MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 08 September 2017 20:21
Ini Alasan Polisi, Kasus Pembakaran SD Harus Ditangani Mabes Polri
Petugas Damkar sedang berupaya melakukan pemadaman saat kebakaran di SDN 1 Palangka, Selasa (4/7) malam lalu.

PROKAL.CO, PENANGANAN kasus pembakaran 7 sekolah dasar (SD) di Palangka Raya dilakukan langsung oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri. Saat ini, sembilan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka pun ditahan di tahanan Mabes Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, penahanan pelaku di Bareskrim untuk menghindari adanya konflik kepentingan

"Ditahan di Bareskrim karena menghindari adanya conflict of interest. Karena salah satu tersangka merupakan anggota DPRD (Yansen Binti, red), dia tokoh masyarakat," jelasnya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta (Jumat, 8/9).

Setyo memastikan bahwa polisi memisahkan perbuatan Yansen Binti dengan posisinya sebagai wakil rakyat dari Gerindra.

"Tidak dikaitkan dengan parpolnya. Dia sebagai pribadi melakukan itu," tegasnya.

Setyo Wasisto mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih mendalami motif yang sebenarnya terjadi. Sebab, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap Yansen, dia menyuruh delapan tersangka lainnya untuk membakar sekolah karena ingin mendapat perhatian dari Gubernur dan meminta proyek.

Setyo menambahkan, bahwa dalam kasus ini, penyidik dari Bareskrim Polri juga langsung diturunkan. Hal itu mengetahui apakah ada tersangka lain atau tidak dan apa motif yang sebenarnya mereka melakukan pembakaran terhadap 7 sekolah tersebut.

Seperti diketahui, polisi sudah menangkap sembilan orang tersangka terkait 7 SD yang terbakar di Palangka Raya. Sembilan orang tersebut diketahui berinisial YB, AG alias N, SUR, IG, YDD, YDY, SYT, FH alias OG, ST alias AGT.

Dalam kasus ini, Yansen Binti diduga menjadi dibalik pembakaran dimana dirinya telah membayar delapan orang yang saat ini sudah menjadi tersangka untuk melalukan pembakaran secara berantai pada Juli 2017 lalu.

Kebakaran pertama pada Selasa (4/7) melanda SDN 1 Palangka.

Kebakaran kembali terjadi di SD Negeri 4 Menteng di Jalan Thamrin, Jumat (21/7) pukul 13.00 Wib, dan di hari yang sama kebakaran juga terjadi SD Negeri 4 Langkai di Jalan AIS Nasution, sekitar pukul 15.00 Wib.

Kemudian pada Sabtu (22/7), api melalap SD Negeri 1 Langkai, pukul 02.00 Wib. Belum tuntas pemadaman di SDN 1 Langkai, ternyata kebakaran berlanjut di SDN 5 Langkai di Jalan Wahidin Soedirohusodo, sekitar pukul 03.00 Wib.

Kebakaran-kebakaran SD ternyata belum berhenti sampai di situ. Tiga kebakaran terakhir terjadi di SDN 8 Palangka pada Sabtu (29/7) sekira pukul 18.10 Wib. Selanjutnya pada Minggu (30/7) dini hari sekira pukul 03.00 Wib kebakaran kembali melanda SDN 1 Menteng yang mana pada kejadian ini sejumlah ruang sekolah SMK YPSEI Palangka Raya juga terdampak. (rmol/nto)

 


BACA JUGA

Selasa, 14 November 2017 14:31

Kalteng Siapkan 300 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek Pertanian

PALANGKA RAYA-Tiga daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menjadi pusat padi organik. Tiga…

Sabtu, 11 November 2017 13:42

Astaghfirullah..! Kakak Cantik Jadi Pengedar, Semua Keluarga Positif Narkoba

DAMPAK narkoba terbukti bisa menyasar siapa saja, tak peduli jenis kelamin dan usia. Seperti yang terjadi…

Kamis, 02 November 2017 22:25

Asyiiikkk... UMP Kalteng 2018 Naik 8,71 Persen

PALANGKA RAYA-Kabar gembira bagi kaum buruh di Kalteng. Mulai 1 Januari 2018 nanti, Pemprov Kalteng…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:20

Pelajar SMP Tewas, Badan Penuh Lebam dan Bekas Cekikan di Leher

PALANGKA RAYA– Seorang gadis belia, Dwi Anggraini (14), ditemukan dalam kondisi sekarat. Namun…

Selasa, 24 Oktober 2017 07:06

Siswi SMP Itu Diduga Dibunuh ? Sang Ibu Diperiksa di Polisi

PALANGKA RAYA- Kematian Dwi Anggraini menggundang tanda tanya. Remaja 14 tahun itu ditemukan warga tersungkur…

Senin, 23 Oktober 2017 21:29

Pelajar Tewas Diduga Dianiaya, Tubuh Penuh lebam dan Luka Memar di Leher

PALANGKA RAYA- Berita tewasnya Dwi Anggraini (14), warga Kompleks Bukit Ketimpun, cukup mengejutkan.…

Senin, 23 Oktober 2017 21:11

ASTAGA...! Sempat Terdengar Suara Teriakan, Pelajar SMP Terkapar dan Akhirnya Tewas

PALANGKA RAYA - Warga Kompleks Perumahan Bukit Ketimoun II, Jalan Tjilik Riwut Km 9 dikejutkan oleh…

Jumat, 20 Oktober 2017 14:11

PATUT DICONTOH ! Musim Mas Group Berikan Bonus

MUARA TEWEH- Perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit, Musim Mas Group, memberikan reward atau…

Rabu, 18 Oktober 2017 22:29

Tak Ada Penggusuran, Jika Ibu Kota Pindah ke Kalteng

PALANGKA RAYA-Meski kepastian pemindahan ibu kota pemerintahan masih wacana. Sampai saat ini belum ada…

Selasa, 17 Oktober 2017 18:19

Mayat tanpa Kepala Akhirnya Dimakamkan di Sampit

SAMPIT-Akhirnya setelah dilakukan pertemuan baik dengan pihak keluarga korban serta PT Darma Lautan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .