MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

SERBA SERBI

Selasa, 29 Agustus 2017 12:23
Tingkatkan Pemahaman Toga dan Toma

Pentingnya 1.000 HPK dan Pencegahan Stanting

Fatayat NU bekerjasama dengan IMA World Health didukung MCA – Indonesia ketika melaksanakan kegiatan orientasi toga dan toma di GPU Pulang Pisau.// FATAYAT NU FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, PULANG PISAU – Fatayat NU bersama IMA World Health, Minggu (27/8),  melaksanakan orientasi tokoh agama (toga) dan Tokoh Masyarakat (toma) dalam Program Kampanye Gizi Nasional (KGN), Minggu (27/8).  Kegiatan yang berlangsung di GPU Kabupaten Pulang Pisau itu juga merupakan dukungan dari MCA–Indonesia.

Kegiatan Kegiatan seminar dan dialog tersebut dilangsungkan demi meningkatkan pemahaman para toga dan toma  terhadap pentingnya gizi pada 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) dan sanitasi dalam pencegahan stanting. Pencegahan stanting ini, sedikitnya diikuti 50 orang dengan Tagline: Gizi Tinggi Prestasi.

Cegah stanting ini menyasar  toga dan toma di lima kecamatan di Pulang Pisau. Antara lain di Kecamatan Kahayan Hilir, Kahayan Tengah, Sebangau Kuala, Banama Tingang dan Maliku.

Beberapa narasumber yang kompeten dibidangnya juga dihadirkan, seperti Dinas Kesehatan Pulang Pisau dengan materi Kebijakan dan Situasi Kesehatan Ibu dan Anak serta Sanitasi di Kabupaten Pulang Pisau. Selain itu ada juga DPP Persatuan Ahli Gizi (Persagi) dengan materi 1.000 HPK (dan Stanting. Serta dari Lembaga Bahtsul Masail PBNU dengan materi Pencegahan Stanting Dalam Perspektif Islam.

“Stanting adalah istilah yang dipakai untuk menggambarkan gangguan pertumbuhan atau status gizi anak yang ditandai dengan tinggi badan  atau panjang badan anak tidak sesuai dengan umurnya,” jelas Umi Wahyuni MM selaku Koordinator Program KGN Pencegahan Stanting PP Fatayat NU kepada Kalteng Pos, Minggu (27/8) malam.

Umi menyebutkan, angka stanting di Indonesia sekitar 37 persen berdasarkan Riskesdes 2013. Berarti sekitar 9 juta anak Indonesia mengalami Stanting atau satu dari tiga anak mengalami stanting. Stanting disebabkan oleh  permasalahan gizi kronis yang berlangsung lama sejak masa kehamilan sampai anak usia 2 tahun. Oleh karenanya pencegahan bisa dilakukan

dengan intervensi sensitif dan spesifik dengan gizi tinggi selama periode emas selama 1000 HPK

“Ibu hamil diharapkan periksa kehamilan dengan rutin ke fasilitas kesehatan. Melahirkan ditolong oleh tenaga kesehatan dan di tempat fasilitas kesehatan,” imbuh Umi yang saat acara bertindak sebagai moderator.

Melalui kampanye ini Fatayat NU mendorong keterlibatan laki-laki lebih aktif lagi dalam mendukung minum Tablet Tambah  Darah (TTD) selama kehamilan isterinya. Selain itu pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dilanjutkan sampai usia dua tahun bayi.

Ada pula pemberian MPASI secara aktif dan tepat sesuai tahapannya bagi bayi enam bulan ke atas dan memastikan keluarga hidup dengan sanitasi yang baik.

“Kami berharap para toga dan toma menyampaikan informasi-informasi ttg pentingnya 1.000 HPK dan pencegahan stanting ini kepada jamaah atau masyarakat di wilayahnya,” kata Umi.

Begitu pula, lanjut dia, para kepala KUA dan penyuluh agama bisa menyampaikannya melalui kursus calon pengantin melalui  program  di KUA. Sehingga masyarakat bisa mengubah perilakunya agar mampu menuju generasi emas.  Lebih jauh terkait stanting bisa diakses melalui Www.gizitinggi.org dan Fb@gizitinggiprestasi.

Sementara Ketua PW Fatayat NU Kalteng Hj Saidah Suryani SHut menyambut baik dan mengaku senang bisa bekerjasama dengan IMA serta Fatayat NU dalam membantu peningkatan kualitas hidup masyarakat di Pulang Pisau.

“Semoga para toga dan toma yang ada di Pulang Pisau mampu mentransformasikan ilmu ini kepada masyarakat khususnya ibu hamil dan calon pengantin demi menekan angka stanting,” jelas Saidah. (end/b10/ang/iha)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 13:49

Kalteng Masih Daerah Endemis Rabies

PALANGKA RAYA - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kalteng mencatat, hingga Mei…

Sabtu, 18 November 2017 13:45

Doris Sylvanus Terus Jalin Kerjasama

PALANGKA RAYA - RSUD dr Doris Sylvanus sebagai salah satu rumah sakit pusat rujukan di Kalimantan Tengah,…

Sabtu, 18 November 2017 13:41

Teaching Factory dan LSP-P1 SMKN 3 Palangka Raya

PALANGKA RAYA - SMK Negeri 3 Palangka Raya terus melakukan langkah nyata untuk meningkatkan lulusan…

Sabtu, 18 November 2017 13:38

Ayo! Hadiri Musikal Abu Dzar Al-Ghifari

PALANGKA RAYA - Momentum yang sangat jarang ada di Palangka Raya, sebuah pementasan teater musikal yang…

Jumat, 17 November 2017 14:11

PT BCL dan Warga Solid

TAMIANG LAYANG- PT Bhadra Cemerlang (BCL) dan masyarakat Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten…

Jumat, 17 November 2017 14:07

Mahasiswa Harus Kuasai Ilmu Retorika

PALANGKA RAYA - Kemampuan berbicara yang dimiliki seseorang dapat menentukan eksistensinya. Karenanya…

Jumat, 17 November 2017 14:03

UM Palangkaraya Nyaris Raih Akreditasi A

PALANGKA RAYA - Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UM Palangkaraya) sebagai Universitas Swasta Terbaik…

Jumat, 17 November 2017 13:58

Gubernur Apresiasi Program Upsus

PALANGKA RAYA - Program Upaya Khusus (Upsus) yang diterapkan di Kalteng menunjukan perkembangan yang…

Kamis, 16 November 2017 15:17

Wujudkan Kalteng Swasembada Pangan

PALANGKA RAYA - Pengembangan komuditas padi organik di Provinsi Kalteng sebesar 300 ribu hektar. Itu…

Kamis, 16 November 2017 15:15

BNNK Rehab 37 Penyalahguna Narkoba

PALANGKA RAYA - Sejak Januari-November 2017, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Palangka Raya telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .