MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji
Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil
Anggota Bhabinkamtibmas Polres Kobar Bripka Teguh ketika mengingatkan masyarakat agar bersama-sama mencegah karhutla ke Desa Teluk Pulai. //POLRES FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari titik api. Tak ingin terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jajaran Korps Bhayangkara ini pun langsung bergerak melakukan pencegahan hingga ke desa-desa terpencil. Seperti apa?

 HUSRIN A LATIF, Pangkalan Bun

 LETAK geografis Kabupaten Kobar memang termasuk kawasan yang rawan terjadi karhutla. Tak salah jika semua elemen bergerak untuk melakukan berbagai upaya pencegahan, sehingga "hantu" api yang bisa muncul setiap saat bisa dikendalikan. Seperti yang dilakukan anggota Bhabinkabtibmas Polres Kobar Bripka Teguh. Meskipun cuaca di Kobar masih cenderung turun hujan, personel kepolisian ini terus melakukan sosialiasi ke masyarakat hingga ke wilayah terpencil yakni di Desa Teluk Pulai, Kecamatan Kumai, Senin (21/8).

Dalam upaya penanggulangan karhutla, petugas Bhabinkamtibmas yang merupakan ujung tombak kepolisian ini terus melakukan sosialisasi. Sasaranya masyarakat, baik melalui pemasangan sepanduk, selebaran-selebaran maklumat kapolda Kalteng sampai kegiatan sambang door to door. "Harapannya melalui sosialisasi ini  dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dan lebih memahami untuk tidak membakar hutan ataupun lahan," kata Teguh kepada Kalteng Pos, kemarin.

Melalui kegiatan ini juga, lanjutnya, masyarakat diharapkan mengerti akibat yang ditimbulkan dari pembakaran hutan dan lahan tersebut sekaligus mengetahui sanksi hukumnya. “Kami mengimbau dan berharap agar masyarakat dapat memahami dan menaati aturan yang ada, semua ini dilakukan untuk kepentingan kita bersama,” pungkasnya. (ang/dar)


BACA JUGA

Jumat, 12 Januari 2018 09:40
Yani, Penderita Gizi Buruk Ditinggal Ayah Tirinya

Diduga Korban Eksploitasi, Uang Sumbangan Dibawa Pergi

Perjalanan hidup Yani Ato (6), gadis kecil asal pulau Soe Nusa Tenggara Timur (NTT), yang didiagnosa…

Kamis, 11 Januari 2018 07:30
Ketika Rumah Makan Korban Pelakor Jadi Viral

Siapkan Menu Tumini hingga Janda Gemes

Istilah Zaman Now dan Perebut Laki Orang (Pelakor) adalah kata-kata yang ngetren saat ini. Bagi Lia…

Minggu, 07 Januari 2018 05:55
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak (2/Habis)

Kalapapa Membuat Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit halaban (dalam bahasa Dayak disebut kalapapa) memiliki khasiat ampuh. Tak…

Sabtu, 06 Januari 2018 11:42
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak

Bisa Sembuhkan Amandel hingga Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit kayu halaban (dalam bahasa Dayak disebut kayu kalapapa) memiliki khasiat ampuh.…

Sabtu, 06 Januari 2018 09:12
Menelisik Kehidupan Perkampungan Terisolir

Dambakan Kesejahteraan, 80 Tahun tak Teraliri Listrik dan Air Bersih

Warga di Dusun Cempedak, RT 33, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan,  Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 05 Januari 2018 07:39
Cara Keluarga Pemulung Tunanetra Bertahan Hidup

Suami Narik Gerobok, Istri sebagai Pemandu Jalan

Keterbatasan yang dimiliki oleh kakek Hamid (75) tidak menyurutkan semangatnya mencari nafkah, di usia…

Kamis, 04 Januari 2018 08:49
Bangunan Bergaya Eropa Perpaduan China Nasibmu Kini

Cikal Bakal Pendidikan Kobar, Lahirkan Tokoh-tokoh Terkenal

Bangun kuno peninggalan Jepang masih berdiri di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dari bangunan…

Rabu, 03 Januari 2018 07:45
Rahasia Sukses Usaha Pandai Besi di Pangkalan Lada

Awalnya Terkendala Modal Kini Beromzet Ratusan Juta

Di tengah senjakalanya, ternyata usaha pandai besi masih menjadi bisnis yang menjanjikan di Kalteng.…

Selasa, 02 Januari 2018 08:10
Ketika Teror Jambret Semakin Marak di Sampit

Pelakunya Masih Remaja, Kaum Perempuan Jadi “Mangsa”

Masyarakat Kota Sampit, sepertinya harus lebih waspada ketika berkendara. Terutama jangan lengah menyimpan…

Senin, 01 Januari 2018 10:59
Ketika Teror Predator Ganas Masih Meresahkan

Buaya Penerkam Diburu Warga, Gunakan Bebek sebagai Umpan

Kekhawatiran warga terhadap peristiwa serangan buaya yang menerkam Basuni (52), yang tinggal di RT 8…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .