MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Rabu, 16 Agustus 2017 00:07
Istri Citra Trauma dan Bingung
Ilustrasi

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA- Pascaperistiwa mengenaskan yang terjadi pada, Minggu (13/8) pukul 01.30 WIB yang lalu, masih menyisahkan duka yang mendalam bagi istri dan anak-anak yang ditinggalkan oleh Citrawandi alias Yahin (26).

Bagaimana tidak? Susi yang tak lain adalah istri korban harus bekerja keras seorang diri untuk menghidupi keempat anaknya, pasca peristiwa pembunuhan yang terjadi di Jalan Tjilik Riwut km 14 komplek Tempat Pembuangan Sampah, yang menewaskan suami tercinta.

“Saat ini kami masih konsentrasi untuk proses pemakaman suami saya yang baru akan dilakukan, Rabu (16/8) besok,” kata Susi saat berbincang dengan koran ini di rumah duka Jalan Tjilik Riwut km 15.

Ibu empat anak tersebut menuturkan untuk sementara mereka bersama anak-anak akan tinggal di tempat keluarga suaminya itu, hingga 40 hari kedepan.

“Sementara mungkin rumah dikunci saja. Paling ke sana mengambil pakaian yang diperlukan untuk keseharian kami,” terangnya lagi dengan kondisi mata berkaca-kaca.

Terlepas dari semua hal itu, selaku ibu rumah tangga tentu masih trauma dan bingung terkait dengan apa yang akan dilakukan kedepan. Sebab menurut mereka, korban merupakan tulang punggung keluarga.

“Saya selama ini hanya membantu semampu dan sebisa mungkin, untuk menambah keuangan dan perekonomian keluarga kami,” lanjut Susi.

Sedikit ia mengisahkan bahwa semasa hidup, suaminya itu selalu tekun bekerja untuk menghidupkan anak dan istri. Kendati hanya tinggal di sebuah rumah kecil yang terbuat dari papan dan beratapkan terpal berwarna biru.

Walaupun demikian, dikatakan Susi bahwa dari hasil pekerjaan mereka yang pas-pasan, mampu menghidupkan anak-anak baik untuk menyekolahkan dan juga makan minum sehari-hari.

Sejak enam bulan yang lalu menempati komplek TPS km 14 tersebut ia bersama suami dan anak pertama yang berusia 17 tahun, anak ke dua berusia 9 tahun, anak ke tiga berusia 6 tahun dan anak ke empat berusia 3 tahun merasa sangat bahagia bersama.

Tetapi kini, ayah dan suami mereka telah tiada. Hanya ketabahan dan kepasrahan yang mereka miliki dalam keterbatasan yang ada. Terkait dengan proses hukum yang akan dijalani oleh pelaku, mereka menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menghukum seberat-beratnya. (nue/bud/nto)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 11:41
DPRD Kota

Dewan Nilai Perda Tentang Sampah Belum Maksimal Diterapkan

PALANGKA RAYA - Sampai saat ini masih cukup banyak masyarakat menganggap sepele masalah pembuangan sampah…

Kamis, 23 November 2017 11:27
DPRD Kota

Kenaikan Insentif Sebagai Corong Sosialisasi Kebijakan Pemerintah

PALANGKA RAYA - Rencana pemerintah kota untuk menaikan insentif para Ketua Rukun Tetangga (RT), mendapat…

Kamis, 23 November 2017 11:22
DPRD Kota

Diperlukan Trobosan yang Tepat Dari PDAM

PALANGKA RAYA- Dilantiknya Budi Harjono sebagai Direktur PDAM Palangka Raya yang baru, diharapkan dapat…

Kamis, 23 November 2017 11:18
Pemko Palangka Raya

Program Kotaku Mulai Dirancang di Kota Cantik

PALANGKA RAYA - Penerapan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) mulai dirancang di Kota Cantik. Program…

Rabu, 22 November 2017 12:48
Pemkab Pulang Pisau

Aparat Desa Diminta Hati-hati Mengelola Anggaran

PULANG PISAU - Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H Edy Pratowo meminta aparat desa bersinergi. Baik antara…

Rabu, 22 November 2017 12:42
DPRD Kota

Pemda Diminta Lakukan Pengawasan Lebih Intensif

PALANGKA RAYA - Kinerja dan profesionalitas petugas jembatan timbang di Kalteng, mulai mendapatkan perhatian.…

Rabu, 22 November 2017 12:39
DPRD Kota

Pemko Diharapkan Bisa Perhatikan Anak-anak Putus Sekolah

PALANGKA RAYA  –  Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Ida Ayu Anggraini mengatakan,…

Rabu, 22 November 2017 12:34
DPRD Kota

UMKM Terkendala Modal dan Pemasaran Produk

PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota Palangka Raya diminta lebih intensi mengembangkan dan meningkatkan daya…

Rabu, 22 November 2017 12:30
DPRD Kota

Dewan Nilai Pemko Lalai Mengawal Perda

PALANGKA RAYA - Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya Chrismes G Djaga menilai pemerintah kota lalai dalam…

Rabu, 22 November 2017 12:22
Pemko Palangka Raya

Konsep Bantaran Sungai Dikhawatirkan Permasalahan Perumahan Kumuh

PALANGKA RAYA - Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terkait membangun kawasan Waterfront …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .