MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun
Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan
Slamet Wisnu Wijayanto melukis sosok Bupati Kobar Hj Nurhidayah yang akan ia persembahkan di Hari Kemerdekaan. //HUSRIN A LATIF/KALTENG POS

PROKAL.CO, Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu Wijayanto. Kini, dari balik Lapas Klas IIB Pangkalan Bun, pria tersebut sedang mempersiapkan lukisan baru yang akan dipersembahkan untuk Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah SH MH.  

 HUSRIN A LATIF, Pangkalan Bun

SETELAH lulus SMP, Wisnu tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Dia fokus untuk bekerja membantu perekonomian orangtuannya. Ketika itu tepatnya sekitar tahun 1993, Wisnu mulai mencoba-coba menyalurkan bakat seninya. Pertama dia mencoba membuat lukisan dari kerak kopi, namun itu tak ditekuninya serius. “Sekarang lukisan pakai kerak kopi jadi tren,” ungkap Wisnu yang mengidolakan Leonardo Da Vinci, seniman abad ke-16.

Setelah bekerja serabutan di kampungnya Desa Wonosobo, Jawa Tengah, barulah 2004 Wisnu memilih hijrah ke Kalimanta dan bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Sukamara. Sempat menikah dan memiliki dua anak, cobaan menghampiri di tengah biduk keluarga yang telah lama dibinanya.

Menurut Wisnu ada orang ketiga yang menggangu kehidupannya bersama sang istri, hal tersebut membuatnya kalap. Sejak mengetahui hal itu Wisnu spontan melakukan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kasus inilah yang mengantarkannya jadi pesakitan hingga masuk hotel prodeo--penjara. “Intinya ada orang ketiga mas, tapi ya sudahlah biarlah itu jadi pembelajaran masa lalu,” kata Wisnu sambil berkaca-kaca dan mengalihkan pembicaraan ke topik lain.

Dari balik penjara, Wisnu juga memiliki jiwa sosial, banyak keluarga sesama napi yang memintanya membuat lukisan.“Kalau sesama teman saya banyak bantu-bantu lah, kadang mereka ada juga memberi,” ujar Wisnu yang sudah banyak mendapat tawaran pekerjaan ketika menghirup udara bebas nantinya.

Dari sekian banyak napi, beberapa di antaranya juga tertarik diajarkan melukis, Wisnu pun dengan senang hati mengajarinya. “Hanya satu yang benar-benar serius belajar setelah diajari, ini hasilnya,” ucap Wisnu sembari tertawa menunjukan hasil lukisan napi lain yang diajarinya. Menjelang HUT ke-72 RI, Wisnu ternyata sudah menyiapkan kado spesial untuk orang nomor satu di Kobar, yakni Bupati Kobar Hj Nurhidayah SH MH. Sebuah lukisan sosok bupati sedang serius digarapnya. “Ini (lukisan bupati), rencananya akan diserahkan pas hari kemerdekaan nanti,” kata Wisnu yang mengidolakan pelukis terkenal dari daerahnya, Jawa Tengah Basuki Abdullah.

Sementara Arief Gunawan mengatakan, Wisnu sudah beberapa kali di bawa mengikuti pameran antar Lapas, salah satunya di Jakarta dan di Sampit. Hal itu kata Arief, dilakukan untuk menunjukan hasil pembinan yang dilakukan oleh Lapas Klas IIB Pangkalan Bun selama ini. “Pembinaan ini tidak hanya dilakukan satu kategori saja, tapi masih banyak kegiatan positif lainnya. Seperti berkebun, beternak, membuat kerajinan untuk cendera mata dan masih banyak kegiatan positif lainnya, semoga ke depannya kami bisa berbuat lebih baik lagi untuk Pangkalan Bun sesuai dengan semboyan kreatifitas tanpa batas walau di tempat terbatas,”  terang Arief yang berhasil membawa Lapas Klas IIB Pangkalan Bun meraih berbagai penghargaan, mulai dari Lapas terbersih, terinovatif hingga terbaik kerja sama dengan media. (ang)


BACA JUGA

Jumat, 12 Januari 2018 09:40
Yani, Penderita Gizi Buruk Ditinggal Ayah Tirinya

Diduga Korban Eksploitasi, Uang Sumbangan Dibawa Pergi

Perjalanan hidup Yani Ato (6), gadis kecil asal pulau Soe Nusa Tenggara Timur (NTT), yang didiagnosa…

Kamis, 11 Januari 2018 07:30
Ketika Rumah Makan Korban Pelakor Jadi Viral

Siapkan Menu Tumini hingga Janda Gemes

Istilah Zaman Now dan Perebut Laki Orang (Pelakor) adalah kata-kata yang ngetren saat ini. Bagi Lia…

Minggu, 07 Januari 2018 05:55
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak (2/Habis)

Kalapapa Membuat Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit halaban (dalam bahasa Dayak disebut kalapapa) memiliki khasiat ampuh. Tak…

Sabtu, 06 Januari 2018 11:42
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak

Bisa Sembuhkan Amandel hingga Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit kayu halaban (dalam bahasa Dayak disebut kayu kalapapa) memiliki khasiat ampuh.…

Sabtu, 06 Januari 2018 09:12
Menelisik Kehidupan Perkampungan Terisolir

Dambakan Kesejahteraan, 80 Tahun tak Teraliri Listrik dan Air Bersih

Warga di Dusun Cempedak, RT 33, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan,  Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 05 Januari 2018 07:39
Cara Keluarga Pemulung Tunanetra Bertahan Hidup

Suami Narik Gerobok, Istri sebagai Pemandu Jalan

Keterbatasan yang dimiliki oleh kakek Hamid (75) tidak menyurutkan semangatnya mencari nafkah, di usia…

Kamis, 04 Januari 2018 08:49
Bangunan Bergaya Eropa Perpaduan China Nasibmu Kini

Cikal Bakal Pendidikan Kobar, Lahirkan Tokoh-tokoh Terkenal

Bangun kuno peninggalan Jepang masih berdiri di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dari bangunan…

Rabu, 03 Januari 2018 07:45
Rahasia Sukses Usaha Pandai Besi di Pangkalan Lada

Awalnya Terkendala Modal Kini Beromzet Ratusan Juta

Di tengah senjakalanya, ternyata usaha pandai besi masih menjadi bisnis yang menjanjikan di Kalteng.…

Selasa, 02 Januari 2018 08:10
Ketika Teror Jambret Semakin Marak di Sampit

Pelakunya Masih Remaja, Kaum Perempuan Jadi “Mangsa”

Masyarakat Kota Sampit, sepertinya harus lebih waspada ketika berkendara. Terutama jangan lengah menyimpan…

Senin, 01 Januari 2018 10:59
Ketika Teror Predator Ganas Masih Meresahkan

Buaya Penerkam Diburu Warga, Gunakan Bebek sebagai Umpan

Kekhawatiran warga terhadap peristiwa serangan buaya yang menerkam Basuni (52), yang tinggal di RT 8…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .