pengangguran lulusan SMK. “Reengineering paket keahlian sesuai dengan Inpres nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK. Kelemahannya sekarang itu miss mate antara industri dan SMK yang tidak nyambung serta jumlah guru dan alat produktif,” imbuhnya.

Rencana penyesuaian jurusan maupun reengineering tersebut mendapat perhatian Anggota Komisi C DPRD Kalteng Hj Prihati Ttitik Mulyani. Ia menilai, sudah seharusnya keahlian yang diajarkan di sekolah sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.

“Ya, harusnya SMK itu disesuaikan dengan kebutuhan lapangan pekerjaan yang ada di wilayah Kalteng atau daerah di mana SMK itu berada,” ucapnya melalui telepon, Sabtu (30/9).

Kesesuaian antar kebutuhan tersebut sangatlah penting sehingga lulusan SMK bisa diterima di perusahaan. Jika jurusan tersebut tidak sesuai, sudah pasti lulusan SMK belum siap bekerja dan masih membutuhkan keahlian lainnya.

“Mindset-nya harus diubah, jangan lagi hanya ingin menjadi pekerja saja, tetapi lulusan SMK harus bisa membuka lapangan pekerjaan baru,” jelas politisi perempuan Nasdem ini sembari menegaskan, tak hanya mendukung reengineering, pihaknya juga mendukung apabila ada pembukaan sekolah baru yang sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaan. (ami/uni/abe/nto)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 07:06

Siswi SMP Itu Diduga Dibunuh ? Sang Ibu Diperiksa di Polisi

PALANGKA RAYA- Kematian Dwi Anggraini menggundang tanda tanya. Remaja 14 tahun itu ditemukan warga tersungkur…

Senin, 23 Oktober 2017 21:29

Pelajar Tewas Diduga Dianiaya, Tubuh Penuh lebam dan Luka Memar di Leher

PALANGKA RAYA- Berita tewasnya Dwi Anggraini (14), warga Kompleks Bukit Ketimpun, cukup mengejutkan.…

Senin, 23 Oktober 2017 21:11

ASTAGA...! Sempat Terdengar Suara Teriakan, Pelajar SMP Terkapar dan Akhirnya Tewas

PALANGKA RAYA - Warga Kompleks Perumahan Bukit Ketimoun II, Jalan Tjilik Riwut Km 9 dikejutkan oleh…

Rabu, 18 Oktober 2017 22:29

Tak Ada Penggusuran, Jika Ibu Kota Pindah ke Kalteng

PALANGKA RAYA-Meski kepastian pemindahan ibu kota pemerintahan masih wacana. Sampai saat ini belum ada…

Selasa, 17 Oktober 2017 18:19

Mayat tanpa Kepala Akhirnya Dimakamkan di Sampit

SAMPIT-Akhirnya setelah dilakukan pertemuan baik dengan pihak keluarga korban serta PT Darma Lautan…

Senin, 16 Oktober 2017 23:09

Angin Kencang, Stand Roboh Timpa Pengunjung

MUARA TEWEH – Hujan menguyur kota Muara Teweh disertai angin kencang, membuat tenda stand pameran…

Senin, 16 Oktober 2017 21:01

ASTAGA! Setelah Suara Letupan, Rektorat UPR Nyaris Hangus

PALANGKA RAYA-Akhir pekan di Kota Palangka Raya dihebohkan kebakaran hebat melahap mes dosen muda Universitas…

Senin, 16 Oktober 2017 20:59

GEGER..!! Mayat tanpa Kepala Terdampar di Bibir Pantai

SAMPIT-Warga Desa Pantai Ujung Pandaran mendadak geger. Hal ini dikarenakan dibibir pantai ditemukan…

Minggu, 15 Oktober 2017 15:56

NGERI!!! Semua Kasek Bisa Jadi Tersangka

PALANGKA RAYA-Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 1 Palangka Raya, BS kembali buka suara. Kali ini, ia bersoloroh…

Selasa, 10 Oktober 2017 21:15

Mayat Karyawan Perusahaan Nyangkut di Kayu

MUARA TEWEH –  Warga Muara Pari Kecamatan Lahei, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .