MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

SERBA SERBI

Minggu, 03 September 2017 22:15
Mengucek Mata bikin Mata Silinder?
Ilustrasi Jawapos.com

PROKAL.CO, SAAT lahir, semua orang mempunyai mata yang silinder. Menurut penelitian yakni 80 persen orang lahir dengan silinder. Namun karena tidak bergejala, orang tidak merasakannya. Serta seiring pertumbuhan sebagian orang akan pulih menjadi normal. Sedangkan pada orang tertentu yang mempunyai genetic atau faktor risiko lebih, kadar silinder akan bertambah.

Spesialis mata dr Sawitri Boengas SpM mengatakan, menyoal menngucek mata, memang terdapat korelasi antara mengucek mata dan silinder. Pertama, ada seseorang yang mengucek mata, karena pada dasarnya sudah mempunyai kelainan refraksi. ’’Jadi setelah diucek, dia mengharap matanya menjadi lebih jelas dan fokus,’’ tambahnya.

Kedua, memang tidak bisa dipungkiri, bila sedikit-sedikit mengucek mata, bisa membuat kornea menjadi trauma. Karena ketika kita mengucek mata, bisa jadi dalam tangan terdapat kotoran yang membuat mata terluka. Apalagi bila ketika mengucek tidak pelan-pelan. Akhirnya mempercepat keadaan mata menjadi silinder. Ketiga, bisa jadi seseorang sering mengucek matanya karena alergi, dan bila sudah begini harus diobati alerginya supaya tidak membuat mengucek mata kembali.

Karena itu, bila merasakan kejanggalan pada mata, Sawitri lebih menganjurkan untuk mengompres mata dengan air hangat, bukan air dingin, sekedar berkedip-kedip saja, atau bahkan mengistirahatkan mata sebentar.

Sawitri juga menambahkan, silinder tidak bisa dicegah. Apalagi silinder karena genetic. Yang bisa dilakukan hanya memperlambat proses terjadinya silinder. Misalnya tidak menjadikan mata menjadi lelah. Ketika membaca jarak antara buku dengan mata minimal 30 sentimeter, pencahayaan ruangan yang cukup, kontras dalam komputer yang cukup, dan semakin besar sebuah layar sebaiknya membuat penontonnya semakin mundur.

Untuk diketahui, silinder pada anak-anak dibutuhkan kepekaan dari orang tuanya untuk mengontrol. Terutama bila seorang anak ketika melihat matanya menyipit, nonton tv dengan kepala yang dimiring-miringkan, atau terlalu dekat.

Sebaiknya orang tua harus memeriksakan mata anaknya. Karena sejatinya, seorang anak tidak tahu penglihatan yang ideal itu seperti apa. ’’Jadi apa yang mereka lihat, itulah dunia sebenarnya, mereka belum tau normal seperti apa,’’ tegasnya. (ina/JPC)


BACA JUGA

Kamis, 08 Februari 2018 12:36

Tim Medis Hadapi Bencana Banjir

PALANGKA RAYA - Upaya penyelamatan korban terdampak banjir penting adanya dilakukan oleh tim medis…

Kamis, 08 Februari 2018 12:35

Pelajar MTs Annur Ikuti Seleksi MTQ Kecamatan

PALANGKA RAYA - Musabawah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Palangka Raya sebentar lagi digelar,…

Kamis, 08 Februari 2018 12:35

Berikan Pelatihan Pengembangan Sumber Pendapatan Alternatif

PALANGKA RAYA - Climate Policy Initiative (CPI) Indonesia, Fakultas Pertanian Universitas…

Selasa, 06 Februari 2018 11:46

UM PalangkarayaTeken MoU dengan Kampus Korsel

PALANGKA RAYA - Kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri sudah dibangun Universitas Muhammadiyah…

Selasa, 06 Februari 2018 11:43

PTGMI Perbaharui Ilmu dan Pengembangan

PALANGKA RAYA - Guna meningkatkan terapis gigi dan mulut di era milenial, Perastuan Terapis Gigi dan…

Selasa, 06 Februari 2018 11:40

RSI PKU Muhammadiyah Gelar Gladi Lapang

PALANGKA RAYA - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah, bersama Rumah Sakit…

Senin, 05 Februari 2018 12:45

PAN Batara Serahkan Verifikasi Faktual

MUARA TEWEH – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Barito Utara (Batara) menyerahkan…

Senin, 05 Februari 2018 12:42

Pentingnya Menyiapkan Generasi yang Kuat

PALANGKA RAYA – Menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat secara batin juga sehat fisiknya…

Senin, 05 Februari 2018 12:40

Siap Menangkan Yulhaidir- Iswanti

KUALA PEMBUANG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Seruyan menggelar Rapat Kerja Cabang Khusus…

Jumat, 02 Februari 2018 11:41

Perayaan Natal Buli Lewu Warga Hurung Bunut

PALANGKA RAYA - Hari Natal memang ditetapkan 25 Desember setiap tahunnya. Namun perayaannya kerap kali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .