MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Minggu, 10 September 2017 21:29
Politikus Gerindra: Polisi Semakin Tak Adil
Ketua DPP Partai Gerindra, Iwan Sumule

PROKAL.CO, CARA-cara Kepolisian dalam menegakkan hukum semakin mendapat sorotan. Karena aparat tidak adil dalam menangani kasus yang muncul di masyarakat.

Yang terbaru Polisi menangkap seorang ibu rumah tangga yang juga dikenal sebagai aktivis Aksi Bela Islam (ABI), bernama Asma Dewi Ali Hasjim.

Dia ditangkap dan ditahan kemarin dengan tuduhan dugaan melakukan tindak pidana menyebarkan ujaran kebencian (hate speech) lewat media sosial.

Sedangkan kasus yang lebih parah terkait Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat misalnya sampai saat ini masih didiamkan aparat. 

Padahal ada empat partai melaporkan Victor terkait pidatonya pada 1 Agustus lalu di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Tidak hanya sekadar menyebar ujaran kebencian dan fitnah, Victor bahkan dituding telah memprovokasi rakyat untuk saling membunuh.

Sikap kepolisian yang tak adil ini salah satunya disayangkan oleh Ketua DPP Partai Gerindra, Iwan Sumule yang juga turut melaporkan Victor.

"Polisi semakin tak adil tegakkan hukum. Bekukan atau cairkan? Emang-emak bikin status ditangkap, tapi Victor Laiskodat dibiarin bebas," katanya (Minggu, 10/9).

Seperti diketahui, video pidato Ketua Fraksi Nasdem di DPR RI, Victor Laiskodat, beredar luas dan langsung melahirkan kontroversi.

Isinya menuduh empat partai politik berada di belakang kelompok ekstremis dan gerakan khilafah yang ingin mengganti NKRI. Dalam potongan pidato itu, terdengar secara eksplisit bahwa Victor mengajak hadirin tidak memilih para calon kepala daerah atau calon legislator dari partai-partai yang ada di belakang ekstremis dan gerakan pro khilafah. Ia menyebut Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Ia jelaskan, jika khilafah berhasil berdiri maka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak akan ada lagi. Bahkan, semua orang Indonesia akan diwajibkan melaksanakan salat dan gereja tidak boleh lagi berdiri.

Iwan pun resmi mempolisikan Victor sejak 4 Agustus 2017 dengan bukti laporan LP/773/VIII/2017 karena dianggap melanggar UU 19/2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan UU 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Iwan juga membawa alat bukti berupa rekaman video pidato Victor Laiskodat yang isinya ia nilai adalah ujaran kebencian dan provokasi yang dapat memicu konflik horizontal.  (zul/ald/RMOL/jpg/nto)


BACA JUGA

Senin, 18 September 2017 16:17

Proses Pilkada Harus Diluruskan

JAKARTA-Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyatakan peraturan terkait proses…

Jumat, 15 September 2017 06:51

Orangutan Asal Kalteng Diajak Warga Naik Motor di Kuwait

SAMPIT-Setelah beberapa bulan berada di wilayah Negara Timur Tengah bayi orangutan bernama Taymur (3)…

Selasa, 05 September 2017 23:21

PWI Kaltim Galang Dana untuk Rohingya

SAMARINDA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tak mau tinggal diam menyikapi krisis kemanusiaan…

Sabtu, 26 Agustus 2017 20:01

Wew...! Uang Hasil Tuyul Bisa Kena Pajak Juga Loh...

PERISTIWA lucu belum lama ini terjadi pada akun milik Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan…

Sabtu, 26 Agustus 2017 19:43

Sekolah Bayar SPP? Seperti Jaman Orde Baru Saja

BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi menilai, keberadaan pungutan SPP di SMA/SMK merupakan kemunduran…

Rabu, 16 Agustus 2017 01:00

BNN Sebut 66 Narkoba Jenis Baru Sudah Masuk Indonesia, Ini Namanya

BADAN Narkotika Nasional (BNN) mengkonfirmasi bila telah ada narkoba jenis baru yang masuk ke Indonesia.…

Selasa, 08 Agustus 2017 12:20
DPRD Kota

Pemko Diminta Sediakan Anggaran Tiga Sektor Penting

PALANGKA RAYA - Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Rusliansyah, meminta Pemerintah Kota (Pemko)…

Senin, 07 Agustus 2017 13:37

Ormas Berseragam Mirip TNI Bakal Ditindak Tegas

MARAKNYA organisasi masyarakat (ormas) yang berseragam lengkap mirip dengan Tentara Nasional Indonesia…

Minggu, 30 Juli 2017 22:46

Mendagri: Lembaga Dayak Kekuatan NKRI

KEBERADAAN lembaga adat dan kelompok adat sejak dulu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pembangunan.…

Kamis, 27 Juli 2017 22:00

CATAT NIH..!!! Jadwal dan Syarat Pendaftaran CPNS Kemenkum HAM 2017

PENDAFTARAN Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 di lingkungan Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .