MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 24 September 2017 21:13
Gara-gara Lahan, Dua Kadis Ditangkap Polisi?
Ilustrasi

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Menjelang akhir pekan kemarin, muncul kabar di sekitar Kota Pangkalan Bun yang menyebutkan bahwa ada sejumlah oknum pejabat selevel kepala dinas (kadis) dan sekretaris di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang ditangkap polisi.

Mereka ditangkap isunya karena terkait sengketa lahan yang ada hubungannya dengan aset daerah setempat.

Para pejabat dari Kobar yang kabarnya ditangkap aparat dari Polda Kalteng itu adalah Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) MY, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan RP, serta seorang pejabat daerah berinisial Lk serta satu staf berinisial Mi.

Informasi yang dihimpun wartawan di lapangan, Sabtu (23/9) menyebutkan, para pejabat itu diduga diamankan berkaitan dangan sengketa lahan dengan BR terkait dugaan pemalsuan surat menyurat kepemilikan tanah.

Salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya menyebutkan, saat ini seorang para pejabat dari Kobar itu sedang berada di Mapolda Kalteng setelah member keterangan terkait kasus tanah tersebut sejak Jumat (22/9) malam. Namun kedatangan mereka ke polda hanya untuk memberi keterangan sebagai saksi.

“Bukan sesuatu yang aneh, karena (para pejabat itu) emang sudah sering bolak-balik ke polda untuk memberi keterangan tambahan yang diperlukan,” kata sumber tersebut.

Dijelaskannya, keberadaan pejabat tersebut hanya sebatas pemeriksaan dan bukan ditangkap. “Yang saya tahu, ada tiga orang yang ke polda, yaitu Pak Lukman, Pak Rosihan, dan bapak Yadi, berkaitan dengan masalah sengketa lahan yang di belakang kantor Distanak," ungkapnya.

Ia menambahkan, masalah ini sudah terjadi sejak lama dan berlarut-larut, bahkan sudah tiga kali berganti kepala dinas. “Sekarang aset negara diakui orang, namun orang yang mempertahankan aset tersebut justru dipidanakan, padahal secara hukum di MA sudah incraht bahwa memang aset tersebut milik negara,” tegasnya.

Sementara Kapolres Kobar AKBP Pria Premos SIK mengatakan, tidak ada penangkapan maupun penjemputan terhadap pejabat yang ada di Kobar. “Informasi yang saya terima mereka (pejabat) memang datang sendiri ke polda, karena memang mendapat panggilan kedua. Informasi lebih lengkapnya bisa ke Dirkrimum Polda,” kata Pria Premos kepada Kalteng Pos via telepon, tadi malam (23/9). (*lan/ala/ens/nto)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 06:42

Diupah Rp5 Juta, Kurir Narkoba Terancam Hukuman Mati

NANGA BULIK–Berbatasan langsung dengan provinsi tentangga yakni Kalimantan Barat (Kalbar), membuat…

Kamis, 14 Desember 2017 22:32
DUKA CITA

Ibunda Wagub Wafat, di Makamkan di Basarang

PALANGKA RAYA-Berita duka kembali menyelimuti Bumi Tambun Bungai. Ibunda dari Wakil Gubernur Kalteng…

Senin, 11 Desember 2017 08:30

Peduli HAM, Bupati Lamandau Terima Penghargaan dari Menteri

NANGA BULIK-Upaya dari Pemerintah Kabupaten Lamandau peduli terhadap Hak Azasi Manusia (HAM) dapatkan…

Sabtu, 09 Desember 2017 06:14

5 Terpidana Tipikor Dieksekusi, Rp616 Juta Uang Negara Diselamatkan

NANGA BULIK-Kejaksaan Negeri Lamandau sangat serius memerangi tindak pidana korupsi (Tipikor) di wilayah…

Jumat, 08 Desember 2017 06:25
DPRD Kotim

Peredaran Narkoba di Kotim Parah

SAMPIT- Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) didesak untuk mempercepat pembentukan Badan Narkotika Nasional…

Kamis, 07 Desember 2017 23:33

Kelotok Hantam Tongkang! Motoris Lompat, Bapak dan Anak Tenggelam

MUARA TEWEH–Tak disangka, tongkang yang berlabuh dan terikat pada pancang membawa petaka. Wahyu…

Kamis, 07 Desember 2017 23:23

FANTASTIS ! Polisi Gagalkan Peredaran 3.740.000 Butir Zenith

SAMPIT-Satreskoba Polres Kotim sukses besar dalam upaya menggagalkan masuknya obat daftar G jenis Charnophen…

Kamis, 07 Desember 2017 08:20

ASTAGA ! Beberapa Pasangan Berbuat Mesum di Kos-kosan

SAMPIT-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotawaringin Timur akan mengawasi secara ketat tempat…

Kamis, 07 Desember 2017 07:22

Kepala Daerah Diingatkan Menjabarkan Janji saat Kampanye

PANGKALAN BUN-Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah beserta Wakil Bupati Kobar H Ahmadi Riansyah…

Rabu, 06 Desember 2017 06:16

TEGAS ! Tiga Tempat Maksiat Resmi Ditutup

SAMPIT-Pemerintah Kabupaten Kotim akhirnya resmi menutup tiga kawasan lokalisasi, Selasa (5/12). Tiga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .