MANAGED BY:
SELASA
19 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Kamis, 07 September 2017 12:02
Pemko Palangka Raya
Harapan Warga Jalan Hiu Putih Pupus

Ganti Rugi Tanah yang Terkena Megra Proyek Drainase Induk Masih Belum Ada Sedikit Pun Diskusi Mengarah Ke Penggantian Rugi Lahan

Ilustrasi.NET

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Warga Jalan Hiu Putih ujung hanya bisa gigit jari. Pasalnya, harapan mereka untuk mendapatkan ganti rugi tanah yang terkena mega proyek drainase induk harus pupus. Dinas terkait hanya bisa memfasilitasi mediasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Harry Maihadi mengatakan pembangunan drainase induk tersebut merupakan proyek dari kementrian. Pengerjaannya pun langsung dikerjakan oleh pihak ketiga.

“Pengerjaannya dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, kita dari PUPR hanya bisa memfasilitasi jika memang ada masalah seperti halnya tanah milik balai benih pemerintah provinsi yang akhirnya menghibahkan sebagian tanahnya setelah diskusi,” kata Harry, usai menghadiri pertemuan di Kelurahan Kereng bengkirai, Rabu (6/9).

Sampai saat ini, lanjut dia, masih belum ada sedikit pun diskusi mengarah ke penggantian rugi lahan. Rapat terakhir yang diikuti pihaknya masih baru sebatas pendataan dan pengumpulan informasi masyarakat yang terkena pembuatan drainase.

Memang dari pusat tidak ada anggaran khusus yang digunakan untuk mengganti rugi tanah warga. Kemungkinan pemerintah pusat menganggap tanah yang dikeruk itu merupakan kawasan badan milik jalan.

“Kita siap berupaya melakukan mediasi dengan masyarakat, untuk diusulkan ganti rugi bagi warga yang memiliki surat sertifikat kepemilikan tanah yang valid,” terang Harry.

Diberitakan sebelumnya pada akhir Agustus, masyarakat mengeluhkan ganti rugi lahan tersebut yang masih belum jelas. Rapat terakhir bersama warga di Kantor Kelurahan masyarakat diminta mengumpulkan fotokopi KTP dan surat sertifikat.

 Saat rapat tersebut pihak kelurahan mengatakan warga yang terkena dampak pembuatan drainase akan mendapatkan ganti rugi yang akan didiskusikan lagi nanti. “Pihak pemerintah mengatakan nantinya ada ganti rugi, tetapi jumlahnya mungkin tidak banyak. Menurut kami itu tidak masalah karena untuk kepentingan bersama,” kata Satiman saat itu.

Sampai saat ini pihak pelaksana pembangunan hanya memberikan bantuan papan dan kayu bulat yang digunakan warga sebagai jembatan untuk menyebrangi drainase selebar empat meter itu. “Memang ada bantuan berupa 13 lembar papan dan delapan batang kayu bulat. Tetapi itu pun masih kurang, saya harus menambah tujuh papan lagi dan beberapa batang kayu bulat,” terang dia. (awa/ila/iha)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 14:39

Dukungan ke Fairin Berubah? PKB Bisa Saja Kelain Hati

PALANGKA RAYA-Kepemimpinan HM Asera sebagai Ketua DPW PKB Kalteng telah berakhir. Kini muncul nama Habib…

Selasa, 19 September 2017 13:16
DPRD Kalteng

Desa Hampalit Membutuhkan Pembangunan Infrastruktur SMA

PALANGKA RAYA - Anggota DPRD Kalteng telah menyelesaikan salah satu tugasnya, yakni melakukan reses…

Selasa, 19 September 2017 13:11
DPRD Kota

Raperda Pengelolaan dan Pelestarian Sungai Dipending

PALANGKA RAYA – Hingga saat ini Rancangan peraturan daerah (Raperda) Kota Palangka Raya tentang…

Selasa, 19 September 2017 13:06
DPRD Kota

Raperda Ketertiban Umum Akan Beerdampak Positif

PALANGKA RAYA - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang ketertiban umum, apabila dijadikan Peraturan…

Selasa, 19 September 2017 13:01
DPRD Kota

Lakukan Pengecekan Obat di Apotek

PALANGKA RAYA - Heboh viral video anak yang diduga mengkonsumsi Paracetamol, Cafein dan Carisprodol…

Selasa, 19 September 2017 12:57
Pemko Palangka Raya

Rasa Nasionalime Masyarakat Sudah Mulai Luntur

PALANGKA RAYA - Rasa Nasionalisme masyarakat sudah mulai luntur. Untuk itu saat ini, pemerintah gencar-gencarnya…

Senin, 18 September 2017 16:02

Tiga Nama Berebut Perahu PPP

KUALA KAPUAS-Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kapuas, Drs Tommy menegaskan, sejauh…

Senin, 18 September 2017 12:03
DPRD Kalteng

Problema Keberadaan PT SUS

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng telah melakukan reses perorangan ke daerah pemilihan (dapil)…

Senin, 18 September 2017 11:54
DPRD Kota

Relokasi Pedagang Kuliner Menyisakan Masalah

PALANGKA RAYA - Relokasi pedagang kuliner di Jalan Yos Sudarso ternyata masih menyisakan masalah. Sejumlah…

Senin, 18 September 2017 11:50
DPRD Kota

Pemko Diminta Bertindak Tegas

PALANGKA RAYA - Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah sesuai waktu yang telah ditetapkan, masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .