MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 16 Agustus 2017 06:57
Begini Cara Sabu Seharga Rp 1 Miliar Dimusnahkan
jajaran Polres Lamandau (foto kanan) melakukan pemusnahan barang bukti serupa dengan melibatkan beberapa instansi seperti TNI dan kejaksaan. //FOTO : GALIH/KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT- Jika digabungkan, pemusnahan barang bukti narkoba berasal dari Polres Kotim, Lamandau dan Sukamara, Selasa pagi (15/8) bernilai diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. Polres Kotim memusnahkan sabu seberat 353,57 gram senilai Rp706 juta dengan cara dilarutkan ke dalam air yang sebelumnya dicampurkan dengan zat kimia. Usai dilarutkan dengan bahan kimia narkoba dengan jenis sabu-sabu dibuang ke dalam selokan. Pemusnahan ini sendiri disaksikan oleh lima pelaku. "Kami langsung musnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air yang sudah dicampur dengan cairan kimia,” jelas Kapolres Kotim AKBP Muchtar Siregar.

Pemusnahan barang bukti itu diakui Muchtar sebagai bukti jika jajarannya tidak akan pernah main-main dalam melakukan pemberantasan narkoba. Pihaknya juga tidak akan tebang pilih dan tidak pandang siapapun."Kami juga tidak akan peduli dari mana barang haram ini dibawa oleh pelaku. Begitu kedapatan memiliki atau membawa langsung ditangkap. Kami sudah berkoordinasi di perbatasan baik jalur darat, laut maupun udara agar pengawasan lebih diperketat," tegasnya.

Kapolres Lamandau AKBP Andhika K Wiratama mengungkapkan, jajarannya selama tiga bulan berhasil membongkar empat kasus dengan tersangka Muhammad Ikrom alias Mamad, Hendi alias Arifin, Fathur Sufriani alias Usup dan Wahyudi alias Yudi."Kita amankan empat tersangka dan sabu seberat 135 gram serta delapan butir pil ekstasi senilai Rp155 juta," ucap Andhika.

Dari jumlah tersebut sebanyak 117,50 gram dan tujuh butir yang dimusnahkan. Sedangkan sisanya dijadikan barang bukti (barbuk) untuk proses hukum hingga ke persidangan."Keempatnya kita kenakan Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal empat tahun penjara," jelasnya didampingi Kabag Ops AKP Andreas Alex.

Andhika sendiri mengaku menyatakan perang terhadap narkoba di Kabupaten Lamandau. Dia berkeinginan anak bangsa terhindar dari bahaya narkotika sehingga harus dilakukan langkah antisipasi. "Koordinasi dengan Polda Kalbar dan Polres Ketapang karena distribusi perdagangan Pontianak dan Pangkalan Bun melalui jalur Lamandau," imbuh Andhika.

 Andhika mengimbau, kepada masyarakat Lamandau agar tidak terlibat dalam narkotika dan bersama-sama memberantas peredaran narkotika di Bumi Bahaum Bakuba. "Kita pastikan proses hukum siapapun yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika," pungkasnya. Kegiatan serupa juga dilakukan jajaran Polres Sukamara. Tidak hanya narkoba, pil ekstasi dan minuman keras dimusnahkan. Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan dari enam perkara dengan tujuh orang tersangka.

Menurutnya, barbuk yang akan dimusnahkan hanya sebanyak 11 paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 3.03 gram atau berat bersih 1,16 gram. Sementara, lainnya digunakan sebagai barang bukti di persidangan. “Ini sangat penting diketahui bahwa hanya musnahkan sabu-sabu dengan berat bersih 1,16 gram saja, lainnya digunakan untuk keperluan persidangan para pelaku. Selain barbuk sabu ini, juga akan dimusnahkan sejumlah minuman keras dan mamin kedaluwarsa,” terangnya. (son/alh/enn/ang/dar)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 06:59

Mobil Menancap di Depan Truk CPO, Pengemudi Tewas

SAMPIT- Truk pengangkut minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO) kembali terlibat kecelakaan. Sehari sebelumnya…

Senin, 20 November 2017 06:41

Gas Elpiji Sering Kosong, Warga Mengeluh karena Harga Melejit

SAMPIT-Harga gas elpiji 3 kg subsidi atau tabung melon di Kotim semakin melejit. Saat ini, harga gas…

Senin, 20 November 2017 06:34

Harus Serius Ditangani ! Saat Ini, Sudah Ada Tujuh Titik Longsor

NANGA BULIK–Ancaman longsor yang terjadi di jalan negara wilayah Kecamatan Delang,  Kabupaten…

Senin, 20 November 2017 06:30

TP4D Lakukan Pendampingan dan Monitoring ke Batu Hambawang

NANGA BULIK-Menghindari kesalahan dalam pengelolaan anggaran di desa yang diterima melalui ADD dan DD.…

Senin, 20 November 2017 06:25

Warga Hibahkan untuk Pembangunan Pasar

PANGKALAN BUN-Tanah seluas 1000 meter persegi diberikan secara cuma-cuma oleh seorang warga Kelurahan…

Senin, 20 November 2017 06:21

PIPA INDUK PECAH ! Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

PANGKALAN BUN-Pipa induk milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut di Jalan Tjilik Riwut 1,…

Senin, 20 November 2017 06:18

Pengawasan Sarana Pembelajaran Politik Masyarakat Pemilih

SUKAMARA-Panwaslu Kabupaten Sukamara merekrut pengawas partisipatif. Pengawas partisipatif itu direkrut…

Senin, 20 November 2017 06:11
Pemkab Seruyan

Aplikasi Silon Wujudkan Transparansi Informasi

KUALA PEMBUANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seruyan belum lama tadi  melakukan sosialisasi…

Senin, 20 November 2017 06:07
Pemkab Seruyan

Gunakan Hak Suara, Awasi Tahapan Pilkada

KUALA PEMBUANG-Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Kabupaten Seruyan mengajak masyarakat agar menjadi…

Senin, 20 November 2017 06:01
DPRD Kotim

Publik Berharap Belanja Daerah Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat

SAMPIT–Wakil Ketua I DPRD Kotim H Supriadi mengatakan bahwa program yang tertuang dalam Rencana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .