MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Senin, 18 September 2017 22:34
Mau Tahu Penyebab Orangtua Jeki Terbakar, Ini Dia
Korban Asrani (49) dirawat terpisah di Ruang ICU RSUD Puruk Cahu, Sabtu (16/9). Ayah Jeki ini menderita luka bakar.(REN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PURUK CAHU–Meski meminta Jeki (22) dipenjara, namun hingga kemarin (17/9), pelaku yang mabuk lem fox ini belum dilaporkan ke aparat. Otomatis, kasus anak membakar ayah dan ibu tersebut belum diusut. Terlebih Asrani (49) dan Nurlela Wati (42) masih menjalani perawatan intensif di RSUD Puruk Cahu.

Orangtua Jeki, Asrani dan Nurlela Wati masih tergelak lemah di RSUD Puruk Cahu. Demikian juga Jeki mengalami luka bakar di bagian kaki, tangan dan dada. "Belum ada laporan, saat ini dari pihak keluarga belum ada satupun yang datang ke Polsek," kata Kapolres Mura, AKBP Andy Rumahorbo SIK MH melalui Kapolsek Laung Tuhup, Ipda Munif.

Karenanya, Munif tidak memiliki dasar melakukan tindakan, lantaran termasuk kasus delik aduan. Kendati demikian, Kapolsek mengetahui kronologi kejadian. Menurutnya, pada Sabtu (16/9) sekitar pukul 12.30 di RT 12, Kelurahan Muara Laung, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Mura, Jeki datang ke rumah dalam keadaan mabuk lem fox. Ia membunyikan ponsel cukup keras. Ketika itu, di rumah Asrani ada tamu pedagang yang lagi menginap.

Ketika ibu kandung Jeki, Nurlela datang lalu menegur Jeki agar mematikan ponselnya. Karena kesal ditegur ibunya, Jeki ke depan mengambil bensin dan mencampurkannya didalam lem fox. “Saat itu Nurlela mencoba mengambil bensin dan lem fox tersebut dan bensin jatuh ke lantai. Jeki lagi merokok dan terjadilah kebakaran yang mengenai Ibu jeki," jelasnya.

Merasa tersambar api, Nurlela pun teriak minta tolong. Keluarlah Asrani yang merupakan Bapak Jeki memadamkan api tersebut. Ini mengakibatkan Asrani mengalami luka bakar diseluruh tubuh sekitar 80 persen. (ren/cah)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 09:46

Pelaksanaan Kampanye Masih Sesuai Koridor

NANGA BULIK - Pelaksanaan Kampanye pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamandau Tahun 2018-2023 telah…

Kamis, 22 Februari 2018 09:39

HISTERIS ! Istri Temukan Suami Tergantung di Kamar

PALANGKA RAYA-Tangis pilu masih terlihat di ruang jenazah RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Rabu (21/2).…

Kamis, 22 Februari 2018 09:28

Tidur di Sebelah, Ternyata Sopirnya Tewas Mengenaskan

SAMPIT-Ruswanto masih terlihat shock dan irit bicara, saat berada di depan kamar jenazah Rumah Sakit…

Kamis, 22 Februari 2018 09:19

Disergap, Digeledah Ditemukan Barbuk 11 Paket Sabu

KASONGAN–Pemberantasan jaringan narkoba di wilayah Kabupaten Katingan terus ditunjukkan aparat…

Kamis, 22 Februari 2018 09:11

Pengedar Diamankan di SPBU, 3 Paket Sabu di Saku Celana

PANGKALAN BUN-Satresnarkoba Polres Kobar berhasil mengamankan seorang pengedar narkoba jenis sabu, di…

Kamis, 22 Februari 2018 09:04

RASAIN ! Bukannya Belajar Malah Bolos, Ditangkap Dech...

NANGA BULIK-Pelajar yang bolos di Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau akan ditindak oleh Satuan Polisi…

Kamis, 22 Februari 2018 08:56

Wagub Tak Kuasa Menahan Air Mata

SAMPIT–Kedatangan Habib  Syech bin Abdul Qodir Assegaf di acara Kotawaringin Timur (Kotim)…

Kamis, 22 Februari 2018 08:46

Penggunaan ADD dan DD untuk Memajukan Desa

NANGA BULIK–Adanya Alokasi Dana Desa (AD) dan Desa Desa (DD) yang dikucurkan pemerintah pusat…

Kamis, 22 Februari 2018 08:40

4 Mesin Pasok Listrik Lamandau, Kini Dalam Proses Perakitan

NANGA BULIK–Harapan dari masyarakat Kabupaten Lamandau untuk menikmati listrik dengan baik akan…

Kamis, 22 Februari 2018 08:31

Delapan Anggota Dapat Reward, Ini Prestasinya

PANGKALAN BUN- Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar), AKBP Arie Sandy ZS memberikan penghargaan kepada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .