MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 16 Agustus 2017 06:57
Begini Cara Sabu Seharga Rp 1 Miliar Dimusnahkan
jajaran Polres Lamandau (foto kanan) melakukan pemusnahan barang bukti serupa dengan melibatkan beberapa instansi seperti TNI dan kejaksaan. //FOTO : GALIH/KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT- Jika digabungkan, pemusnahan barang bukti narkoba berasal dari Polres Kotim, Lamandau dan Sukamara, Selasa pagi (15/8) bernilai diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. Polres Kotim memusnahkan sabu seberat 353,57 gram senilai Rp706 juta dengan cara dilarutkan ke dalam air yang sebelumnya dicampurkan dengan zat kimia. Usai dilarutkan dengan bahan kimia narkoba dengan jenis sabu-sabu dibuang ke dalam selokan. Pemusnahan ini sendiri disaksikan oleh lima pelaku. "Kami langsung musnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air yang sudah dicampur dengan cairan kimia,” jelas Kapolres Kotim AKBP Muchtar Siregar.

Pemusnahan barang bukti itu diakui Muchtar sebagai bukti jika jajarannya tidak akan pernah main-main dalam melakukan pemberantasan narkoba. Pihaknya juga tidak akan tebang pilih dan tidak pandang siapapun."Kami juga tidak akan peduli dari mana barang haram ini dibawa oleh pelaku. Begitu kedapatan memiliki atau membawa langsung ditangkap. Kami sudah berkoordinasi di perbatasan baik jalur darat, laut maupun udara agar pengawasan lebih diperketat," tegasnya.

Kapolres Lamandau AKBP Andhika K Wiratama mengungkapkan, jajarannya selama tiga bulan berhasil membongkar empat kasus dengan tersangka Muhammad Ikrom alias Mamad, Hendi alias Arifin, Fathur Sufriani alias Usup dan Wahyudi alias Yudi."Kita amankan empat tersangka dan sabu seberat 135 gram serta delapan butir pil ekstasi senilai Rp155 juta," ucap Andhika.

Dari jumlah tersebut sebanyak 117,50 gram dan tujuh butir yang dimusnahkan. Sedangkan sisanya dijadikan barang bukti (barbuk) untuk proses hukum hingga ke persidangan."Keempatnya kita kenakan Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal empat tahun penjara," jelasnya didampingi Kabag Ops AKP Andreas Alex.

Andhika sendiri mengaku menyatakan perang terhadap narkoba di Kabupaten Lamandau. Dia berkeinginan anak bangsa terhindar dari bahaya narkotika sehingga harus dilakukan langkah antisipasi. "Koordinasi dengan Polda Kalbar dan Polres Ketapang karena distribusi perdagangan Pontianak dan Pangkalan Bun melalui jalur Lamandau," imbuh Andhika.

 Andhika mengimbau, kepada masyarakat Lamandau agar tidak terlibat dalam narkotika dan bersama-sama memberantas peredaran narkotika di Bumi Bahaum Bakuba. "Kita pastikan proses hukum siapapun yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika," pungkasnya. Kegiatan serupa juga dilakukan jajaran Polres Sukamara. Tidak hanya narkoba, pil ekstasi dan minuman keras dimusnahkan. Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan dari enam perkara dengan tujuh orang tersangka.

Menurutnya, barbuk yang akan dimusnahkan hanya sebanyak 11 paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 3.03 gram atau berat bersih 1,16 gram. Sementara, lainnya digunakan sebagai barang bukti di persidangan. “Ini sangat penting diketahui bahwa hanya musnahkan sabu-sabu dengan berat bersih 1,16 gram saja, lainnya digunakan untuk keperluan persidangan para pelaku. Selain barbuk sabu ini, juga akan dimusnahkan sejumlah minuman keras dan mamin kedaluwarsa,” terangnya. (son/alh/enn/ang/dar)


BACA JUGA

Senin, 25 September 2017 15:27
Pemkab Kapuas

Ben Bantu Korban Kebakaran

KUALA KAPUAS–Kepedulian yang tinggi kembali ditunjukkan oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat,…

Senin, 25 September 2017 14:18
DPRD Seruyan

Dewan Nilai Pengalihan Stadion Belum Tepat

KUALA PEMBUANG - Rencana Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan yang akan mengalihfungsikan Stadion Mini…

Senin, 25 September 2017 14:10
DPRD Bartim

Pemda Diminta Bisa Fasilitasi Kepentingan Hipma Bartim

TAMIANG LAYANG- Wakil Ketua I DPRD Bartim, Ariantho S Muler merasa bangga dengan para pemuda sekaligus…

Senin, 25 September 2017 14:00
DPRD Kapuas

Dewan Minta Disdukcapil Lebih Proaktif

KUALA KAPUAS - Data kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) dijadikan acuan KPU dalam verifikasi pemilih…

Senin, 25 September 2017 13:51
DPRD Gunung Mas

Lakukan Persiapan Secepatnya

  KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) …

Senin, 25 September 2017 13:23
Pemkab Gunung Mas

Harapkan Listrik Segera Masuk di Tumbang Hakau

KUALA KURUN  - Warga Desa Tumbang Hakau Kecamatan Kurun mendambakan masuknya layanan listrik dari…

Senin, 25 September 2017 13:09
Pemkab Pulang Pisau

Santuni Anak Yatim

PULANG PISAU - Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H Edy Pratowo menyambut tahun baru islam dengan berbagai…

Senin, 25 September 2017 12:32

Vaksinasi Puluhan Anjing Libatkan Pihak Desa

SUKAMARA - Untuk mencegah rabies menyerang anjing peliharaan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)…

Senin, 25 September 2017 12:24

FSQ Membentuk Mental Spiritual yang Strategis

NANGA BULIK-Festival Senin Qasidah (FSQ) IV Tingkat Kabupaten Lamandau resmi dimulai Sabtu malam (23/9)…

Senin, 25 September 2017 11:58

Banyak Perawat di Daerah Terpencil Belum Sejahtera

PANGKALAN BUN-Profesi Perawat merupakan salah satu unsur tercapainya pembangunan bidang kesehatan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .