MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 31 Agustus 2017 09:22
MIRIS ...! Belajar Bergantian, Bangunan Sekolah Menggunakan Bambu
Para murid SDN 2 Teluk Sampit ketika mengikuti proses belajar di kelas yang serba terbatas, Selasa (29/8). //DISDIK KOTIM FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, PEMBANGUNAN benar-benar belum merata. Buktinya ada. Jangankan membangun fasilitas publik untuk masyarakat, fasilitas pendidikan saja dibuat ala kadarnya tanpa memikirkan muridnya. Sekolah Dasar Negeri 2 Parebok, Kecamatan Teluk Sampit, Kotawaringin Timur ini, mendadak ramai diperbincangkan. Bukan karena prestasi ditorehnya. Melainkan kondisi sekolah yang justru berbanding terbalik dengan fasilitas umum yang dibangun pemerintah.

Sekolah itu seolah-olah hanya statusnya saja negeri. Milik pemerintah. Jangankan bantuan, pemerintah bisa sudah lupa ada sekolah yang kondisinya memprihatinkan tersebut. Sekalipun di sekolah beralaskan tanah tanpa dinding itu, masih ada murid dan guru yang senantiasa memerangi kebodohan. Ketika pemerintah berbicara soal mutu maupun kualitas pendidikan, dihadapkan dengan fakta dan keadaan SDN 2 Parebok ini tentu belum sebanding. Bangunan sekolah itu unik. Bukan bagus melainkan miris. Hanya satu ruangan besar. Dibagi empat menggunakan bambu. Bukan dinding. Hanya bilahan bambu sebagai pembatas yang ditata rapi.

Kondisi serba terbatas itu membuat murid SD belajar mengajar bergantian.  Kepala Dinas Pendidikan Kotim Bima Ekwardana mengatakan, pihaknya sudah memeriksa langsung keberadaan sekolah tersebut.  Ia awalnya mendapatkan informasi dari warga ada sekolah hanya memiliki satu ruangan, apalagi itu sekolah negeri. Setelah dilakukan pengecekan, memang sekolah tersebut memiliki satu ruangan saja, tetapi dibagi menjadi empat. “Jumlah peserta didiknya sebanyak 31 murid, mereka belajar bersama-sama dalam satu ruangan. Hanya terpisah dengan sekat yang menggunakan kayu dan bamboo. Itupun tidak ditutup rapat, sehingga bisa terlihat satu dan lainnya,” katanya, kemarin.

Ia merasa dengan kondisi seperti ini, memang tidak layak untuk para murid mengenyam pendidikan dasar. Bima meyakini, peserta didik tidak merasa nyaman dalam proses belajar. Selain menampung keluhan guru, pihaknya juga bakal mengusulkannya ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 terkait pembangunan ruang kelas.  “Kami akan segera mengusulkan, sehingga sekolah ini bisa segera mendapatkan bantuan dengan membangun ruang kelas. Semoga apa yang dilakukan saat ini oleh para guru maupun siswa, tetap bersemangat sambil menunggu kelasnya dibangun,” ujarnya. (son/abe/dar)


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 19:43
BERITA DUKA

Innalillahi, Berita Duka, Ibunda Wagub Meninggal Dunia

PALANGKA RAYA-Innallillahi wainnailahi rojiun. Berita duka menyelimuti keluarga besar Wakil Gubernur…

Senin, 11 Desember 2017 08:30

Peduli HAM, Bupati Lamandau Terima Penghargaan dari Menteri

NANGA BULIK-Upaya dari Pemerintah Kabupaten Lamandau peduli terhadap Hak Azasi Manusia (HAM) dapatkan…

Sabtu, 09 Desember 2017 06:14

5 Terpidana Tipikor Dieksekusi, Rp616 Juta Uang Negara Diselamatkan

NANGA BULIK-Kejaksaan Negeri Lamandau sangat serius memerangi tindak pidana korupsi (Tipikor) di wilayah…

Jumat, 08 Desember 2017 06:25
DPRD Kotim

Peredaran Narkoba di Kotim Parah

SAMPIT- Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) didesak untuk mempercepat pembentukan Badan Narkotika Nasional…

Kamis, 07 Desember 2017 23:33

Kelotok Hantam Tongkang! Motoris Lompat, Bapak dan Anak Tenggelam

MUARA TEWEH–Tak disangka, tongkang yang berlabuh dan terikat pada pancang membawa petaka. Wahyu…

Kamis, 07 Desember 2017 23:23

FANTASTIS ! Polisi Gagalkan Peredaran 3.740.000 Butir Zenith

SAMPIT-Satreskoba Polres Kotim sukses besar dalam upaya menggagalkan masuknya obat daftar G jenis Charnophen…

Kamis, 07 Desember 2017 08:20

ASTAGA ! Beberapa Pasangan Berbuat Mesum di Kos-kosan

SAMPIT-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotawaringin Timur akan mengawasi secara ketat tempat…

Kamis, 07 Desember 2017 07:22

Kepala Daerah Diingatkan Menjabarkan Janji saat Kampanye

PANGKALAN BUN-Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah beserta Wakil Bupati Kobar H Ahmadi Riansyah…

Rabu, 06 Desember 2017 06:16

TEGAS ! Tiga Tempat Maksiat Resmi Ditutup

SAMPIT-Pemerintah Kabupaten Kotim akhirnya resmi menutup tiga kawasan lokalisasi, Selasa (5/12). Tiga…

Selasa, 05 Desember 2017 06:17
DPRD Kotim

Pembangunan di Kotim Belum Merata

SAMPIT-Terbatasnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) membuat pembangunan dalam segala bidang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .