MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 10 September 2017 07:49
Keren !!! Polda Kalteng dan BKSDA Bongkar Perdagangan Satwa Online
Pelaku perdagangan satwa langka ketika dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Gakum Palankaraya, di SKW II BKSDA Kalteng, Jumat malam (8/9). //BKSDA FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Perdagangan satwa langka melalui jejaring media sosial (Medsos) Facebook berhasil dibongkar, tim yang berhasil membongkar adalah gabungan dari Gakum Seksi I Palangka Raya, Polda Kalteng dan Satuan Kerja Wilayah (SKW) II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng.  Terbongkarnya kasus penjualan satwa langka jenis elang bondol ini terjadi Jumat malam (8/9). Itu berdasarkan laporan dari masyarakat yang sering mendapat tawaran satwa langka melalui grup di Facebook.

Kepala Seksi SKW II Balai KSDA Kalteng Agung Widodo mengatakan, menindaklajuti laporan masyarakat, kita berkoordinasi dengan anggota gakum pos Pangakalan Bun, kemudian memerintahkan stafnya untuk mengecek bersama kebenaran laporan masyarakat tersebut.

Anggota gakum pos Pangkalan Bun, terang Agung, menyamar sebagai pembeli, kemudian menghubungi pelaku dan mendatangi rumahnya. Namun petugas tidak berhasil menemukan satwa dilindungi yang diperjual belikan tersebut. Tim tidak berhenti sampai di situ saja, namun tetap dilakukan pemantauan secara intensif pergerakan sindikat penjualan satwa yang dilindungi ini. Alhasil, setelah mengetahui bakal ada transaksi penjualan pada Jumat malam, tim gabungan pun langsung bergerak.

“SKW II BKSDA Kalteng berkoordinasi dengan tim Balai Gakum seksi 1 Palanka Raya dan tiba di SKW II Pangkalan Bun, pada Jumat malam bersama anggota Polda Kalteng. Kemudian langsung bergerak menuju TKP yang akan dijadikan tempat bertranskasi penjualan satwa,”  ujar Agung kepada wartawan, kemarin  (9/9).

Tim pun berhasil mengamankan pelaku penjual satwa yang dilindungi, sayangnya barang bukti tidak ditemukan. Akan tetapi, setelah dilakukan pemerikasaan pelaku akhirnya mengaku menyimpan barang bukti satwa di rumahanya."Barang bukti yang berhasil kita amankan 1 ekor anakan elang bondol, yang menurut keterangan pelaku didatangkan dari Banjarmasin Kalimantan Selatan,” tegasnya sembari menyebut pelaku dan barang bukti di bawa ke Palangka Raya dan kasusnya diserahkan ke Gakum Seksi I Palangka Raya. (ala/dar)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 16:46

Peduli Korban Banjir, Ini yang Dilakukan Istri-Istri Tentara

MUARA TEWEH – Selasa (21/11) lalu, istri tentara yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana…

Rabu, 22 November 2017 13:09
DPRD Seruyan

Lembaga Legislatif Akan Selalu Memperjuangkan dan Mengawal Aspirasi Masyarakat

KUALA PEMBUANG - Masyarakat diminta tidak perlu merasa khawatir terhadap semua aspirasi yang telah…

Rabu, 22 November 2017 13:03
DPRD Kapuas

Pemerintah Harus Tegus Pemilik Angkutan yang Kotori Jalan

KUALA KAPUAS - Wakil Rakyat dari Dapil V DPRD Kapuas, Lawin mengharapkan, pengusaha yang menggunakan…

Rabu, 22 November 2017 12:59
DPRD Gunung Mas

Dewan Akan Mengawal Proses UMK

KUALA KURUN - Penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2018 yang tinggal menunggu SK dari gubernur hendaknya…

Rabu, 22 November 2017 12:53
Pemkab Katingan

Tunjangan Kinerja Tidak Akan Sama Diberikan Setiap Bulannya

KASONGAN - Kabar gembira bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan.…

Rabu, 22 November 2017 11:41

Pengawasan Partisipatif Melibatkan Stakeholder dan Masyarakat

NANGA BULIK - Panwas Kabupaten Lamandau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Stakeholder se Kabupaten…

Rabu, 22 November 2017 09:44

Masyarakat Butuh Pelayanan, Kepala Puskesmas Jangan Malas

SAMPIT-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim meminta kepala puskesmas untuk aktif turun tangan dalam memberikan…

Rabu, 22 November 2017 09:39

Ingin Predikat Kota Layak Anak ? Ini Kata Menteri PPPA

SAMPIT-Keinginan Pemerintah Kabupaten Kotim dalam meraih mendapatkan predikat sebagai kota layak anak…

Rabu, 22 November 2017 09:34

Rembuk Budaya Lahirkan Pemikiran dan Solusi

SUKAMARA-Budaya merupakan ciri suatu daerah yang harus dilestarikan. Agar dapat terus mempertahankan…

Rabu, 22 November 2017 09:29

Target Lima Ribu, 200 Anak Balai Riam Dapat KIA

SUKAMARA-Pemerintah Kabupaten Sukamara menargetkan 5 ribu keping Kartu Identitas Anak (KIA) tercetak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .