MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang
Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”
DISKUSI: H Rinco Norkim (kanan) berbincang dengan Bupati Barito Selatan H Eddy Raya Samsuri di rumah jabatan bupati, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO,  

DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang Salat Jumat (1/9). Kalimantan Tengah kembali kehilangan salah seorang putra terbaiknya, Drs H Rinco Norkim.

Rinco Norkim dikabarkan berpulang ke pangkuan Illahi di usia 74 tahun, tepat menjelang Salat Jumat atau sekitar pukul 11.45 Wib.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, pria yang merupakan salah satu tokoh masyarakat, tokoh pendidikan sekaligus tokoh politik Bumi Tambun Bungai dengan pernah menduduki berbagai jabatan strategis ini, sempat dirawat di RS Pelni, Jakarta selama hampir dua pekan.

Semasa hidupnya, sejumlah jabatan penting pernah dipegangnya, di antaranya Pembantu Rektor II Universitas Palangka Raya (UPR), Ketua DWP Partai Amanat Nasional (PAN) Kalteng periode 1998-2010, Wakil Ketua DPRD Kalteng periode 1999-2004, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kalteng, Ketua Umum KONI Kalteng, KAHMI Kalteng, dan lain-lain.

Meski disibukan dengan berbagai aktivitas tersebut, satu hal yang jarang diketahui banyak orang dari sosok Rinco Norkim adalah perhatiannya terhadap kelestarian lingkungan, terutama hutan. Perhatian dan kepeduliannya terhadap pelestarian hutan tersebut bahkan diwujudkannya pada tahun 2007 dengan mendirikan sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang diberi nama Lestari Hutanku.

Berangkat dari keprihatinannya akan banyaknya areal hutan di Kalteng yang rusak dan mengakibatkan sebagian flora fauna hutan itu kian sulit ditemui.

“Saya tidak ingin anak cucu kita nanti cuma bisa mendengar tentang pohon ramin, tetapi tidak pernah melihat wujud pohonnya. Mereka hanya bisa membaca tentang adanya ikan jelawat, tetapi tidak pernah melihat ikannya secara langsung. Sementara dulu saat masa kecil, hutan adalah tempat saya bermain,” tutur Rinco kepada Kalteng Pos beberapa waktu lalu saat ditanya alasan kepeduliannya terhadap pelestarian hutan.

Sebuah areal hutan seluas 250 hektar di Desa Mangkatip Kabupaten Barito Selatan yang juga merupakan desa tempat asal leluhurnya pun dipilih sebagai kawasan yang dijaga.

Luar biasanya, untuk membiaya menjaga kawasan hutan seluas itu, Rinco pun rela merogoh koceknya pribadi. Meski godaan dan iming-iming sejumlah pihak kerap datang. Rinco menuturkan, dia pernah ditawari uang Rp 1 miliar oleh sebuah perusahaan pemegang izin hak pengusahaan hutan (HPH) di Kalteng. Perusahaan itu ingin agar pengelolaan hutan Mangkatip diserahkan kepada mereka sehingga dapat menjadi lokasi percontohan pengelolaan hutan oleh perusahaan HPH bersangkutan.

“Tawaran ini saya tolak. Saya ingin menjaga hutan Mangkatip itu karena memang ingin melihatnya tetap lestari seperti dulu. Ini agar anak cucu bisa melihatnya, bukan untuk diperjualbelikan,” tegas dia.

Kini Rinco Norkim “Sang Penjaga Hutan” itu telah tiada. Namun kita berharap semangatnya tetap ada dan berkembang terutama di generasi muda. Selamat jalan. (*/nto)


BACA JUGA

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .