MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 17 Agustus 2017 13:04
Dua Kali Lakukan Kesalahan Fatal, Perusak Rujab Terancam Dipecat
Jendela rumah jabatan Bupati Kapuas yang dipecahkan oknum Anggota DPRD Kapuas berinisial BDCM beberapa waktu lalu

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Kasus perusakan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas berbuntut panjang. Meski saat ini tersangka BDCM sedang ibadah haji, tindakannya tersebut terus diproses Partai Golkar. Pasalnya, BDCM yang juga politikus partai berlambang beringin itu, merupakan anggota DPRD Kapuas.

Ketua Dewan Pertimbangan DPD I Golkar Kalteng H ABDCMul Razak dengan tegas mengatakan, ulah oknum kadernya itu dianggap memalukan nama partai. Walaupun BDCM masih keponakan bupati Kapuas. Namun proses hukum bakal berlanjut, meski saat ini terhenti lantaran tersangka pergi haji.

“Kami dari Golkar sangat menyesalkan. Sebab hal itu seharusnya tidak terjadi. Apalagi sampai memecah kaca. Yang tidak habis pikir, dia itu keponakannya bupati. Ini luar biasa,” jelas ABDCMul Razak, Rabu (16/8).

Diungkapkannya, sebelum kejadian pemecahan kaca tersebut, BDCM juga pernah melakukan kesalahan fatal. Saat itu, BDCM sudah diperingati dengan keras agar jangan sampai melakukan perbuatan yang bisa memalukan partai lagi.

“Yang bersangkutan juga pernah bermasalah sebelumya terhadap kepala Dinas PU Kapuas, beberapa waktu lalu. Sudah diberi peringatan keras waktu itu. Namun ternyata terjadi lagi. Proses hukum silakan berjalan, dari partai kemungkinan akan memberi sanksi. Sanksi bisa yang terberat karena sudah dua kali. Itu sudah fatal,” ungkap Razak yang juga Wakil Ketua DPRD Kalteng tersebut di ruang kerjanya.

Disinggung sanksi terberat diterima BDCM berbentuk pemecatan, Razak mengiyakan dan tidak membantah sanksi terberat dalam Partai Golkar adalah pemecatan.

“Kalau orang normal, tidak terjadi seperti itu. Emosional ada batasnya. Jangan karena ini pamannya, bisa berbuat seperti itu. Tidak boleh itu,bikin malu Golkar,” jelas Razak.

Meski begitu, terkait kemungkinan partai memberikan bantuan hukum kepada BDCM selama proses di kepolisian, Razak mengatakan bakal menggelar rapat terlebih dahulu. “Memang kesalahannya fatal, apakah diberi bantuan hukum itu masih dibicarakan dulu,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar SIK menjelaskan, berdasarkan hasil keterangan yang dihimpun pihaknya dari BDCM serta saksi, motif perusakan diduga kuat lantaran mutasi pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Namun, kepolisian masih mendalami dan menunggu kedatangan tersangka.

“Tersangka tidak ditahan, tetapi wajib lapor,” ungkapnya beberapa waktu lalu. (uni/c3/abe/nto)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 09:24

Niat Antar Teman, Murid SD Tewas Ditabrak Mobil

PALANGKA RAYA-Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Kali ini menimpa Dayat. Murid kelas IB SDN 6 Menteng…

Selasa, 21 November 2017 09:17

Tenggelam di Kolam Renang, Gadis 13 Tahun Innalilahi

PALANGKA RAYA-Nasib nahas menimpa Nabila Citra Asmara. Ia tenggelam ketika sedang berenang di Kolam…

Minggu, 19 November 2017 08:45

Kepergok Sudah Setengah Bugil, Sepasang Pelajar Digerebek Warga

PANGKALAN BUN – Entah sial atau justru malah beruntung. Sepasang remaja yang masih berusia belasan…

Selasa, 14 November 2017 14:31

Kalteng Siapkan 300 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek Pertanian

PALANGKA RAYA-Tiga daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menjadi pusat padi organik. Tiga…

Sabtu, 11 November 2017 13:42

Astaghfirullah..! Kakak Cantik Jadi Pengedar, Semua Keluarga Positif Narkoba

DAMPAK narkoba terbukti bisa menyasar siapa saja, tak peduli jenis kelamin dan usia. Seperti yang terjadi…

Jumat, 03 November 2017 02:25

Beginilah Pembagian Peran Para Pembakar Gedung SD di Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Reka ulang atau rekonstruksi kasus pembakaran sekolah dasar (SD) di Palangka Raya…

Kamis, 02 November 2017 22:48

Rekonstruksi Pembakaran Gedung SD, Ada yang Serius dan Tertawa

PALANGKA RAYA–Rekonstruksi kasus pembakaran 7 gedung sekolah dasar (SD) tidak hanya dilakukan…

Kamis, 02 November 2017 22:25

Asyiiikkk... UMP Kalteng 2018 Naik 8,71 Persen

PALANGKA RAYA-Kabar gembira bagi kaum buruh di Kalteng. Mulai 1 Januari 2018 nanti, Pemprov Kalteng…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:25

Praperadilan Ditolak, YB Tetap Tersangka

PALANGKA RAYA– Sidang praperadilan terkait status tersangka kasus pembakaran sejumlah gedung sekolah…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:20

Pelajar SMP Tewas, Badan Penuh Lebam dan Bekas Cekikan di Leher

PALANGKA RAYA– Seorang gadis belia, Dwi Anggraini (14), ditemukan dalam kondisi sekarat. Namun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .