MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

SERBA SERBI

Kamis, 17 Agustus 2017 14:55
Barotrauma, Kerusakan Telinga akibat Tekanan
Perbedaan tekanan udara yang tidak seimbang dapat mengganggu telinga.(Kaltim.prokal.co)

PROKAL.CO, GANGGUAN pada telinga bermacam-macam. Salah satunya barotrauma. “Barotrauma atau barotitis media adalah kerusakan pada telinga tengah yang disebabkan oleh tekanan udara yang tidak seimbang, pada kedua sisi gendang telinga (liang telinga dan telinga tengah). Gendang telinga merupakan pemisah antara saluran telinga dan telinga tengah. Jika tekanan udara di dalam saluran telinga dan tekanan udara di dalam telinga tengah tidak sama, maka bisa terjadi kerusakan pada gendang telinga,” papar dr Moriko Pratiningrum SpTHT, Sabtu (15/7).

Dokter spesialis telinga, hidung, tenggorok dan kepala leher tersebut menerangkan, faktor risiko terjadinya barotrauma adalah perubahan ketinggian, misalnya penerbangan, menyelam, atau bepergian ke daerah pegunungan. Selain itu, bisa akibat hidung tersumbat akibat alergi, pilek, atau infeksi saluran napas atas.

Dia menjelaskan, ketika pesawat lepas landas, tekanan udara kabin berkisar 1 bar. Saat pesawat menanjak, tekanan kabin pun turun perlahan hingga mencapai 0,75–0,81 bar saat terbang jelajah. Perubahan tekanan ini memberi rasa nyeri di telinga, terlebih pada penumpang yang sedang flu. Hal tersebut disebabkan saluran antara hidung dan telinga yang tersumbat. Sehingga tekanan di dalam telinga tidak bisa segera diseimbangkan dengan tekanan kabin. Hal serupa juga terjadi saat pesawat mengurangi ketinggian untuk mendarat, di mana tekanan kabin dinaikkan kembali menjadi 1 bar.

“Untuk mengurangi gejala nyeri gendang telinga tersebut, penumpang disarankan untuk mengemut permen atau sering menelan air liur saat lepas landas dan sebelum mendarat guna menyeimbangkan tekanan,” tutur dokter yang praktik di Apotek M Yamin, Samarinda, tersebut.

Barotrauma, lanjut dia, biasanya tidak serius dan dapat ditanggulangi dengan perawatan secara mandiri. Namun, jika kondisinya serius dan berlangsung lama, maka kemungkinan struktur telinga bagian tengah dan dalam mengalami kerusakan. Komplikasi yang dapat terjadi di antaranya adalah kehilangan pendengaran secara permanen dan tinnitus (dengung) kronis yang berlangsung terus-menerus. (*/yuv/her/k9)

 


BACA JUGA

Kamis, 08 Februari 2018 12:36

Tim Medis Hadapi Bencana Banjir

PALANGKA RAYA - Upaya penyelamatan korban terdampak banjir penting adanya dilakukan oleh tim medis…

Kamis, 08 Februari 2018 12:35

Pelajar MTs Annur Ikuti Seleksi MTQ Kecamatan

PALANGKA RAYA - Musabawah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Palangka Raya sebentar lagi digelar,…

Kamis, 08 Februari 2018 12:35

Berikan Pelatihan Pengembangan Sumber Pendapatan Alternatif

PALANGKA RAYA - Climate Policy Initiative (CPI) Indonesia, Fakultas Pertanian Universitas…

Selasa, 06 Februari 2018 11:46

UM PalangkarayaTeken MoU dengan Kampus Korsel

PALANGKA RAYA - Kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri sudah dibangun Universitas Muhammadiyah…

Selasa, 06 Februari 2018 11:43

PTGMI Perbaharui Ilmu dan Pengembangan

PALANGKA RAYA - Guna meningkatkan terapis gigi dan mulut di era milenial, Perastuan Terapis Gigi dan…

Selasa, 06 Februari 2018 11:40

RSI PKU Muhammadiyah Gelar Gladi Lapang

PALANGKA RAYA - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah, bersama Rumah Sakit…

Senin, 05 Februari 2018 12:45

PAN Batara Serahkan Verifikasi Faktual

MUARA TEWEH – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Barito Utara (Batara) menyerahkan…

Senin, 05 Februari 2018 12:42

Pentingnya Menyiapkan Generasi yang Kuat

PALANGKA RAYA – Menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat secara batin juga sehat fisiknya…

Senin, 05 Februari 2018 12:40

Siap Menangkan Yulhaidir- Iswanti

KUALA PEMBUANG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Seruyan menggelar Rapat Kerja Cabang Khusus…

Jumat, 02 Februari 2018 11:41

Perayaan Natal Buli Lewu Warga Hurung Bunut

PALANGKA RAYA - Hari Natal memang ditetapkan 25 Desember setiap tahunnya. Namun perayaannya kerap kali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .