MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 23 September 2017 19:27
Kerja Bersama untuk Restorasi Gambut
Kedubes Norwegia Mr Veegard Kaale bersama dengan Kepala BRG RI dan unsur lainnya, melihat langsung kegiatan launching aksi kerja bersama restorasi gambut menuju Kalteng Berkah di Desa Taruna, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (22/9). (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Rombongan dua Kedutaan Besar (Kedubes) Norwegia Mr Veegard Kaale dan Kedubes Inggris Ida Suriany serta Kepala Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia (BRG RI) Nazir Foead beserta rombongan berkunjung ke Kalteng. Mereka disambut langsung oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran beserta jajarannya.

Kedatangan dua dubes ini untuk menghadiri launching aksi kerja bersama restorasi gambut menuju Kalteng Berkah di Kabupaten Pulang Pisau.

Setelah menjumpai Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran di ruang VIP Bandara Tjilik Riwut, rombongan langsung bertolak ke Desa Tanjung Taruna, Kabupaten Pulang Pisau, guna mengikuti rangkaian kegiatan yang telah diagendakan oleh panitia pelaksana.

Selain launching, juga dilaksanakan kuliah umum dan sesi tanya jawab. Pasalnya, pada kesempatan tersebut juga dihadiri ratusan mahasiswa dari Fakultas Kehutanan dan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR), perwakilan mahasiswa program doktor, masyarakat peduli api serta masyarakat setempat.

Deputi Lingkunga Hidup badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Medrillzam mengatakan, menjadi komitmen Indonesia untuk turut berkontribusi dalam aksi mengurangi emisi gas rumah kaca telah sejalan dengan Indinesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) dan UKCCU dalam kegiatan tata kelola lahan gambut di Kalteng.

“Ini adalah lembaga perwakilan pemerintah Indonesia yang dibentuk pada 2009 lalu, untuk menangani perubahan iklim di Indonesia ke dalam pembangunan nasional dalam adaptasi perubahan iklim. Di mana, mereka sudah membentuk kelompok masyarakat peduli api pada tingkat desa di Kabupaten Pulang Pisau hingga pembangunan sumur bor dan pengadaan alat pemadam,”ungkap Medrillzam.

Tambah Medrillzam, adapun kegiatan ICCTF-UKCCU adalah membuat sumur bor dan sekat bakar untuk pencegahan kebakaran gambut di Kalteng yang diimplementasikan oleh mitra pelaksana pusat pengendalian kebakaran dan rehabilitasi hutan,lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat UPR selama Februari-Desember dengan nilai proyek sebesar Rp4.507.181.000.

“Kegiatan aksi kerja bersama restorasi gambut di Kalteng, tidak lain untuk membangun komitmen kita sekaligus mensosialisasikan Program BGR dan ICCTF serta Bappenas tentang pembangunan infrastruktur pembasahan gambut di Kalteng Tahun 2017,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua BRG RI Nazir Foead mendukung program restorasi gambut ini.

 “Presiden RI Joko Widodo sangat senang dan berpesan untuk bisa berdiskusi lagi di istana agar lebih detail lagi, bagaimana budi daya di lahan gambut bisa berjalan lebih bagus lagi. Tetapi beliau ingin lebih dari 500 Ha, bahkan ribuan hektare lagi untuk budi daya lahan yang bisa cocok dikembangkan bersama dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Nazir.

Nazir Foead berharap, semua upaya tersebut bisa terdokumentasi dengan baik dan dilakukan dengan sungguh-sungguh. Karena tidak hanya bisa dibanggakan, tetapi nantinya bisa menginspirasi regional lain di Indonesia maupun dunia.

“Ada harapan besar rekan-rekan internasional untuk membantu Indonesia, agar hutan tropis kita bisa menjadi model dan contoh terhadap negara lain, “ paparnya.

Sementara itu, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengapresiasi kegiatan ICCTF-UKCCU yang rela mendonasikan dananya ke Kalteng khususnya Kabupaten Pulang Pisau, untuk melakukan restorasi gambut sekaligus memberdayakan masyarakat untuk ikut serta menjaga agar tidak ada lagi kebakaran lahan.

“Saya menyambut baik hal itu. Di mana kita berkaca pada Tahun 2015 silam, Kalteng dilanda bencana besar kabut asap. Dan, pemerintah Indonesia tidak main-main lagi tentang bencana asap, khususnya di Kalteng yang kebanyakan lahan tidur. Dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah,” pungkas Sugianto.

Menurut Sugianto, adanya pihak yang mau memberikan bantuan seperti ICCTF- UKAID guna menjaga hutan, patut dihargai. Namun ada beberapa hal menjadi masukan gubernur bagi pihak pendonor.

“Kita memang wajib menjaga hutan, melalui dana asing sekaligus memberdayakan masyarakat Kalteng. Namun kesejahteraan mereka yang peduli api juga harus diperhatikan oleh lembaga terkait,” imbaunya.

Menanggapi hal itu, Kedutaan Besar (Kedubes) Norwegia  Mr Vegard Kaale, tentang kerja sama Indonesia dan Norwegia sudah menjalin kerja sama sejak 2010. Di mana pemerintah Indonesia punya ambisi yang sangat kuat untuk menurunkan laju perusakan hutan.

“Kami senang hingga saat ini ada beberapa kemajuan dari pencapaian ambisi tersebut dan merupakan hal yang sangat penting. Apa yang dilakukan oleh Pemprov Kalteng membuat kami bangga,”kata Vegerd Kaale.

Dia juga berterima kasih kepada BRG yang dengan usaha yang sudah dilakukan hingga sekarang. Menurutnya, kepemimpinan gubernur Kalteng sangat penting untuk keberlangsungan restorasi gambut, dengan antusias masyarakatnya yang ikut andil menjaga hutan.

“Untuk bantuan dari negara-negara lain tetap ada dan seperti apa pembagian kewenangan dengan masyarakat. Dalam waktu dekat, saya akan mendiskusikan hal itu bersama dengan gubernur Kalteng,” tutupnya. (ena/c3/bud/nto)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 22:29

Tak Ada Penggusuran, Jika Ibu Kota Pindah ke Kalteng

PALANGKA RAYA-Meski kepastian pemindahan ibu kota pemerintahan masih wacana. Sampai saat ini belum ada…

Selasa, 17 Oktober 2017 18:19

Mayat tanpa Kepala Akhirnya Dimakamkan di Sampit

SAMPIT-Akhirnya setelah dilakukan pertemuan baik dengan pihak keluarga korban serta PT Darma Lautan…

Senin, 16 Oktober 2017 23:09

Angin Kencang, Stand Roboh Timpa Pengunjung

MUARA TEWEH – Hujan menguyur kota Muara Teweh disertai angin kencang, membuat tenda stand pameran…

Senin, 16 Oktober 2017 21:01

ASTAGA! Setelah Suara Letupan, Rektorat UPR Nyaris Hangus

PALANGKA RAYA-Akhir pekan di Kota Palangka Raya dihebohkan kebakaran hebat melahap mes dosen muda Universitas…

Senin, 16 Oktober 2017 20:59

GEGER..!! Mayat tanpa Kepala Terdampar di Bibir Pantai

SAMPIT-Warga Desa Pantai Ujung Pandaran mendadak geger. Hal ini dikarenakan dibibir pantai ditemukan…

Minggu, 15 Oktober 2017 15:56

NGERI!!! Semua Kasek Bisa Jadi Tersangka

PALANGKA RAYA-Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 1 Palangka Raya, BS kembali buka suara. Kali ini, ia bersoloroh…

Selasa, 10 Oktober 2017 21:15

Mayat Karyawan Perusahaan Nyangkut di Kayu

MUARA TEWEH –  Warga Muara Pari Kecamatan Lahei, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat…

Sabtu, 07 Oktober 2017 23:47

Ngeri!!! Duel Maut Dua Perantau, Sama-sama Tewas Bermandikan Darah

PANGKA RAYA - Warga Desa Bereng Malaka Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas, Jumat malam (6/10) geger.…

Rabu, 04 Oktober 2017 14:42

Tim Saber Datangi Dinas ESDM, Kadis Masih Enggan Bicara

PALANGKA RAYA – Tim Satgas Saber Pungli pusat, Selasa (3/10) mendatangi kantor Dinas Energi dan…

Rabu, 04 Oktober 2017 14:16

Genjot Peningkatkan PAD, Pemprov Kalteng Usulkan Tiga Raperda

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran terus fokus pada peningkatan Pendapatan Asli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .