MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun
Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan
Slamet Wisnu Wijayanto melukis sosok Bupati Kobar Hj Nurhidayah yang akan ia persembahkan di Hari Kemerdekaan. //HUSRIN A LATIF/KALTENG POS

PROKAL.CO, Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu Wijayanto. Kini, dari balik Lapas Klas IIB Pangkalan Bun, pria tersebut sedang mempersiapkan lukisan baru yang akan dipersembahkan untuk Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah SH MH.  

 HUSRIN A LATIF, Pangkalan Bun

SETELAH lulus SMP, Wisnu tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Dia fokus untuk bekerja membantu perekonomian orangtuannya. Ketika itu tepatnya sekitar tahun 1993, Wisnu mulai mencoba-coba menyalurkan bakat seninya. Pertama dia mencoba membuat lukisan dari kerak kopi, namun itu tak ditekuninya serius. “Sekarang lukisan pakai kerak kopi jadi tren,” ungkap Wisnu yang mengidolakan Leonardo Da Vinci, seniman abad ke-16.

Setelah bekerja serabutan di kampungnya Desa Wonosobo, Jawa Tengah, barulah 2004 Wisnu memilih hijrah ke Kalimanta dan bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Sukamara. Sempat menikah dan memiliki dua anak, cobaan menghampiri di tengah biduk keluarga yang telah lama dibinanya.

Menurut Wisnu ada orang ketiga yang menggangu kehidupannya bersama sang istri, hal tersebut membuatnya kalap. Sejak mengetahui hal itu Wisnu spontan melakukan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kasus inilah yang mengantarkannya jadi pesakitan hingga masuk hotel prodeo--penjara. “Intinya ada orang ketiga mas, tapi ya sudahlah biarlah itu jadi pembelajaran masa lalu,” kata Wisnu sambil berkaca-kaca dan mengalihkan pembicaraan ke topik lain.

Dari balik penjara, Wisnu juga memiliki jiwa sosial, banyak keluarga sesama napi yang memintanya membuat lukisan.“Kalau sesama teman saya banyak bantu-bantu lah, kadang mereka ada juga memberi,” ujar Wisnu yang sudah banyak mendapat tawaran pekerjaan ketika menghirup udara bebas nantinya.

Dari sekian banyak napi, beberapa di antaranya juga tertarik diajarkan melukis, Wisnu pun dengan senang hati mengajarinya. “Hanya satu yang benar-benar serius belajar setelah diajari, ini hasilnya,” ucap Wisnu sembari tertawa menunjukan hasil lukisan napi lain yang diajarinya. Menjelang HUT ke-72 RI, Wisnu ternyata sudah menyiapkan kado spesial untuk orang nomor satu di Kobar, yakni Bupati Kobar Hj Nurhidayah SH MH. Sebuah lukisan sosok bupati sedang serius digarapnya. “Ini (lukisan bupati), rencananya akan diserahkan pas hari kemerdekaan nanti,” kata Wisnu yang mengidolakan pelukis terkenal dari daerahnya, Jawa Tengah Basuki Abdullah.

Sementara Arief Gunawan mengatakan, Wisnu sudah beberapa kali di bawa mengikuti pameran antar Lapas, salah satunya di Jakarta dan di Sampit. Hal itu kata Arief, dilakukan untuk menunjukan hasil pembinan yang dilakukan oleh Lapas Klas IIB Pangkalan Bun selama ini. “Pembinaan ini tidak hanya dilakukan satu kategori saja, tapi masih banyak kegiatan positif lainnya. Seperti berkebun, beternak, membuat kerajinan untuk cendera mata dan masih banyak kegiatan positif lainnya, semoga ke depannya kami bisa berbuat lebih baik lagi untuk Pangkalan Bun sesuai dengan semboyan kreatifitas tanpa batas walau di tempat terbatas,”  terang Arief yang berhasil membawa Lapas Klas IIB Pangkalan Bun meraih berbagai penghargaan, mulai dari Lapas terbersih, terinovatif hingga terbaik kerja sama dengan media. (ang)


BACA JUGA

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…

Senin, 12 Maret 2018 09:46

Atraksi Microlight Trike, Aeromodeling,Pesawat Pixwing dan Drone Hibur Masyarakat

Menyambut bulan Dirgantara HUT ke-72 TNI Angakatan Udara (AU), jajaran TNI AU Satuan Pangkalan Udara…

Kamis, 08 Maret 2018 10:12
Bincang-bincang Bersama Petinggi Bank Indonesia Perwakilan Kalteng

Perekonomian Kurang Bergairah dan Eksklusif

Perekonomian di Bumi Tambun Bungai ternyata masih bagus di angka. Kenyataannya, pun belum merata. Pertumbuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .