MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji
Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil
Anggota Bhabinkamtibmas Polres Kobar Bripka Teguh ketika mengingatkan masyarakat agar bersama-sama mencegah karhutla ke Desa Teluk Pulai. //POLRES FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari titik api. Tak ingin terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jajaran Korps Bhayangkara ini pun langsung bergerak melakukan pencegahan hingga ke desa-desa terpencil. Seperti apa?

 HUSRIN A LATIF, Pangkalan Bun

 LETAK geografis Kabupaten Kobar memang termasuk kawasan yang rawan terjadi karhutla. Tak salah jika semua elemen bergerak untuk melakukan berbagai upaya pencegahan, sehingga "hantu" api yang bisa muncul setiap saat bisa dikendalikan. Seperti yang dilakukan anggota Bhabinkabtibmas Polres Kobar Bripka Teguh. Meskipun cuaca di Kobar masih cenderung turun hujan, personel kepolisian ini terus melakukan sosialiasi ke masyarakat hingga ke wilayah terpencil yakni di Desa Teluk Pulai, Kecamatan Kumai, Senin (21/8).

Dalam upaya penanggulangan karhutla, petugas Bhabinkamtibmas yang merupakan ujung tombak kepolisian ini terus melakukan sosialisasi. Sasaranya masyarakat, baik melalui pemasangan sepanduk, selebaran-selebaran maklumat kapolda Kalteng sampai kegiatan sambang door to door. "Harapannya melalui sosialisasi ini  dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dan lebih memahami untuk tidak membakar hutan ataupun lahan," kata Teguh kepada Kalteng Pos, kemarin.

Melalui kegiatan ini juga, lanjutnya, masyarakat diharapkan mengerti akibat yang ditimbulkan dari pembakaran hutan dan lahan tersebut sekaligus mengetahui sanksi hukumnya. “Kami mengimbau dan berharap agar masyarakat dapat memahami dan menaati aturan yang ada, semua ini dilakukan untuk kepentingan kita bersama,” pungkasnya. (ang/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:50
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (7)

Pekerja Dilarang Telat, Transportasi Harus Sesuai Perjanjian

Teraturnya lalu lintas di Jepang membuat kagum banyak orang, termasuk rombongan Kalteng Pos Group. Jalan…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:58
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (6)

Hachiko Anjing Setia Terkenal setelah Masuk Koran

Hachiko tak kenal menyerah untuk menemukan majikannya. Si anjing itu tetap setia menunggu Profesor Ueno…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:53
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (5)

Anjing Hachiko Sembilan Tahun Menunggu Tuannya

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap sebelum mengunjungi Patung Hachiko. Patung itu dibuat untuk…

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun

Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan

Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .