MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

SERBA SERBI

Selasa, 29 Agustus 2017 12:23
Tingkatkan Pemahaman Toga dan Toma

Pentingnya 1.000 HPK dan Pencegahan Stanting

Fatayat NU bekerjasama dengan IMA World Health didukung MCA – Indonesia ketika melaksanakan kegiatan orientasi toga dan toma di GPU Pulang Pisau.// FATAYAT NU FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, PULANG PISAU – Fatayat NU bersama IMA World Health, Minggu (27/8),  melaksanakan orientasi tokoh agama (toga) dan Tokoh Masyarakat (toma) dalam Program Kampanye Gizi Nasional (KGN), Minggu (27/8).  Kegiatan yang berlangsung di GPU Kabupaten Pulang Pisau itu juga merupakan dukungan dari MCA–Indonesia.

Kegiatan Kegiatan seminar dan dialog tersebut dilangsungkan demi meningkatkan pemahaman para toga dan toma  terhadap pentingnya gizi pada 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) dan sanitasi dalam pencegahan stanting. Pencegahan stanting ini, sedikitnya diikuti 50 orang dengan Tagline: Gizi Tinggi Prestasi.

Cegah stanting ini menyasar  toga dan toma di lima kecamatan di Pulang Pisau. Antara lain di Kecamatan Kahayan Hilir, Kahayan Tengah, Sebangau Kuala, Banama Tingang dan Maliku.

Beberapa narasumber yang kompeten dibidangnya juga dihadirkan, seperti Dinas Kesehatan Pulang Pisau dengan materi Kebijakan dan Situasi Kesehatan Ibu dan Anak serta Sanitasi di Kabupaten Pulang Pisau. Selain itu ada juga DPP Persatuan Ahli Gizi (Persagi) dengan materi 1.000 HPK (dan Stanting. Serta dari Lembaga Bahtsul Masail PBNU dengan materi Pencegahan Stanting Dalam Perspektif Islam.

“Stanting adalah istilah yang dipakai untuk menggambarkan gangguan pertumbuhan atau status gizi anak yang ditandai dengan tinggi badan  atau panjang badan anak tidak sesuai dengan umurnya,” jelas Umi Wahyuni MM selaku Koordinator Program KGN Pencegahan Stanting PP Fatayat NU kepada Kalteng Pos, Minggu (27/8) malam.

Umi menyebutkan, angka stanting di Indonesia sekitar 37 persen berdasarkan Riskesdes 2013. Berarti sekitar 9 juta anak Indonesia mengalami Stanting atau satu dari tiga anak mengalami stanting. Stanting disebabkan oleh  permasalahan gizi kronis yang berlangsung lama sejak masa kehamilan sampai anak usia 2 tahun. Oleh karenanya pencegahan bisa dilakukan

dengan intervensi sensitif dan spesifik dengan gizi tinggi selama periode emas selama 1000 HPK

“Ibu hamil diharapkan periksa kehamilan dengan rutin ke fasilitas kesehatan. Melahirkan ditolong oleh tenaga kesehatan dan di tempat fasilitas kesehatan,” imbuh Umi yang saat acara bertindak sebagai moderator.

Melalui kampanye ini Fatayat NU mendorong keterlibatan laki-laki lebih aktif lagi dalam mendukung minum Tablet Tambah  Darah (TTD) selama kehamilan isterinya. Selain itu pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dilanjutkan sampai usia dua tahun bayi.

Ada pula pemberian MPASI secara aktif dan tepat sesuai tahapannya bagi bayi enam bulan ke atas dan memastikan keluarga hidup dengan sanitasi yang baik.

“Kami berharap para toga dan toma menyampaikan informasi-informasi ttg pentingnya 1.000 HPK dan pencegahan stanting ini kepada jamaah atau masyarakat di wilayahnya,” kata Umi.

Begitu pula, lanjut dia, para kepala KUA dan penyuluh agama bisa menyampaikannya melalui kursus calon pengantin melalui  program  di KUA. Sehingga masyarakat bisa mengubah perilakunya agar mampu menuju generasi emas.  Lebih jauh terkait stanting bisa diakses melalui Www.gizitinggi.org dan Fb@gizitinggiprestasi.

Sementara Ketua PW Fatayat NU Kalteng Hj Saidah Suryani SHut menyambut baik dan mengaku senang bisa bekerjasama dengan IMA serta Fatayat NU dalam membantu peningkatan kualitas hidup masyarakat di Pulang Pisau.

“Semoga para toga dan toma yang ada di Pulang Pisau mampu mentransformasikan ilmu ini kepada masyarakat khususnya ibu hamil dan calon pengantin demi menekan angka stanting,” jelas Saidah. (end/b10/ang/iha)


BACA JUGA

Senin, 25 September 2017 14:52

Bank Kalteng Raih Stand Terbaik Barsel Expo

BUNTOK- Tahun ini bisa dikatakan sebagai tahun keberuntungan bagi Bank Kalteng Cabang Buntok. Pasalnya,…

Senin, 25 September 2017 14:47

BRI Cabang Buntok Serahkan CSR

BUNTOK- PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk, sebagai bank BUMN terkemuka di Indonesia kembali…

Senin, 25 September 2017 14:43

STAHN-TP Gelar FGD Peningkatan Status

PALANGKA RAYA - Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (STAHN-TP) Palangka Raya terus melakukan…

Senin, 25 September 2017 14:27

STAKN Mewisuda 141 Mahasiswa

PALANGKA RAYA - Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Palangka Raya meluluskan 141 mahasiswa.…

Senin, 25 September 2017 14:23

Wagub Hadiri Rakor dan Raker GEPAK

PALANGKA RAYA - Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (GEPAK) menggelar…

Sabtu, 23 September 2017 14:37

Pondok Pesantren Syifaul Qulub Adakan Ruqyah

PALANGKA RAYA - Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1439 H, Pondok Pesantren Syifaul Qulub melaksanakan…

Sabtu, 23 September 2017 14:33

STAHN-TP Gelar Seminar Regional

PALANGKA RAYA - Jurusan Dharma Acarya Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (STAHN-TP) Palangka…

Sabtu, 23 September 2017 14:31

BPJS Kesehatan Gandeng STAHN-TP Palangka Raya

PALANGKA RAYA- BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya kali ini menggandeng Sekolah Tinggi Agama Hindu Neggeri…

Kamis, 21 September 2017 18:10

Mencegah Jerawat Menjelang Menstruasi

PERUBAHAN hormon yang fluktuatif saat mendekati siklus menstruasi diduga kuat menjadi pemicu jerawat…

Kamis, 21 September 2017 18:08
KESEHATAN

Posisi Tidur yang Bisa Bikin Nyenyak

PERNAH merasa kurang nyenyak setelah bangun tidur, padahal sudah terlelap 7–8 jam? Bisa jadi karena…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .