MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 23 September 2017 19:27
Kerja Bersama untuk Restorasi Gambut
Kedubes Norwegia Mr Veegard Kaale bersama dengan Kepala BRG RI dan unsur lainnya, melihat langsung kegiatan launching aksi kerja bersama restorasi gambut menuju Kalteng Berkah di Desa Taruna, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (22/9). (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Rombongan dua Kedutaan Besar (Kedubes) Norwegia Mr Veegard Kaale dan Kedubes Inggris Ida Suriany serta Kepala Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia (BRG RI) Nazir Foead beserta rombongan berkunjung ke Kalteng. Mereka disambut langsung oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran beserta jajarannya.

Kedatangan dua dubes ini untuk menghadiri launching aksi kerja bersama restorasi gambut menuju Kalteng Berkah di Kabupaten Pulang Pisau.

Setelah menjumpai Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran di ruang VIP Bandara Tjilik Riwut, rombongan langsung bertolak ke Desa Tanjung Taruna, Kabupaten Pulang Pisau, guna mengikuti rangkaian kegiatan yang telah diagendakan oleh panitia pelaksana.

Selain launching, juga dilaksanakan kuliah umum dan sesi tanya jawab. Pasalnya, pada kesempatan tersebut juga dihadiri ratusan mahasiswa dari Fakultas Kehutanan dan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR), perwakilan mahasiswa program doktor, masyarakat peduli api serta masyarakat setempat.

Deputi Lingkunga Hidup badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Medrillzam mengatakan, menjadi komitmen Indonesia untuk turut berkontribusi dalam aksi mengurangi emisi gas rumah kaca telah sejalan dengan Indinesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) dan UKCCU dalam kegiatan tata kelola lahan gambut di Kalteng.

“Ini adalah lembaga perwakilan pemerintah Indonesia yang dibentuk pada 2009 lalu, untuk menangani perubahan iklim di Indonesia ke dalam pembangunan nasional dalam adaptasi perubahan iklim. Di mana, mereka sudah membentuk kelompok masyarakat peduli api pada tingkat desa di Kabupaten Pulang Pisau hingga pembangunan sumur bor dan pengadaan alat pemadam,”ungkap Medrillzam.

Tambah Medrillzam, adapun kegiatan ICCTF-UKCCU adalah membuat sumur bor dan sekat bakar untuk pencegahan kebakaran gambut di Kalteng yang diimplementasikan oleh mitra pelaksana pusat pengendalian kebakaran dan rehabilitasi hutan,lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat UPR selama Februari-Desember dengan nilai proyek sebesar Rp4.507.181.000.

“Kegiatan aksi kerja bersama restorasi gambut di Kalteng, tidak lain untuk membangun komitmen kita sekaligus mensosialisasikan Program BGR dan ICCTF serta Bappenas tentang pembangunan infrastruktur pembasahan gambut di Kalteng Tahun 2017,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua BRG RI Nazir Foead mendukung program restorasi gambut ini.

 “Presiden RI Joko Widodo sangat senang dan berpesan untuk bisa berdiskusi lagi di istana agar lebih detail lagi, bagaimana budi daya di lahan gambut bisa berjalan lebih bagus lagi. Tetapi beliau ingin lebih dari 500 Ha, bahkan ribuan hektare lagi untuk budi daya lahan yang bisa cocok dikembangkan bersama dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Nazir.

Nazir Foead berharap, semua upaya tersebut bisa terdokumentasi dengan baik dan dilakukan dengan sungguh-sungguh. Karena tidak hanya bisa dibanggakan, tetapi nantinya bisa menginspirasi regional lain di Indonesia maupun dunia.

“Ada harapan besar rekan-rekan internasional untuk membantu Indonesia, agar hutan tropis kita bisa menjadi model dan contoh terhadap negara lain, “ paparnya.

Sementara itu, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengapresiasi kegiatan ICCTF-UKCCU yang rela mendonasikan dananya ke Kalteng khususnya Kabupaten Pulang Pisau, untuk melakukan restorasi gambut sekaligus memberdayakan masyarakat untuk ikut serta menjaga agar tidak ada lagi kebakaran lahan.

“Saya menyambut baik hal itu. Di mana kita berkaca pada Tahun 2015 silam, Kalteng dilanda bencana besar kabut asap. Dan, pemerintah Indonesia tidak main-main lagi tentang bencana asap, khususnya di Kalteng yang kebanyakan lahan tidur. Dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah,” pungkas Sugianto.

Menurut Sugianto, adanya pihak yang mau memberikan bantuan seperti ICCTF- UKAID guna menjaga hutan, patut dihargai. Namun ada beberapa hal menjadi masukan gubernur bagi pihak pendonor.

“Kita memang wajib menjaga hutan, melalui dana asing sekaligus memberdayakan masyarakat Kalteng. Namun kesejahteraan mereka yang peduli api juga harus diperhatikan oleh lembaga terkait,” imbaunya.

Menanggapi hal itu, Kedutaan Besar (Kedubes) Norwegia  Mr Vegard Kaale, tentang kerja sama Indonesia dan Norwegia sudah menjalin kerja sama sejak 2010. Di mana pemerintah Indonesia punya ambisi yang sangat kuat untuk menurunkan laju perusakan hutan.

“Kami senang hingga saat ini ada beberapa kemajuan dari pencapaian ambisi tersebut dan merupakan hal yang sangat penting. Apa yang dilakukan oleh Pemprov Kalteng membuat kami bangga,”kata Vegerd Kaale.

Dia juga berterima kasih kepada BRG yang dengan usaha yang sudah dilakukan hingga sekarang. Menurutnya, kepemimpinan gubernur Kalteng sangat penting untuk keberlangsungan restorasi gambut, dengan antusias masyarakatnya yang ikut andil menjaga hutan.

“Untuk bantuan dari negara-negara lain tetap ada dan seperti apa pembagian kewenangan dengan masyarakat. Dalam waktu dekat, saya akan mendiskusikan hal itu bersama dengan gubernur Kalteng,” tutupnya. (ena/c3/bud/nto)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 08:46

Rayakan Pergantian Tahun dengan Salat Berjamaah

PANGKALAN BUN-Sejumlah perisiapan mulai dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 15 Desember 2017 06:42

Diupah Rp5 Juta, Kurir Narkoba Terancam Hukuman Mati

NANGA BULIK–Berbatasan langsung dengan provinsi tentangga yakni Kalimantan Barat (Kalbar), membuat…

Kamis, 14 Desember 2017 22:32
DUKA CITA

Ibunda Wagub Wafat, di Makamkan di Basarang

PALANGKA RAYA-Berita duka kembali menyelimuti Bumi Tambun Bungai. Ibunda dari Wakil Gubernur Kalteng…

Senin, 11 Desember 2017 08:30

Peduli HAM, Bupati Lamandau Terima Penghargaan dari Menteri

NANGA BULIK-Upaya dari Pemerintah Kabupaten Lamandau peduli terhadap Hak Azasi Manusia (HAM) dapatkan…

Sabtu, 09 Desember 2017 06:14

5 Terpidana Tipikor Dieksekusi, Rp616 Juta Uang Negara Diselamatkan

NANGA BULIK-Kejaksaan Negeri Lamandau sangat serius memerangi tindak pidana korupsi (Tipikor) di wilayah…

Jumat, 08 Desember 2017 06:25
DPRD Kotim

Peredaran Narkoba di Kotim Parah

SAMPIT- Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) didesak untuk mempercepat pembentukan Badan Narkotika Nasional…

Kamis, 07 Desember 2017 23:33

Kelotok Hantam Tongkang! Motoris Lompat, Bapak dan Anak Tenggelam

MUARA TEWEH–Tak disangka, tongkang yang berlabuh dan terikat pada pancang membawa petaka. Wahyu…

Kamis, 07 Desember 2017 23:23

FANTASTIS ! Polisi Gagalkan Peredaran 3.740.000 Butir Zenith

SAMPIT-Satreskoba Polres Kotim sukses besar dalam upaya menggagalkan masuknya obat daftar G jenis Charnophen…

Kamis, 07 Desember 2017 08:20

ASTAGA ! Beberapa Pasangan Berbuat Mesum di Kos-kosan

SAMPIT-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotawaringin Timur akan mengawasi secara ketat tempat…

Kamis, 07 Desember 2017 07:22

Kepala Daerah Diingatkan Menjabarkan Janji saat Kampanye

PANGKALAN BUN-Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah beserta Wakil Bupati Kobar H Ahmadi Riansyah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .