MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 31 Agustus 2017 09:22
MIRIS ...! Belajar Bergantian, Bangunan Sekolah Menggunakan Bambu
Para murid SDN 2 Teluk Sampit ketika mengikuti proses belajar di kelas yang serba terbatas, Selasa (29/8). //DISDIK KOTIM FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, PEMBANGUNAN benar-benar belum merata. Buktinya ada. Jangankan membangun fasilitas publik untuk masyarakat, fasilitas pendidikan saja dibuat ala kadarnya tanpa memikirkan muridnya. Sekolah Dasar Negeri 2 Parebok, Kecamatan Teluk Sampit, Kotawaringin Timur ini, mendadak ramai diperbincangkan. Bukan karena prestasi ditorehnya. Melainkan kondisi sekolah yang justru berbanding terbalik dengan fasilitas umum yang dibangun pemerintah.

Sekolah itu seolah-olah hanya statusnya saja negeri. Milik pemerintah. Jangankan bantuan, pemerintah bisa sudah lupa ada sekolah yang kondisinya memprihatinkan tersebut. Sekalipun di sekolah beralaskan tanah tanpa dinding itu, masih ada murid dan guru yang senantiasa memerangi kebodohan. Ketika pemerintah berbicara soal mutu maupun kualitas pendidikan, dihadapkan dengan fakta dan keadaan SDN 2 Parebok ini tentu belum sebanding. Bangunan sekolah itu unik. Bukan bagus melainkan miris. Hanya satu ruangan besar. Dibagi empat menggunakan bambu. Bukan dinding. Hanya bilahan bambu sebagai pembatas yang ditata rapi.

Kondisi serba terbatas itu membuat murid SD belajar mengajar bergantian.  Kepala Dinas Pendidikan Kotim Bima Ekwardana mengatakan, pihaknya sudah memeriksa langsung keberadaan sekolah tersebut.  Ia awalnya mendapatkan informasi dari warga ada sekolah hanya memiliki satu ruangan, apalagi itu sekolah negeri. Setelah dilakukan pengecekan, memang sekolah tersebut memiliki satu ruangan saja, tetapi dibagi menjadi empat. “Jumlah peserta didiknya sebanyak 31 murid, mereka belajar bersama-sama dalam satu ruangan. Hanya terpisah dengan sekat yang menggunakan kayu dan bamboo. Itupun tidak ditutup rapat, sehingga bisa terlihat satu dan lainnya,” katanya, kemarin.

Ia merasa dengan kondisi seperti ini, memang tidak layak untuk para murid mengenyam pendidikan dasar. Bima meyakini, peserta didik tidak merasa nyaman dalam proses belajar. Selain menampung keluhan guru, pihaknya juga bakal mengusulkannya ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 terkait pembangunan ruang kelas.  “Kami akan segera mengusulkan, sehingga sekolah ini bisa segera mendapatkan bantuan dengan membangun ruang kelas. Semoga apa yang dilakukan saat ini oleh para guru maupun siswa, tetap bersemangat sambil menunggu kelasnya dibangun,” ujarnya. (son/abe/dar)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:12

Ribuan Potong Kayu Log Dilarutkan ke Sungai, Dibawa ke Bansaw

KUALA KAPUAS-Aparat Polres Kapuas dipimpin Kasatreskrim AKP Iqbal Sangaji dibantu Resmob Polda Kalteng…

Rabu, 21 Februari 2018 09:02

SIAP SIAP..!! Kalteng Siaga Darurat Karhutla

PALANGKA RAYA-Aroma gambut menyengat menjadi pertanda hari sudah pagi. Apalagi, kepulan asap kembali…

Minggu, 18 Februari 2018 09:01

Taufik Dipanggil untuk Klarifikasi

NANGA BULIK-Beredarnya kabar Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lamandau Taufik Hidayat diduga melakukan fitnah…

Minggu, 18 Februari 2018 08:53

Untuk Menuju Putri Indonesia Perlu Modal 3M

PUTRI Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Episcia Puspita Lautt, semakin percaya diri menatap serangkaian…

Kamis, 15 Februari 2018 08:38

PBB Nilai KPU Kapuas Tak Mengerti Aturan

PALANGKA RAYA-Putusan KPU Kapuas yang tidak meloloskan pasangan Muhammad Mawardi-Muhajirin, mengusik…

Senin, 12 Februari 2018 07:29

Jangan Malu Sekolah dan Menjadi Lulusan SMK

PANGAKALAN BUN-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng H Muhammad Rakhman, melakukan…

Minggu, 11 Februari 2018 07:03

Lagi Ketagihan, Rumah Sendiri Mau Dibakar

PALANGKARA RAYA-Seorang pria bernama Budi (40) warga Jalan Tambung Raya, Kelurahan Langkai, Kota Palangka…

Minggu, 11 Februari 2018 07:00

Ditetapkan Tersangka, Sekda Mundur atau Lengser

PALANGKA RAYA-Ditetapkannya Sekda Kota Palangka Raya sebagai tersangka dugaan pungutan liar alias pungli,…

Minggu, 11 Februari 2018 06:58
Boeing 737 JT 671 Sudah Berusia 8 Tahun

Onderdil Pesawat Lion Air Bermasalah

SEBANYAK 211 penumpang pesawat Lion Air sempat terkatung-katung empat jam lebih di Bandara Tjilik Riwut,…

Minggu, 11 Februari 2018 00:32
BREAKING NEWS

Ditinggal Beli Pisang Keju, Kundut Gantung Diri

PALANGKA RAYA-Warga Jalan Banteng Kota Palangka Raya mendadak geger. Hal tersebut menyusul ditemukannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .