MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 03 September 2017 21:22
ASTAGA! Ngaku Dijambret Uang Raib Rp 200 Juta, Ratna Dipenjara
Ilustrasi

PROKAL.CO, TAMIANG LAYANG-Berbohong bukan berarti bisa menjauhi dari permasalahan, justru menambah masalah baru. Peristiwa yang dialami Eka Ratna (32) ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat. Pasalnya, upayanya untuk lepas dari belenggu hutang malah mengantarkannya ke penjara.

Warga Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), harus berurusan dengan hukum lantaran melaporkan kasus palsu kepada pihak yang berwajib.

Perisitiwa itu bermula saat Ratna melaporkan kejadian pencurian dengan kekerasan (curas) ke Mapolsek PatangkepTutui, Rabu (30/8) sekitar pukul 18.00 WIB yang menimpanya.

Dalam laporannnya, Ratna mengalami kerugian uang sebesar Rp 200 Juta karena dijambret sekelompok kawanan. Ketika itu, saat melintas di Jalan di Desa Bentot.

“Setelah menerima laporan kami melakukan penyelidikan, tapi saat cek ke TKP, luka korban, dan ranmor ada kejanggalan,” kata Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya SIK melalui Kapolsek Patangkep Tutui, Iptu Suhadak, saat dikonfirmasi Kalteng Pos, kemarin.

Dijelaskan Suhadak, dari laporan yang diterima serta kejanggalan setelah dibentuk tim yang dipimpin langsung Kasatreskrim AKP Andhi Kurniawan peristiwa itu mulai terang. Pihaknya pun mengungkap laporan curas tersebut hanya rekayasa semata.

Ratna membuat laporan untuk lepas dari beban piutang dengan seseorang di kampung halamannya sebesar Rp200 Juta. Pada saat itu, terang kapolsek, rekayasa curas dengan hilangnya uang yang akan dibayarkan dimaksud mengelabui seseorang yang memberinya pinjaman.

Sebab itu, menurut Suhadak, Ratna saat ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Di mana telah dijerat Pasal 242 ayat (1) Sub Pasal 220 KUHPidana atas keterangam tidak benar alias kebohongan.(log/ila)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 23:12

Sungai Teweh Ikut Meluap

Sungai Teweh Ikut Meluap MUARA TEWEH–Sejumlah desa di Kecamatan Teweh Timur, Barito Utara mengalami…

Sabtu, 18 November 2017 23:02
Pemkab Batara

Bupati Resmikan Layanan Kas Titipan BI

KUALA KAPUAS–Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat membuka secara resmi peresmian dan pembukaan layanan…

Sabtu, 18 November 2017 22:44
Pemkab Batara

Ini Dia Batara Berhasil Juara FSBP

MUARA TEWEH–Prestasi kembali diraih Barito Utara (Batara) pada pelaksanaan gelar Festival Seni…

Sabtu, 18 November 2017 22:24
Pemkab Batara

Sekda Pimpin Tim Reaksi Cepat

MUARA TEWEH-Langkah cepat dilakukan Pemkab Batara terhadap penangulangan bencana banjir yang merendam…

Sabtu, 18 November 2017 22:18
Pemkab Batara

Kerja Keras Wujud Tanggungjawab

MUARA TEWEH-Kerja keras yang dilakukan seluruh jajaran perangkat daerah dalam melaksanakan berbagai…

Sabtu, 18 November 2017 21:21

Monitoring Lokasi Banjir, Dandim Serahkan Bantuan

MUARA TEWEH- Banjir yang terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Lahei, akibat meluapnya anak sungai Lahei,…

Sabtu, 18 November 2017 13:53

Bantu Ibu Mencuci, Noafika Tenggelam di Sungai Barito

MUARA TEWEH- Meningginya debit sungai Barito kembali menunjukan keangkerannya. Setelah warga Benangin…

Sabtu, 18 November 2017 13:34
DPRD Kapuas

PT KMJ Diminta Peduli Terhadap Pekerjanya

KUALA KAPUAS - Anggota DPRD Kapuas Dapil IV, Berinto menyoroti PT Kapuas Maju Jaya (KMJ). Usai mendapatkan…

Sabtu, 18 November 2017 13:30
DPRD Bartim

Desa Dambung Hanya ADD Tidak Dengan DD

TAMIANG LAYANG- Warga Desa Dambung, Kecamatan Dusun Tengah, Bartim, butuh perhatian khusus. Lantaran…

Sabtu, 18 November 2017 13:26
DPRD Pulpis

Satpol PP Harus Cepat Tanggap Terhadap Perusakan Fasilitas

PULANG PISAU - Aksi perusakan sejumlah fasilitas pembangunan milik pemerintah daerah menyita perhatian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .